Pengumuman Hasil Seleksi Beasiswa KIP 2024

Kami mengucapkan selamat kepada peserta yang telah lolos tahap pengumpulan berkas KIP Kuliah dan lanjut ke tahap berikutnya. Bagi peserta yang tidak lolos tetap semangat dan jangan menyerah. Berikut daftar nama peserta yang lolos ke tahap berikutnya :

 

DAFTAR PESERTA LOLOS SELEKSI KIP-K TAHAP 1

NO

NAMA ASAL SEKOLAH TANGGAL WAWANCARA

JAM WAWANCARA

1. AGIS DENIA AGUSTIN SMA NEGERI 1 CIBINONG 21 Agustus 2024 10.00 – 10.15
2. HERWANDI SMAN 1 MATAN HILIR UTARA 21 Agustus 2024 10.15 – 10.30
3. HUSNI ADYAKSA SMK TUNAS HARAPAN PATI 21 Agustus 2024 10.30 – 10.45
4. M. HAFIZUN SMK BUKIT ASAM 21 Agustus 2024 10.45 – 11.00
5. NABILA RAHMI DALIMUNTHE SMA NEGERI 8 MEDAN 21 Agustus 2024 11.00 – 11.15
6. NUR INDAH SEPTIANTI SMAN 1 BINTAN TIMUR 21 Agustus 2024 11.15 – 11.30
7. NURUL IRFAN SMA NEGERI 4 PEKALONGAN 21 Agustus 2024 11.30 – 11.45
8. RAHMAHNURBAETI SALSABILA SMAN 1 CILAKU 21 Agustus 2024 11.45 – 12.00
9. ZAKI FUADI SMAU CT ARSA FOUNDATION SUKOHARJO 21 Agustus 2024 12.00 – 12.15
10. ABDI ILLAHI SMAN 16 PADANG 22 Agustus 2024 08.00 – 08.15
11. ALFA TURIZKI MA SUNAN KALIJAGA BAWANG 22 Agustus 2024 08.15 – 08.30
12. GALIH FIRMANSYAH SMA NEGERI 1 KROYA 22 Agustus 2024 08.30 – 08.45
13. HABIB AL AZHAR SMAN 1 2X11 ENAM LINGKUNG 22 Agustus 2024 08.45 – 09.00
14. IRMA ZUBAZEIN MAN 1 KOTA PEKALONGAN 22 Agustus 2024 09.00 – 09.15
15. MEYSAL AULIA DESTIANI SMAN 1 BATUJAJAR 22 Agustus 2024 09.15 – 09.30
16. NURHALIZA OKTAVIANI SMK NEGERI 12 JAKARTA 22 Agustus 2024 09.30 – 09.45
17. NURUL MAULIDA SMA NEGERI 1 ARJASA 22 Agustus 2024 09.45 – 10.00
18. RIVAN TAMPE GULTOM SMAN 23 BATAM 22 Agustus 2024 10.00 – 10.15
19. SUSMITHA AULIA RAHMA SMA NEGERI 2 BATANG 22 Agustus 2024 10.15 – 10.30
20. YULIAN GUTONO SMAN 3 TEMANGGUNG 23 Agustus 2024 10.30 – 10.45
21. AMARETA RESTI MAHENI SMA NEGRI 2 SURAKARTA 23 Agustus 2024 08.00 – 08.15
22. CIKA ANNANSYAH SMA NEGERI KABUH 23 Agustus 2024 08.15 – 08.30
23. CLAUDYA DE ARLETA SMAN 11 KOTA TANGERANG SELATAN 23 Agustus 2024 08.30 – 08.45
24. GRESHEILA BAGITA KALIS SMAN 1 GONDANG 23 Agustus 2024 09.00 – 09.15
25. MUHAMAD ZIKRI AZAHRA SMAN 1 TAMANSARI 23 Agustus 2024 09.15 – 09.30
26. NURILLAILATUL QOMARIA SMAN 4 SIDOARJO 23 Agustus 2024 09.30 – 09.45
27. RANI SAWITRI SMAN 1 PANCUNG SOAL 23 Agustus 2024 09.45 – 10.00
28. RISKA ANGGRAENI SMKN 33 JAKARTA 23 Agustus 2024 10.00 – 10.15

 

Ketentuan Wawancara :

  1. Wawancara dilakukan oleh pemegang akun KIP Kuliah dan didampingi oleh Orangtua/wali.
  2. Wawancara dilakukan melalui media zoom dengan jadwal masing-masing peserta.
  3. ⁠Peserta akan dikirimkan link Zoom melalui Whatsapp masing-masing.
  4. Peserta diminta dapat bersiap di media zoom, 30 menit sebelum jadwal wawancara yg telah ditentukan.
  5. ⁠Waktu wawancara maksimal 15 menit tiap peserta.
  6. Peserta wajib menyiapkan kartu identitas KIP (bila ada), dan jaringan internet serta perangakat yang baik saat dilakukan wawancara.

Pelaksanaan PKL / OJT Taruna-Taruni Prodi D4 MTU

Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan / OJT Taruna-Taruni Prodi D4 MTU Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta: Persiapan Menuju Dunia Profesional

Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta (STTKD Yogyakarta) adalah salah satu sekolah penerbangan terbaik di Indonesia yang fokus pada bidang kedirgantaraan. Terkenal dengan program-program unggulannya, STTKD Yogyakarta menjadi pilihan utama bagi para calon profesional di industri penerbangan. Salah satu aspek krusial dari kurikulum yang ditawarkan adalah Praktek Kerja Lapangan (PKL) atau On-the-Job Training (OJT), khususnya untuk program D4 Manajemen Transportasi Udara yang dilaksanakan pada semester enam. Kegiatan ini penting bagi para taruna-taruni, karena bagaimana pengalaman ini menjadi jembatan menuju karir profesional di dunia penerbangan.

Tujuan dan Manfaat Praktek Kerja Lapangan / OJT

Praktek Kerja Lapangan adalah momen penting dalam pendidikan taruna-taruni STTKD Yogyakarta. Tujuan utama dari PKL adalah memberikan pengalaman langsung kepada taruna-taruni mengenai bagaimana teori yang telah dipelajari di kelas diterapkan dalam situasi dunia nyata. Bagi mahasiswa Prodi D4 Manajemen Transportasi Udara, PKL menawarkan kesempatan untuk memahami lebih dalam tentang operasi sehari-hari di industri penerbangan. Ini mencakup pemahaman tentang manajemen operasional, pengaturan jadwal penerbangan, dan pengelolaan fasilitas transportasi udara. Manfaat dari PKL ini sangat signifikan. Pertama, taruna-taruni dapat mempraktikkan keterampilan teknis dan manajerial yang telah mereka pelajari selama perkuliahan dalam lingkungan kerja yang sebenarnya. Kedua, mereka memperoleh wawasan tentang tantangan yang dihadapi di industri penerbangan, serta bagaimana solusi praktis diterapkan. Terakhir, pengalaman PKL juga membantu taruna-taruni untuk membangun jaringan profesional yang dapat sangat bermanfaat dalam mencari pekerjaan setelah lulus.

Pelaksanaan dan Lokasi Praktek Kerja Lapangan / OJT

Pelaksanaan PKL untuk taruna-taruni Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta biasanya dilakukan di berbagai lokasi yang relevan dengan bidang studi mereka. Lokasi ini dapat mencakup bandara, perusahaan maskapai penerbangan, lembaga pelatihan penerbangan, dan penyedia layanan terkait transportasi udara lainnya. Setiap lokasi memberikan perspektif yang berbeda dan menambah kekayaan pengalaman taruna-taruni dalam manajemen transportasi udara. Beberapa perusahaan dan institusi yang sering menjadi tempat PKL bagi taruna-taruni STTKD Yogyakarta termasuk maskapai penerbangan nasional dan internasional, serta penyedia layanan ground handling. Melalui PKL ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang operasional tetapi juga tentang berbagai aspek terkait, seperti keselamatan penerbangan, regulasi, dan manajemen krisis.

Perusahaan yang menjadi tempat PKL taruna-taruni Prodi D4 Mtu Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta :

PT Angkasa Pura I (Persero) KC Bandara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo
PT Angkasa Pura I (Persero) KC Bandara Adi Soemarmo, Solo
PT Angkasa Pura I (Persero) KC Bandara Jenderal Achmad Yani, Semarang
PT Angkasa Pura I (Persero) KC Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok
PT Angkasa Pura I (Persero) KC Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali
PT Angkasa Pura I (Persero) KC Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar
PT Angkasa Pura I (Persero) KC BandaraSultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan
PT Angkasa Pura I (Persero) KC Bandara Sentani, Jayapura
PT Angkasa Pura I (Persero) KC Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin
PT Angkasa Pura I (Persero) KC Bandara Adisutjipto, Yogyakarta
PT Angkasa Pura I (Persero) KC Bandara Samratulangi Manado
PT Angkasa Pura I (Persero) KC Bandara Internasional El Tari, Kupang
PT Angkasa Pura II (Persero) KCU Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang
PT Angkasa Pura II (Persero) KC Bandara Internasional Kertajati, Majalengka
PT Angkasa Pura II (Persero) KC Bandara Supadio, Pontianak
PT Angkasa Pura II (Persero) KC Bandara Banyuwangi
PT Angkasa Pura II (Persero) KC Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu
PT Angkasa Pura II (Persero) KC Bandara Sultan Mahmud Badaruddin ll, Palembang
PT Angkasa Pura II (Persero) KC Bandara Radin Inten II, Lampung
PT Angkasa Pura II (Persero) KC Bandara Depati Amir Pangkal Pinang
PT Bandara Internasional Batam (BIB)
KSO Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta
PT Angkasa Pura Logistik KC Bandara Internasional Juanda, Surabaya
PT Angkasa Pura Logistik KC Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok
Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sultan M Salahuddin, Bima
Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sultan Babullah, Ternate
Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Mopah Merauke
Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo Labuan Bajo
Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa
Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Syukuran Aminuddin Amir_Kabupaten Banggai
Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Halu Oleo Kendari
Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Stevanus Rumbewas
Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU)  H.HASAN A Ende
UPT Pelayanan Jasa Kebandarudaraan Abdulrachman Saleh, Malang
Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Betombari Baubau
Otoritas Bandar Udara (OTBAN) Wilayah III Surabaya
Otoritas Bandar Udara (OTBAN) Wilayah X Merauke
Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) KC Yogyakarta
Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) KC Semarang
Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) KC Balikpapan
Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) KC Surabaya
Kantor Imigrasi Kelas III Bima
PT. Indonesia AirAsia KC Bandara Internasional Yogyakarta
PT Malysia Airline Berhad, Jakarta
PT Gapura Angkasa KC Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng
PT Gapura Angkasa KC Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta
PT Gapura Angkasa KC Bandara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo
PT Gapura Angkasa KC Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali
PT Gapura Angkasa KC Bandara Jenderal Achmad Yani, Semarang
PT Gapura Angkasa KC Bandara Internasional Juanda, Surabaya
PT Gapura Angkasa KC Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok
PT Gapura Angkasa KC Bandara Internasional Kualanamu, Medan
PT Gapura Angkasa KC Bandara Sultan Taha, Jambi
PT Gapura Angkasa KC BandaraSultan Hassanudin, Makassar
PT Jasa Angkasa Semesta KC Bandara Internasional Juanda, Surabaya
PT Jasa Angkasa Semesta KC Bandara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo
PT Kokapura Avia KC Bandara Internasional Jenderal Achamd Yani, Semarang
PT Avia Citra Dirgantara KC Malang
PT Citilink Indonesia KC Bandara Internasional Juanda, Surabaya
PT Nayag Citra Baliem Nusantara, Nabire

Pengalaman Taruna-taruni dan Perspektif Industri dalam Kegiatan Praktek Kerja Lapangan / OJT

Pengalaman Taruna-taruni selama PKL sangat beragam dan seringkali membentuk pandangan mereka tentang industri penerbangan. Banyak Taruna-taruni melaporkan bahwa PKL memberi mereka wawasan berharga tentang dinamika kerja di industri yang cepat berubah ini. Mereka belajar untuk bekerja dalam tim, menghadapi situasi darurat, dan beradaptasi dengan teknologi terbaru.

Dari perspektif industri, PKL merupakan cara yang efektif untuk mengevaluasi potensi dan kesiapan calon tenaga kerja. Perusahaan sering menggunakan PKL sebagai sarana untuk mengidentifikasi kandidat yang berbakat dan berpotensi untuk direkrut setelah mereka lulus. Bagi taruna-taruni, ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka dan membangun reputasi baik yang dapat membuka pintu untuk peluang kerja di masa depan.

Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan di Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta untuk Prodi D4 Manajemen Transportasi Udara adalah langkah penting dalam perjalanan pendidikan para Taruna-taruni. PKL tidak hanya memperkaya pengalaman akademik mereka tetapi juga mempersiapkan mereka untuk tantangan nyata di dunia profesional. Sebagai salah satu sekolah penerbangan terbaik di Jogja, STTKD Yogyakarta memberikan fasilitas dan kesempatan terbaik bagi taruna-taruni untuk berkembang dan sukses dalam karir mereka di industri penerbangan. Dengan pengalaman PKL yang berharga, Taruna-taruni siap menghadapi dunia kerja dengan kepercayaan diri dan keterampilan yang solid, menjadikan mereka kandidat unggul di pasar kerja yang kompetitif.

Kupas Praktikum Mata Kuliah English On Job Related

English On Job Related

Program Diploma 1 (D1) Groundhandling di Kampus Kedirgantaraan Yogyakarta merupakan salah satu program pendidikan di bidang kedirgantaraan yang bertujuan untuk mempersiapkan taruna/i menjadi tenaga profesional di industri penerbangan. Salah satu mata kuliah penting dalam program ini adalah “English On Job Related.” Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan bahasa Inggris yang diperlukan dalam menjalankan tugas sebagai Ground Staff. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang pentingnya mata kuliah ini, materi yang diajarkan, serta relevansinya dalam dunia kerja.

Pentingnya Mata Kuliah Englis On Job Related (Praktik English for AVSEC Officer)

  1. Bahasa Inggris sebagai Bahasa Internasional: Dalam industri penerbangan, bahasa Inggris merupakan bahasa resmi yang digunakan di seluruh dunia. Dari komunikasi dengan penumpang internasional hingga koordinasi dengan pihak berwenang di negara lain, kemampuan bahasa Inggris sangat krusial bagi setiap petugas AVSEC.
  2. Standar Internasional: Organisasi penerbangan internasional seperti International Civil Aviation Organization (ICAO) dan International Air Transport Association (IATA) menetapkan standar yang mengharuskan petugas keamanan penerbangan memiliki keterampilan bahasa Inggris yang baik. Hal ini untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan di seluruh dunia.
  3. Komunikasi yang Efektif: Sebagai petugas AVSEC, kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif dengan berbagai pihak, termasuk penumpang, staf bandara, dan penegak hukum, sangat penting. Bahasa Inggris memungkinkan petugas untuk menangani situasi darurat, memberikan instruksi dengan jelas, dan memastikan penumpang merasa aman dan terinformasi.

Materi yang Diajarkan dalam Praktek English for AVSEC Officer

  1. Terminologi AVSEC: Mahasiswa akan mempelajari berbagai istilah dan frasa yang umum digunakan dalam konteks keamanan penerbangan. Ini mencakup istilah teknis seperti “screening,” “baggage inspection,” dan “restricted areas,” yang merupakan bagian dari tugas sehari-hari petugas AVSEC.
  2. Komunikasi dengan Penumpang: Mata kuliah ini menekankan pentingnya komunikasi yang ramah dan profesional dengan penumpang. Mahasiswa akan belajar bagaimana memberikan instruksi, menjawab pertanyaan, dan menangani keluhan dengan menggunakan bahasa Inggris yang tepat dan sopan.
  3. Prosedur Keamanan: Pengetahuan tentang prosedur keamanan standar adalah bagian penting dari pelatihan. Mahasiswa akan mempelajari cara mengidentifikasi ancaman, melaksanakan pemeriksaan keamanan, dan menanggapi situasi darurat dengan menggunakan bahasa Inggris.
  4. Dokumentasi dan Pelaporan: Petugas AVSEC sering kali harus menulis laporan dan mendokumentasikan insiden. Mata kuliah ini akan membekali mahasiswa dengan keterampilan menulis laporan dalam bahasa Inggris, memastikan bahwa laporan tersebut jelas, lengkap, dan mudah dipahami.
  5. Simulasi dan Praktek: Bagian penting dari mata kuliah ini adalah simulasi dan praktek langsung. Mahasiswa akan berlatih situasi nyata, seperti penanganan penumpang yang mencurigakan atau inspeksi barang bawaan, menggunakan bahasa Inggris untuk memastikan bahwa mereka siap menghadapi situasi serupa di dunia kerja.

Relevansi dalam Dunia Kerja

  1. Peningkatan Profesionalisme: Dengan keterampilan bahasa Inggris yang baik, petugas AVSEC dapat meningkatkan profesionalisme mereka. Ini tidak hanya meningkatkan kinerja individu, tetapi juga meningkatkan citra keseluruhan dari bandara atau maskapai penerbangan tempat mereka bekerja.
  2. Peluang Karir: Keterampilan bahasa Inggris yang baik membuka peluang karir yang lebih luas di industri penerbangan. Petugas AVSEC yang fasih berbahasa Inggris memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan posisi yang lebih tinggi, termasuk di bandara internasional atau maskapai penerbangan global.
  3. Keamanan dan Keselamatan: Kemampuan untuk berkomunikasi dengan jelas dan efektif dalam bahasa Inggris berkontribusi langsung terhadap keselamatan dan keamanan penerbangan. Petugas AVSEC yang dapat memberikan instruksi dengan tepat dan merespons situasi darurat dengan cepat dapat mencegah insiden dan memastikan keselamatan penumpang dan staf.
  4. Adaptasi dengan Teknologi: Industri penerbangan terus berkembang dengan teknologi baru yang sering kali menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama. Petugas AVSEC yang mahir berbahasa Inggris akan lebih mudah beradaptasi dengan teknologi baru, seperti sistem pemeriksaan otomatis dan perangkat lunak keamanan canggih.

Contoh Penerapan dalam Dunia Kerja

  1. Pemeriksaan Keamanan: Salah satu tugas utama petugas AVSEC adalah melakukan pemeriksaan keamanan pada penumpang dan barang bawaan mereka. Dalam situasi ini, kemampuan untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris sangat penting. Misalnya, petugas harus dapat menjelaskan prosedur pemeriksaan, memberikan instruksi dengan jelas, dan menjawab pertanyaan penumpang yang mungkin tidak berbicara bahasa lokal.
  2. Penanganan Insiden: Dalam kasus adanya insiden, seperti penumpang yang mencurigakan atau ancaman keamanan, petugas AVSEC harus dapat berkoordinasi dengan pihak berwenang, baik di dalam negeri maupun internasional. Mereka harus dapat menjelaskan situasi, memberikan laporan yang akurat, dan mengikuti prosedur keamanan internasional, semua dalam bahasa Inggris.
  3. Pelaporan dan Dokumentasi: Setiap insiden atau tindakan yang diambil oleh petugas AVSEC harus didokumentasikan dengan baik. Laporan ini sering kali harus dibuat dalam bahasa Inggris, terutama jika insiden tersebut melibatkan penumpang internasional atau harus dilaporkan ke pihak berwenang internasional.

Studi Kasus: Bandara Internasional Soekarno-Hatta

Bandara Internasional Soekarno-Hatta adalah salah satu bandara tersibuk di Asia Tenggara, dengan ribuan penumpang internasional yang tiba dan berangkat setiap hari. Di bandara ini, peran petugas AVSEC sangat krusial untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang.

  1. Pelatihan Bahasa Inggris: Bandara Soekarno-Hatta menyediakan pelatihan bahasa Inggris khusus bagi petugas AVSEC. Pelatihan ini mencakup terminologi penerbangan, prosedur keamanan, dan simulasi situasi nyata. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap petugas AVSEC dapat berkomunikasi dengan penumpang dan pihak berwenang dengan efektif.
  2. Simulasi Insiden: Untuk memastikan kesiapan petugas AVSEC, bandara ini secara rutin mengadakan simulasi insiden. Dalam simulasi ini, petugas harus menangani situasi darurat, seperti ancaman bom atau penumpang yang mencurigakan, dengan menggunakan bahasa Inggris. Simulasi ini membantu petugas mempraktikkan keterampilan bahasa Inggris mereka dalam situasi yang mendekati kenyataan.
  3. Kerjasama Internasional: Sebagai bandara internasional, Soekarno-Hatta sering berkoordinasi dengan bandara lain di seluruh dunia. Petugas AVSEC harus dapat berkomunikasi dengan petugas keamanan dari negara lain, berbagi informasi tentang ancaman potensial, dan mengikuti prosedur keamanan internasional. Kemampuan berbahasa Inggris yang baik memungkinkan mereka untuk melakukan ini dengan efektif.

 

Baca Juga : AVSEC: Definisi, Tugas Hingga Rekomendasi Sekolah

STTKD YOGYAKARTA MELAKSANAKAN UJIAN AKHIR SEMESTER

Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta kembali melaksanakan Ujian Akhir Semester Genap Tahun Ajaran 2023/2024. Sebanyak 1.719 taruna/taruni Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap Tahun Ajaran 2023/2024 bertempat di kampus utama STTKD Yogyakarta Jl. Parangtritis km 4,5 Yogyakarta  mulai dari hari Senin, 15 Juli 2024 sampai dengan 26 Juli 2024. Pelaksanaan UAS diikuti oleh Taruna/Taruni Program Studi S1 Teknik Dirgantara, D4 Manajemen Transportasi, D3 Aeronautika, D3 Manajemen Transportasi, D1 Pramugara/I, D1 Ground Handling, S1 Teknik Elektro, dan S1 Rekayasa Mesin.

Wakil Ketua Satu Bidang Akademik (WAKA 1) STTKD Dr.Erwhin Irmawan, S.Si., M.Cs. berharap kepada Taruna/Taruni STTKD untuk mengikuti pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) dengan tertib sesuai dengan tata tertib yang telah dibuat dan dikeluarkan oleh STTKD. Sebagai salah satu sekolah penerbangan terbaik STTKD memiliki tata tertib yang wajib di laksanakan adalah ketentuan berpakaian harus sesuai dengan peraturan yang berlaku dilingkup STTKD yakni Peraturan Khusus Taruna Taruni STTKD (PERSUSTAR).

Ujian akhir semester (UAS) merupakan merupakan salah satu kegiatan evaluasi hasil belajar Taruna/Taruni STTKD yang telah mengikuti perkuliahan selama satu semester. Evaluasi ini adalah pemberian penilaian terhadap kemampuan Taruna/taruni dalam menerima, memahami, dan menguasai studi yang telah diberikan sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan oleh masing – masing program Studi.

Tujuan diadakannya ujian akhir semester ialah sebagai bentuk evaluasi atau tes yang mengukur pencapaian hasil kompetensi belajar Taruna/taruni yang diajarkan oleh dosen atau pendidik selama satu semester.Proses ini diharapkan mampu menjadikan para lulusa mampu bersaing di dunia industri penerbangan maupun non penerbangan. Selain itu, ujian akhir semester juga bisa untuk memantau kemajuan belajar siswa selama proses belajar berlangsung, untuk memberikan umpan balik (feed back) guna penyempurnaan program pembelajaran di STTKD.

Dukungan STTKD Terhadap Kegiatan Warga Sekitar

Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta Memfasilitasi Lomba Futsal Padukuhan Saman dalam Rangka HUT 17 Agustus

Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta (STTKD) kembali menunjukkan dedikasinya dalam mendukung kegiatan olahraga dan memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar. Dalam rangka merayakan HUT Republik Indonesia ke-79, STTKD berperan aktif dengan memfasilitasi lapangan futsal dan untuk penyelenggarakan lomba futsal di Padukuhan Saman. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya STTKD untuk mendorong gaya hidup sehat dan mempererat silaturahmi antara kampus dan masyarakat. Dengan fasilitas futsal yang berkualitas tinggi, STTKD menunjukkan komitmennya sebagai Sekolah Penerbangan Jogja yang tidak hanya fokus pada pendidikan kedirgantaraan tetapi juga pada pengembangan komunitas Masyarakat .

 

Perayaan HUT 17 Agustus dengan Lomba Futsal

Acara lomba futsal yang diadakan pada Agustus 2024 ini dihadiri oleh berbagai perangkat dari Padukuhan Saman dan sekitarnya. Pembukaan resmi acara dilakukan oleh Kepala Humas dan Kerjasama STTKD, Bapak Dr.R Fatchul Hilal SE.,MM, yang dalam sambutannya mengungkapkan kebanggaan dan harapan besar terhadap kegiatan ini. Bapak Hilal menegaskan bahwa olahraga adalah sarana yang efektif untuk membangun kekompakan dan semangat kebersamaan. Dengan lapangan futsal yang modern, STTKD berharap acara ini dapat menjadi ajang kompetisi yang bermanfaat dan meriah bagi semua peserta. STTKD, sebagai salah satu Sekolah Penerbangan Terbaik, berkomitmen untuk menyediakan fasilitas terbaik bagi kegiatan-kegiatan Masyarakat seperti ini.

 

Dampak Positif dan Harapan ke Depan

Kehadiran STTKD sebagai fasilitator kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Kegiatan seperti lomba futsal tidak hanya meningkatkan partisipasi dalam olahraga tetapi juga memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakt lokal. Melalui dukungan ini, STTKD berupaya untuk terus mengembangkan berbagai inisiatif sosial dan kebudayaan di Yogyakarta. Di masa depan, STTKD berencana untuk mengadakan lebih banyak kegiatan serupa yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mendukung pertumbuhan, serta memperkuat semangat kebersamaan.

Sebagai Kampus Penerbangan Terbaik, STTKD selalu berusaha untuk memberikan kontribusi positif baik dalam pendidikan maupun dalam aktivitas sosial. Dengan menyediakan lapangan futsal dan menyelenggarakan lomba futsal, STTKD memperlihatkan dedikasinya dalam mendukung gaya hidup sehat dan mempererat hubungan sosial. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen STTKD untuk berkontribusi secara aktif dalam kehidupan masyarakat sekitar.

Lomba futsal ini juga menjadi kesempatan bagi STTKD untuk menunjukkan perannya sebagai Sekolah Pramugari Jogja dan Sekolah Pramugari Terbaik yang tidak hanya berfokus pada pendidikan tetapi juga peduli terhadap kebutuhan sosial dan olahraga masyarakat. Dengan dukungan ini, STTKD berharap dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hubungan antara kampus dan masyarakat.

Acara ini juga menjadi momen penting untuk memperingati HUT 17 Agustus dengan semangat kebersamaan dan nasionalisme. STTKD berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi yang seru tetapi juga platform untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat persatuan di kalangan peserta. STTKD berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dukungan yang diberikan dalam acara ini mencerminkan dedikasi STTKD terhadap kesejahteraan masyarakat dan komitmennya untuk terlibat dalam berbagai inisiatif sosial.

Ke depannya, STTKD berencana untuk memperluas jangkauan dan kualitas fasilitas yang disediakan bagi masyarakat, serta mengadakan lebih banyak kegiatan serupa yang dapat melibatkan berbagai elemen masyarakat. Dengan partisipasi aktif dan dukungan dari semua pihak, STTKD berharap dapat terus memberikan kontribusi yang berarti dalam pengembangan olahraga dan kegiatan sosial di Yogyakarta.

Baca juga : Cara Jitu Lolos Seleksi Pramugari

Edukasi Pengguna Perpusatakaan STTKD

Tingkatkan Mutu Pendidikan STTKD Revisi Kurikulum

Ini Yang Harus Kamu Lakukan Agar Lolos Tes Pramugari

STTKD dan Warga Saman Canangkan Kampung Dirgantara

STTKD Gebrak Industri Drone Tanah Air

Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta (STTKD) meraih tonggak sejarah baru melalui pengembangan teknologi Drone Wing in Surface Effect (WiSE) Multiguna untuk mendukung sektor pertahanan, keamanan, dan transportasi logistik maritim di Indonesia. Sebagai salah satu sekolah penerbangan terbaik di Indonesia, STTKD menjadikan program ini sebagai wujud kontribusi signifikan dalam Program Dana Padanan Kedaireka dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Dengan visi memperkuat infrastruktur pertahanan serta meningkatkan efisiensi distribusi logistik di wilayah kepulauan Indonesia yang luas, STTKD mendorong terobosan teknologi yang relevan dan berdaya saing global.

Gebrakan STTKD dalam Drone Wing in Surface Effect (WiSE) Multiguna untuk Pertahanan dan Keamanan serta Transportasi Logistik Maritim.

Program Dana Padanan Kedaireka merupakan program dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang memberi wadah kolaborasi agar proses invensi –rekacipta– dapat bergerak lebih cepat ke sebuah produk yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas. STTKD Yogyakarta berhasil mendapatkan bantuan pendanaan dalam program ini di Tahun Anggaran 2024 Batch 1 Gelombang 1 untuk mengembangkan drone yang disebut dengan WiSE (wing-in-surface effect).

Pengertian Wing in Surface Effect (WiSE)

WiSE adalah fenomena di mana pesawat terbang di atas permukaan air atau tanah dengan menggunakan efek dari udara yang terjebak di antara sayap dan permukaan. Dalam hal ini drone beroperasi di atas permukaan air atau tanah, tetapi tidak dalam kontak langsung dengan permukaan tersebut. Dalam kondisi ini drone akan didukung oleh gaya aerodinamis dan menghasilkan gaya angkat (lift) di zona efek tanah. Selain mendapatkan tambahan lift, gaya hambatan (drag) drone akan berkurang karena adanya tekanan udara yang terperangkap di bawah sayap.

Drone Wing in Surface Effect (WiSE) Multiguna untuk Pertahanan dan Keamanan serta Transportasi Logistik Maritim

Drone WiSE STTKD dirancang dan dikembangkan untuk berbagai kegunaan –multiguna– di antaranya untuk sektor pertahanan dan keamanan negara, serta transportasi logistik maritim. Ketua proyek pengembangan drone WiSE multiguna ini adalah Dr. Hery Setiawan, S.T., M.A., IPM., dosen Teknik Dirgantara STTKD yang merupakan jebolan Teknik Dirgantara ITB dan Konkuk University Korea Selatan. Ikut mendukung pengembangan drone ini dari sisi aerodinamika dan struktur adalah Arfie Armelia Erissonia, S.T., M.Sc. dan Gaguk Marausna, S.T., M.Eng. Arfie Armelia Erissonia –seperti halnya Hery Setiawan– adalah alumni ITB dan Konkuk University, sementara Gaguk Marausna merupakan alumni UMM dan UGM. Di sisi operasi dan logistik, proyek pengembangan drone ini ditangani oleh Rahimudin, S.T., M.T., CPFF., yang alumni UI dan UGM. Tidak ketinggalan, Erwan Eko Prasetiyo, S.Pd., M.Eng. yang alumni UNY dan UGM ini memperkuat proyek drone dari sisi avionik dan system komunikasinya.

Dengan demikian, drone WiSE STTKD ini dikembangkan oleh dosen-dosennya yang jebolan UNY, UMM, UI, UGM, ITB dan Konkuk. Ketika jebolan universitas-universitas ternama berkumpul jadi satu di STTKD dan mengembangkan suatu drone, apa yang akan terjadi? Bersaing dengan drone dari universitas yang lain? Siapa takut? PastinyaBersaing dengan drone dari universitas yang lain? Siapa takut? Pastinya STTKD akan unggul dan strong!