Bagian-bagian di dalam Bandar Udara yang Wajib Kamu Tahu !

Nama dan Fungsi Tempat di dalam Bandar Udara

Bandar udara atau bandara merupakan salah satu infrastruktur vital dalam industri penerbangan yang berfungsi sebagai tempat lepas landas dan mendaratnya pesawat. Selain itu, bandara juga memiliki peran penting dalam menghubungkan berbagai wilayah, baik dalam skala nasional maupun internasional. Dengan adanya bandara, mobilitas manusia dan barang menjadi lebih efisien, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata. Namun, tidak banyak orang yang memahami secara mendalam tentang struktur dan fungsi tempat di dalam bandara.

Setiap bagian di dalam bandara memiliki perannya masing-masing dalam mendukung kelancaran operasional penerbangan. Mulai dari terminal penumpang, area operasional pesawat, hingga fasilitas pendukung lainnya, semuanya dirancang untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi dalam perjalanan udara. Memahami fungsi tempat di dalam bandara sangat penting bagi para calon profesional di industri penerbangan, termasuk mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta yang ingin berkarier di bidang ini.

Bandar Udara

Area Publik Bandar Udara dan Terminal Penumpang

Terminal Keberangkatan dan Kedatangan

Terminal adalah tempat utama bagi penumpang di dalam bandara. Terminal keberangkatan digunakan oleh penumpang yang akan melakukan perjalanan udara, sementara terminal kedatangan diperuntukkan bagi mereka yang baru tiba dari penerbangan. Di dalam terminal ini terdapat berbagai fasilitas seperti konter check-in, ruang tunggu, serta tempat pengambilan bagasi.

Check-in Counter dan Boarding Gate

Konter check-in adalah tempat di mana penumpang melakukan pendaftaran sebelum naik pesawat. Mereka akan mendapatkan boarding pass yang berisi informasi tentang penerbangan dan tempat duduk mereka. Setelah check-in, penumpang akan melewati pemeriksaan keamanan sebelum menuju boarding gate, yaitu tempat di mana mereka menunggu untuk naik ke pesawat sesuai dengan nomor penerbangan yang telah ditentukan.

Area Imigrasi dan Keamanan

Bandara juga memiliki area imigrasi yang bertugas untuk memeriksa dokumen perjalanan bagi penumpang yang bepergian ke luar negeri. Selain itu, ada bagian pemeriksaan keamanan (security checkpoint) yang berfungsi untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang dibawa ke dalam pesawat. Petugas keamanan akan memeriksa barang bawaan serta melakukan pemeriksaan tubuh dengan alat pemindai.

 

Area Operasional dan Fasilitas Pendukung

Apron dan Runway

Apron adalah area parkir pesawat yang digunakan untuk menurunkan atau menaikkan penumpang, memuat barang, serta melakukan perawatan ringan sebelum penerbangan. Sementara itu, runway atau landasan pacu adalah tempat di mana pesawat lepas landas dan mendarat. Runway biasanya memiliki panjang tertentu dan dilengkapi dengan sistem pencahayaan untuk membantu navigasi pesawat, terutama saat kondisi cuaca buruk.

Menara Pengawas (Air Traffic Control Tower)

Menara pengawas atau Air Traffic Control (ATC) merupakan bagian penting dari bandara yang berfungsi untuk mengontrol lalu lintas udara. Petugas ATC bertanggung jawab untuk memberikan instruksi kepada pilot terkait pergerakan pesawat, baik saat berada di darat maupun di udara. Dengan sistem komunikasi canggih, menara ATC memastikan keselamatan penerbangan dan menghindari kemungkinan tabrakan antara pesawat.

Hangar dan Maintenance Area

Hangar adalah tempat di mana pesawat mendapatkan perawatan atau perbaikan. Hangar biasanya dimiliki oleh maskapai penerbangan atau perusahaan perawatan pesawat yang bertugas untuk memastikan semua komponen pesawat dalam kondisi baik sebelum digunakan. Di area ini, teknisi penerbangan melakukan inspeksi rutin dan perbaikan sesuai dengan prosedur keselamatan penerbangan yang ketat.

 

Area Pendukung dan Pelayanan Bandara

Cargo Terminal dan Gudang Logistik

Selain mengangkut penumpang, bandara juga menangani pengiriman barang melalui terminal kargo. Tempat ini berfungsi sebagai pusat distribusi barang yang dikirim melalui jalur udara. Barang-barang yang masuk dan keluar dari terminal kargo diperiksa secara ketat untuk memastikan keamanan dan kelayakan transportasi.

Area Parkir dan Transportasi Publik

Bandara juga memiliki area parkir yang luas untuk kendaraan pribadi, taksi, serta transportasi umum lainnya. Banyak bandara besar menyediakan layanan shuttle bus, kereta bandara, atau transportasi lainnya untuk memudahkan mobilitas penumpang dari dan ke terminal.

Lounge dan Fasilitas Pendukung

Beberapa bandara menyediakan lounge eksklusif bagi penumpang kelas bisnis dan first class. Lounge ini menawarkan berbagai fasilitas seperti makanan, minuman, ruang kerja, hingga tempat istirahat bagi penumpang yang menunggu penerbangan. Selain itu, bandara juga dilengkapi dengan pusat perbelanjaan, restoran, dan fasilitas lainnya yang meningkatkan kenyamanan penumpang selama berada di bandara.

Bandara memiliki berbagai area dengan fungsi yang berbeda-beda, mulai dari terminal penumpang, area operasional pesawat, hingga fasilitas pendukung. Memahami fungsi dari setiap tempat di dalam bandara sangat penting bagi siapa saja yang ingin bekerja atau berkecimpung di industri penerbangan. Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta sebagai kampus penerbangan terbaik di Yogyakarta memberikan pembelajaran mendalam tentang struktur dan operasional bandara bagi taruna taruninya Dengan memahami semua aspek ini, lulusan diharapkan siap untuk berkontribusi dalam industri penerbangan nasional maupun internasional.

Baca juga : Definisi Bandar Udara Hingga Bagian-bagian Terpentingnya

Jadwal Jmsakiyah Ramadhan 1446 H untuk wilayah DIY

Halo Sobat Dirgantara!
Ramadhan 1446 H telah tiba! Bulan penuh berkah ini menjadi momen istimewa bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Agar ibadah puasa berjalan lancar, penting untuk mengetahui jadwal imsakiyah yang mencakup waktu sahur, imsak, serta jadwal shalat lima waktu. Dengan mengetahui jadwal ini, kita dapat mengatur waktu dengan lebih baik dan memaksimalkan ibadah di bulan suci ini.

Berikut adalah jadwal imsakiyah Ramadhan 1446 H untuk wilayah DIY dan sekitarnya menurut Kanwil Kemenag DIY. Adapun Penetapan 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1446 H menunggu pengumuman pemerintah.
Simpan dan gunakan sebagai panduan harian selama bulan Ramadhan. Semoga ibadah kita diterima dan diberkahi!

jadwal imsakiyah Ramadhan 1446 H untuk wilayah DIY

Jungle Survival Taruna STTKD – Melatih Mental dan Fisik

Jungle Survival Taruna STTKD

Pada hari Rabu, 19 Februari 2025, Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) kembali menggelar kegiatan Jungle Survival bagi taruna-taruni. Acara ini dimulai pukul 06.30 hingga selesai dan berlokasi di lapangan parkir STTKD serta Hanggar 1 STTKD. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih mental, fisik, dan keterampilan bertahan hidup di alam bebas bagi para peserta, khususnya taruna-taruni dari program D1 Pramugari yang berjumlah 38 orang.

Komandan latihan Bapak M.R. Bramandika memimpin pelaksanaan Jungle Survival ini dengan penuh disiplin dan semangat. Acara ini juga bekerja sama dengan Unit Kegiatan Taruna (UKT) Dirgapala STTKD, sebuah organisasi taruna-taruni di STTKD yang fokus pada kegiatan alam dan survival. Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada para peserta tentang bagaimana bertahan hidup di alam liar, yang merupakan keterampilan penting bagi calon pramugari dan pramugara.

Persiapan dan Pelaksanaan Jungle Survival

Sebelum kegiatan dimulai, para peserta diberikan pengarahan oleh instruktur dari Koordinator Lapangan. Pengarahan ini meliputi teknik dasar bertahan hidup, cara mencari makanan dan air di hutan, serta strategi menghadapi situasi darurat. Setiap peserta dibekali peralatan dasar seperti kompas, pisau lipat, serta perlengkapan survival lainnya.

 

Materi dan Simulasi Bertahan Hidup

Materi yang diberikan dalam Jungle Survival ini meliputi:

  • Teknik membuat api tanpa korek
  • Cara mencari sumber air bersih
  • Pengenalan tanaman yang bisa dikonsumsi
  • Navigasi menggunakan kompas dan tanda alam
  • Pembuatan bivak atau tempat berteduh darurat

Setelah materi diberikan, peserta langsung diarahkan untuk mempraktikkan setiap keterampilan yang telah dipelajari. Dalam sesi ini, mereka dibagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk mengerjakan tugas-tugas survival seperti membangun tempat perlindungan, mencari makanan alami, dan mengolah air agar layak dikonsumsi.

Kerja Sama dengan UKT Dirgapala STTKD

Organisasi UKT Dirgapala STTKD yang memiliki pengalaman dalam kegiatan alam bebas turut serta dalam memberikan pelatihan kepada peserta. Mereka berbagi pengalaman serta memberikan panduan teknis dalam menghadapi tantangan di alam liar. Dengan adanya kerja sama ini, peserta mendapatkan wawasan praktis yang lebih mendalam mengenai survival skills.

Selain itu, UKT Dirgapala juga memperkenalkan beberapa teknik penyelamatan diri jika menghadapi kondisi darurat, seperti menghadapi serangan binatang liar atau tersesat di hutan. Simulasi ini sangat penting untuk membangun kesiapan mental dan keberanian para taruna-taruni dalam menghadapi situasi di luar kendali.

 Manfaat Jungle Survival bagi Taruna D1 Pramugari

Kegiatan Jungle Survival ini tidak hanya bertujuan untuk melatih keterampilan bertahan hidup, tetapi juga memberikan manfaat lain bagi para peserta, khususnya mereka yang bercita-cita berkarir di dunia penerbangan sebagai pramugari atau pramugara.

Penguatan Mental dan Fisik

Sebagai calon pramugari dan pramugara, para taruna harus memiliki mental yang tangguh serta kondisi fisik yang prima. Jungle Survival melatih ketahanan mereka dalam menghadapi situasi sulit, membiasakan mereka untuk tetap tenang dalam kondisi darurat, serta meningkatkan daya tahan tubuh melalui berbagai tantangan fisik.

Keterampilan Bertahan Hidup di Situasi Darurat

Dalam dunia penerbangan, situasi darurat bisa terjadi kapan saja, baik di udara maupun di darat. Oleh karena itu, keterampilan survival menjadi aspek penting dalam pelatihan calon pramugari dan pramugara. Melalui kegiatan ini, peserta dilatih untuk:

  • Tetap tenang dan berpikir jernih saat menghadapi krisis
  • Menggunakan sumber daya alam untuk bertahan hidup
  • Menjalin kerja sama tim dalam situasi sulit

Membangun Jiwa Kepemimpinan dan Kerja Sama Tim

Jungle Survival juga menanamkan jiwa kepemimpinan dan kerja sama tim kepada peserta. Dalam setiap simulasi, mereka harus berkoordinasi dengan baik untuk menyelesaikan tantangan yang diberikan. Hal ini sangat berguna dalam dunia kerja, terutama di industri penerbangan, di mana kerja sama tim menjadi salah satu kunci kesuksesan.

Prospek Karir Lulusan D1 Pramugari STTKD

Setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD), lulusan D1 Pramugari memiliki peluang besar untuk berkarir di dunia penerbangan. Dengan tambahan pengalaman dari kegiatan seperti Jungle Survival, mereka semakin siap menghadapi tantangan di dunia kerja.

Peluang Karir di Maskapai Penerbangan

Lulusan program D1 Pramugari STTKD memiliki kesempatan untuk bekerja di berbagai maskapai penerbangan nasional maupun internasional. Beberapa posisi yang dapat diisi oleh lulusan ini antara lain:

  • Pramugari dan Pramugara Maskapai Komersial
  • Pramugari VIP dan Charter Flight
  • Staff Penerbangan dan Ground Handling

Pengalaman dari Jungle Survival menjadi nilai tambah bagi mereka dalam proses rekrutmen, karena membuktikan bahwa mereka memiliki kesiapan mental dan keterampilan bertahan hidup yang baik.

Sebagai salah satu sekolah penerbangan terbaik, STTKD berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas kepada mahasiswanya. Melalui program D1 Pramugari, taruna-taruni tidak hanya mendapatkan pelatihan akademik, tetapi juga berbagai keterampilan tambahan seperti Jungle Survival, yang membekali mereka dengan kompetensi unggul di dunia kerja.  Selain pelatihan formal, organisasi taruna-taruni di STTKD juga berperan dalam membentuk karakter dan keterampilan taruna-taruni. Keterlibatan dalam organisasi seperti UKT Dirgapala STTKD tidak hanya meningkatkan keterampilan kepemimpinan tetapi juga memperluas jaringan profesional yang dapat membantu mereka dalam dunia kerja.

Jungle Survival Taruna STTKD yang dilaksanakan pada 19 Februari 2025 merupakan salah satu bentuk pelatihan luar ruangan yang bertujuan untuk membangun mental, fisik, dan keterampilan bertahan hidup bagi peserta, khususnya dari program studi D1 Pramugari. Dengan bimbingan Bapak M.R. Bramandika serta dukungan dari UKT Dirgapala STTKD, kegiatan ini sukses memberikan pengalaman berharga bagi para taruna. Sebagai salah satu kampus penerbangan terbaik, STTKD tidak hanya fokus pada pendidikan akademik tetapi juga pada pengembangan keterampilan non-akademik yang mendukung kesiapan taruna-taruni dalam dunia kerja.

Lulusan D1 Pramugari STTKD memiliki prospek karir yang cerah, didukung oleh pengalaman pelatihan yang memadai serta keterlibatan dalam organisasi mahasiswa. Bagi calon taruna-taruni yang ingin berkarir di dunia penerbangan, memilih STTKD sebagai tempat belajar adalah langkah tepat. Dengan kurikulum berkualitas dan kegiatan pendukung seperti Jungle Survival, STTKD siap mencetak lulusan unggul yang siap menghadapi dunia kerja yang kompetitif.

Baca juga : Robotik STTKD Juara Tingkat Nasional-Aerobot DRRC

Bagian dan Fungsi Landasan Pesawat Yang Harus Kamu Tahu !!

Bagian dan Fungsi Landasan Pesawat Terbang

Landasan pesawat terbang merupakan bagian penting dalam operasional penerbangan. Tanpa landasan yang sesuai standar, keselamatan dan efisiensi penerbangan bisa terganggu. Setiap bagian dari landasan memiliki peran yang sangat vital dalam memastikan pesawat dapat lepas landas dan mendarat dengan aman. Oleh karena itu, perencanaan dan pemeliharaan landasan menjadi aspek utama dalam industri penerbangan.

Selain itu, kemajuan teknologi dalam dunia penerbangan juga mempengaruhi desain dan material yang digunakan dalam pembangunan landasan. Berbagai inovasi dilakukan untuk meningkatkan daya tahan serta keandalan landasan agar mampu menahan tekanan besar dari pesawat yang semakin berkembang. Hal ini menjadikan landasan sebagai bagian integral dalam mendukung keberhasilan operasional bandara dan menjamin kenyamanan serta keselamatan penerbangan

Bagian dan Fungsi Landasan Pesawat

Ilustrasi – Landasan Pesawat

Struktur dan Bagian Utama Landasan Pesawat Terbang

Landasan Pacu (Runway) dan Fungsinya

Landasan pacu adalah bagian utama dari sebuah bandara yang digunakan untuk lepas landas dan mendaratnya pesawat. Panjang dan lebarnya disesuaikan dengan jenis serta bobot pesawat yang beroperasi di bandara tersebut. Material yang digunakan dalam konstruksi landasan pacu umumnya adalah aspal atau beton bertulang agar mampu menahan beban pesawat yang sangat besar.

Landasan Hubung (Taxiway)

Landasan hubung atau taxiway adalah jalur yang menghubungkan landasan pacu dengan apron atau terminal. Taxiway berperan penting dalam pergerakan pesawat dari tempat parkir menuju landasan pacu sebelum lepas landas dan sebaliknya setelah mendarat. Desain taxiway dibuat dengan sistem pencahayaan khusus untuk membantu pilot saat bergerak di malam hari atau dalam kondisi cuaca buruk.

Apron dan Area Parkir Pesawat

Apron adalah area tempat pesawat diparkir, melakukan proses embarkasi dan debarkasi penumpang, serta pengisian bahan bakar. Apron juga digunakan untuk perawatan ringan pesawat sebelum melanjutkan penerbangan berikutnya. Di area ini, petugas darat memainkan peran penting dalam memastikan pesawat siap beroperasi dengan aman.

Marka dan Sistem Navigasi di Landasan

Landasan dilengkapi dengan berbagai marka dan sistem navigasi, seperti lampu landasan, tanda arah, dan kode-kode tertentu yang membantu pilot dalam melakukan pendaratan dengan presisi tinggi. Teknologi seperti Instrument Landing System (ILS) memungkinkan pesawat mendarat dengan aman meskipun dalam kondisi cuaca buruk.

Fungsi Landasan dalam Operasional Penerbangan

Peran Landasan Pacu dalam Keselamatan Penerbangan

Landasan pacu memiliki peran utama dalam menjamin keselamatan pesawat saat lepas landas dan mendarat. Permukaan landasan harus selalu dalam kondisi baik dan tidak boleh ada benda asing (Foreign Object Debris/FOD) yang dapat membahayakan pesawat. Oleh karena itu, bandara memiliki tim khusus yang bertugas memeriksa dan membersihkan landasan secara rutin.

Efisiensi Waktu dan Pengaturan Lalu Lintas Udara

Landasan yang dirancang dengan baik membantu meningkatkan efisiensi operasional bandara. Dengan sistem taxiway yang baik dan alur pergerakan pesawat yang terorganisir, waktu tunggu untuk lepas landas dan pendaratan bisa dikurangi. Hal ini penting bagi maskapai penerbangan agar dapat menghindari keterlambatan dan meningkatkan pelayanan kepada penumpang.

Teknologi dalam Pengelolaan Landasan

Kemajuan teknologi di dunia penerbangan juga berdampak pada pengelolaan landasan. Bandara modern menggunakan sistem pemantauan berbasis sensor untuk mendeteksi retakan atau kerusakan pada permukaan landasan. Selain itu, penggunaan lampu LED hemat energi serta sistem navigasi digital semakin meningkatkan keselamatan dan efisiensi dalam pengoperasian landasan.

Adaptasi Landasan untuk Berbagai Jenis Pesawat

Setiap bandara memiliki spesifikasi landasan yang berbeda tergantung pada jenis pesawat yang beroperasi. Bandara internasional dengan penerbangan pesawat berbadan lebar memiliki landasan yang lebih panjang dan lebih kuat dibandingkan bandara domestik. Oleh karena itu, perawatan dan desain landasan harus selalu disesuaikan dengan kebutuhan operasionalnya.

Pendidikan dan Karir di Bidang Manajemen dan Teknik Penerbangan

Peran Sekolah Tinggi

Dalam dunia penerbangan, dibutuhkan tenaga ahli yang memahami seluk-beluk perencanaan, pengelolaan, dan perawatan landasan pesawat terbang. Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) di Yogyakarta adalah salah satu institusi pendidikan terbaik yang menawarkan program studi Teknik dan Manajemen penerbangan.

Jurusan Terbaik untuk Karir di Bidang Penerbangan

STTKD menyediakan berbagai jurusan terbaik yang relevan dengan dunia penerbangan, termasuk Teknik Dirgantara dan Manajemen Transportasi Udara. Kedua program studi ini membekali taruna dengan keterampilan dan pengetahuan tentang sistem operasional bandara, termasuk perencanaan dan pemeliharaan landasan pesawat.

Prospek Karir di Dunia Penerbangan

Lulusan program studi Teknik Dirgantara memiliki peluang kerja yang luas, mulai dari perawatan dan desain landasan hingga pengelolaan sistem navigasi penerbangan. Sementara itu, lulusan Manajemen Transportasi Udara dapat bekerja dalam pengelolaan operasional bandara, manajemen lalu lintas udara, serta perencanaan infrastruktur bandara.Sebagai salah satu kampus penerbangan terbaik di Indonesia, STTKD Yogyakarta terus berinovasi dalam menyediakan pendidikan berkualitas bagi calon tenaga profesional di industri penerbangan. Dengan fasilitas modern dan kurikulum berbasis industri, taruna STTKD dipersiapkan untuk menghadapi tantangan di dunia kerja.

Landasan pesawat terbang memiliki peran yang sangat penting dalam dunia penerbangan, baik dari segi keselamatan maupun efisiensi operasional. Dengan pemeliharaan yang baik dan pemanfaatan teknologi terkini, landasan dapat mendukung kelancaran penerbangan di berbagai belahan dunia. Bagi mereka yang ingin berkontribusi dalam industri ini, memilih jurusan terbaik di Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan adalah langkah awal menuju karir cemerlang di dunia penerbangan.

Baca Juga : Mengenal Ground Support Equipment dan Fungsi Terpentingnya

General Manager Angkasa Pura Indonesia cabang Yogyakarta Internasional Airport hadir pada Pelatihan Ilmu Kedirgantaraan untuk Dosen Akademik STTKD

Pelatihan Dosen dalam Bidang Ilmu Kedirgantaraan

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di bidang kedirgantaraan, Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) kembali mengadakan pelatihan dosen dalam Bidang Ilmu Kedirgantaraan. Acara ini berlangsung pada hari Kamis, 13 Februari 2025, bertempat di Ruang YS 11 STTKD. Bapak Ruly Artha, selaku General Manager Angkasa Pura Indonesia cabang Yogyakarta Internasional Airport (YIA)– Kulonprogo sebagai pemateri utama. Selain itu, acara ini dimoderatori oleh Dr. R. Fatchul Hilal, SE., MM., yang merupakan dosen akademisi sekaligs menjabat sebagai kepala Humas dan Kerjasama STTKD.

Pelatihan Ilmu Kedirgantaraan untuk Dosen Akademik STTKD

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan wawasan terbaru dalam industri kedirgantaraan serta memperkuat sinergi antara akademisi dan praktisi industri penerbangan. Sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Yogyakarta, STTKD terus berkomitmen dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidiknya agar dapat mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia penerbangan.

Penguatan Kompetensi Dosen di Bidang Kedirgantaraan

Dalam era industri penerbangan yang semakin berkembang, dosen di Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan perlu memiliki pemahaman yang mendalam terhadap tren, regulasi, serta tantangan yang dihadapi di sektor ini. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi momentum penting dalam memperbarui wawasan dan metode pengajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Bapak Ruly Artha selaku pemateri utama, menyampaikan berbagai informasi terkait pengelolaan bandara modern, tantangan dalam operasional penerbangan, serta peran penting SDM berkualitas dalam industri kedirgantaraan. Dalam sesinya, beliau juga menyoroti bagaimana Kampus Penerbangan Terbaik seperti STTKD dapat berkontribusi dalam mencetak tenaga kerja yang profesional dan siap menghadapi tantangan industri.

Selain itu, pelatihan ini juga menjadi wadah bagi para dosen untuk berdiskusi mengenai strategi pengajaran yang efektif dalam bidang aviasi. Diskusi yang dimoderatori oleh Dr. R. Fatchul Hilal, SE., MM. membuka ruang bagi para peserta untuk bertukar pengalaman dan berbagi wawasan mengenai metode pembelajaran yang inovatif. Dengan adanya forum ini, diharapkan dosen dapat mengembangkan kurikulum yang lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan industri penerbangan saat ini.

Sinergi Antara Akademisi dan Praktisi Penerbangan

Salah satu aspek penting yang menjadi fokus dalam pelatihan ini adalah membangun sinergi yang kuat antara akademisi dan praktisi penerbangan. Sebagai kampus di Bantul yang memiliki reputasi di bidang kedirgantaraan, STTKD selalu berusaha menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam industri penerbangan, termasuk dengan Angkasa Pura YIA Kulonprogo.

Dalam sesi diskusi, beberapa hal yang menjadi sorotan utama antara lain:

  1. Pentingnya integrasi kurikulum dengan kebutuhan industri, sehingga lulusan memiliki keterampilan yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja.
  2. Tantangan dalam pengelolaan bandara modern, termasuk penerapan teknologi terbaru dan standar keselamatan penerbangan.
  3. Strategi pengembangan SDM penerbangan, agar mampu bersaing secara global dan memiliki kompetensi yang unggul.
  4. Peran institusi pendidikan dalam mencetak profesional penerbangan, dengan menitikberatkan pada pembelajaran berbasis praktik dan pengalaman industri.

Bapak Ruly Artha juga menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang dapat mendukung operasional penerbangan. Oleh karena itu, pelatihan dan peningkatan kompetensi dosen menjadi langkah krusial dalam menjembatani dunia akademik dan industri.

STTKD sebagai Sekolah Penerbangan Terbaik di Yogyakarta

Sebagai sekolah penerbangan terbaik, STTKD terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan bagi dosen serta Taruna. Pelatihan dosen ini merupakan bagian dari upaya STTKD dalam memastikan bahwa tenaga pendidiknya selalu mengikuti perkembangan industri penerbangan terkini. Dalam kunjungan ke STTKD pada hari Kamis, 13 Februari 2025 yang lalu, Bapak Ruly Artha terkesima dengan fasilitas dan sarana prasarana pendukung perkuliahan yang ada di STTKD. Adanya fasilitas Hanggar, Pesawat Boeing 737-200, Pesawat Cessna 402, Pesawat Cessna 150, Helikopter Bolkow-105 M, Lab Kebandar-udaraan, Mesin X-Ray, dan lainnya. Selain itu juga, adanya lisensi yang dapat menjadi tambahan bagi taruna STTKD. Lisensi inilah yang nantinya menjadi nilai plus bagi lulusan dalam melamar pekerjaan di bidang penerbangan.

Sebagai sekolah penerbangan Jogja yang telah melahirkan banyak profesional di bidang kedirgantaraan, STTKD berkomitmen untuk selalu meningkatkan kualitas pengajaran, baik dari segi teori maupun praktik. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan metode pengajaran yang diterapkan di STTKD semakin inovatif dan mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif di industri penerbangan. Kesuksesan pelatihan ini menjadi bukti nyata bahwa STTKD tidak hanya fokus pada pengembangan Taruna, tetapi juga pada peningkatan kualitas tenaga pengajar. Dengan demikian, STTKD tetap menjadi jurusan terbaik bagi calon Taruna yang ingin berkarir di dunia penerbangan.

Dengan adanya acara seperti pelatihan dosen dalam Bidang Ilmu Kedirgantaraan, STTKD membuktikan diri sebagai institusi pendidikan yang selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi dosen dan Taruna. Ke depannya, STTKD akan terus mengadakan pelatihan-pelatihan serupa guna memastikan bahwa tenaga pendidik dan Taruna mendapatkan pembelajaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri penerbangan yang semakin berkembang.

Baca Juga : Pelatihan Ilmu Kedirgantaraan untuk Dosen Akademik STTKD #1

Pelatihan Ilmu Kedirgantaraan untuk Dosen Akademik STTKD #1

Upaya Bidang SDM Meningkatkan Kompetensi Akademik dalam Bidang Kedirgantaraan

Berkomitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) akademik melalui pelatihan ilmu kedirgantaraan . Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta (STTKD) selenggarakan Pelatihan Ilmu Kedirgantaraan untuk Dosen Akademik STTKD. Kegiatan ini diselenggarakan di ruangan YS 11 STTKD pada hari Rabu, 12 Februari 2025, pukul 08.00 – 12.00 WIB. Pelatihan ini diadakan untuk memperkaya wawasan dan kompetensi para tenaga pendidik dalam bidang kedirgantaraan yang terus berkembang. Dengan menghadirkan pemateri yang ahli di bidangnya, acara ini menjadi kesempatan berharga bagi para dosen untuk mendalami berbagai aspek penting dalam industri penerbangan.

Materi Pelatihan dan Pemateri Berpengalaman

Pelatihan ini menghadirkan dua materi utama yang relevan dengan dunia kedirgantaraan dan penerbangan. Materi pertama berjudul Airfreight Logistic yang disampaikan oleh Bapak Fajar Ariyanto. Bapak Fajar Ariyanto saat ini menjabat sebagai Branch Manager PT Combi Logistic Indonesia. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bagaimana sistem logistik kargo udara bekerja, mulai dari manajemen rantai pasok, peraturan penerbangan kargo, hingga tantangan yang dihadapi dalam industri logistik udara.

Pelatihan Ilmu Kedirgantaraan untuk Dosen Akademik STTKD

Pemaparan Fajar Ariyanto  yang saat ini menjabat sebagai Branch Manager PT Combi Logistic Indonesia

Materi kedua yang berjudul Airline Management (Bisnis dan Asuransi Penerbangan) disampaikan oleh Bapak Permadi Oesman, MM. Beliau pernah menjabat sebagai Manager Station dan Service Garuda Indonesia cabang Kulon Progo pada tahun 2022. Dalam sesi ini, beliau membahas mengenai operasional bisnis penerbangan, strategi manajemen maskapai, serta pentingnya asuransi dalam industri penerbangan guna menjamin keselamatan dan keamanan.

Dampak dan Harapan untuk Masa Depan Akademik STTKD

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya STTKD dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan riset di bidang kedirgantaraan. Dengan semakin berkembangnya industri penerbangan di Indonesia, STTKD berupaya untuk selalu menghadirkan tenaga pengajar yang kompeten dan memiliki wawasan luas dalam bidang penerbangan.

Diharapkan, para dosen yang mengikuti pelatihan ini dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam proses belajar mengajar. Dengan pelatihan ini dharapkan taruna STTKD mendapatkan pendidikan yang lebih komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan industri penerbangan saat ini. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang kerja sama lebih lanjut dengan berbagai pihak dalam dunia industri penerbangan untuk mendukung pengembangan kampus sebagai salah satu sekolah penerbangan terbaik di Indonesia.

Dengan semangat untuk terus berkembang, STTKD Yogyakarta berkomitmen untuk terus mengadakan pelatihan dan seminar akademik. Kegiatan ini diharakan dapat memperkaya ilmu pengetahuan serta memberikan manfaat bagi seluruh civitas akademika. Acara ini merupakan langkah STTKD dalam memperkaya ilmu kedirgantaraan dengan topik-topik yang semakin beragam dan relevan dengan kebutuhan industri penerbangan nasional maupun internasional agar dapat selalu menjadi pusat keunggulan di bidang kedirgantaraan.

Baca Juga : AVSEC atau SATPAM ? Ini Perbedaan yang Wajib DiKetahui !!

Robotik STTKD Juara Tingkat Nasional-Aerobot DRRC

Tim Robotik STTKD Kembali Raih Prestasi Tingkat Nasional – Aerobot DRRC dalam PRC 2025

Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta (STTKD) kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang kompetisi robotika tingkat nasional dalam ajang bergengsi Polines Robotic Contest (PRC) 2025.  Acara ini diselenggarakan pada 8-9 Februari 2025 di Politeknik Negeri Semarang (POLINES), Tim Robotik STTKD yang bernama Aerobot DRRC berhasil meraih juara 3 dari total 51 tim yang berpartisipasi.

Robotik STTKD Juara Tingkat Nasional-Aerobot DRRC

Tim Aerobot DRRC terdiri Taruna dari Program Studi S1 Teknik Digantara, Frimbayun Sultan Ananda, Igreya Parasidenti, dan Zidan Risqi Ardian, berhasil menunjukkan performa luar biasa dalam kompetisi tersebut. Dengan bimbingan dari pembina unit kegiatan robotika, Bapak Hendriana Helda Pratama, Tim Aerobot DRRC dapat menunjukkan kualitas taruna STTKD Yogyakarta dalam persaingan dengan tim-tim dari perguruan tinggi lain di Indonesia.

Robot Transporter Pemadam Api – Aerobot DRRC

 

Dalam ajang PRC 2025, Tim Aerobot DRRC menghadirkan inovasi melalui Robot Transporter Pemadam Api. Robot ini dirancang dengan misi utama memadamkan titik api serta menyelamatkan objek (human) dengan cara memindahkannya ke dalam zona aman (safe zone). Tantangan ini tidaklah mudah, mengingat para peserta harus memastikan bahwa robot mereka dapat beroperasi secara otomatis dalam kondisi simulasi kebakaran yang telah dirancang oleh panitia lomba.

PRC 2025 diikuti oleh 153 peserta dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia. Setiap tim yang beranggotakan tiga orang harus bekerja sama dalam merancang, memprogram, dan mengoperasikan robot mereka dalam arena kompetisi yang penuh tantangan. Berbagai faktor, seperti kecepatan, akurasi, dan ketepatan strategi, menjadi penentu utama dalam penilaian dewan juri.

Robot Transporter Pemadam Api yang dibuat oleh Tim Aerobot DRRC dirancang dengan teknologi canggih dan sistem navigasi yang presisi. Robot ini mampu mendeteksi titik api dengan sensor khusus dan secara otomatis mengambil tindakan untuk memadamkan api. Selain itu, robot ini juga dilengkapi dengan lengan mekanik yang mampu mengangkat dan memindahkan objek manusia ke zona aman, menjadikannya sebagai solusi inovatif dalam skenario penyelamatan kebakaran.

Harapan dan Masa Depan Tim Robotik STTKD

Robotik STTKD Juara Tingkat Nasional-Aerobot DRRC

Prestasi yang diraih Tim Aerobot DRRC ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi STTKD Yogyakarta, tetapi juga menjadi motivasi bagi generasi berikutnya untuk terus berinovasi dalam bidang robotika dan teknologi kedirgantaraan. Dengan adanya dukungan dari kampus serta bimbingan yang intensif, diharapkan tim robotik STTKD dapat terus berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sebagai salah satu sekolah penerbangan terbaik di Indonesia, STTKD terus berkomitmen dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang kedirgantaraan, tetapi juga dalam inovasi teknologi yang relevan dengan industri masa depan. Partisipasi dan keberhasilan di ajang kompetisi seperti PRC 2025 menjadi bukti nyata dari kualitas pendidikan dan pengembangan teknologi di kampus ini.

Dengan semangat juang yang tinggi dan kerja keras yang terus dilakukan, harapan besar bagi Tim Robotik STTKD untuk meraih prestasi lebih tinggi di kompetisi mendatang semakin terbuka lebar. Kampus STTKD Yogyakarta akan terus memberikan dukungan penuh kepada tim-tim inovatif yang mampu membawa nama baik almamater di kancah nasional dan internasional.

Dukungan dari pihak akademik serta kolaborasi dengan industri teknologi juga akan terus diperkuat demi meningkatkan kualitas penelitian dan pengembangan robotika di STTKD. Dengan strategi yang tepat, Tim Robotik STTKD diharapkan dapat terus menciptakan inovasi dan mencetak sejarah baru di dunia kompetisi robotik.

 

Baca juga : Program MSIB-Taruna STTKD Raih Golden Tiket 

AVSEC atau SATPAM ? Ini Perbedaan yang Wajib DiKetahui !!

AVSEC (Aviation Security)

Definisi AVSEC

AVSEC (Aviation Security) adalah personel keamanan penerbangan yang bertugas menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan bandara serta penerbangan. Mereka memiliki sertifikasi khusus dan bekerja sesuai dengan regulasi internasional dari ICAO (International Civil Aviation Organization) serta peraturan nasional yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Ruang Lingkup AVSEC

Beroperasi khusus di lingkungan penerbangan, baik di bandara maupun dalam operasi penerbangan. Ruang lingkup AVSEC mencakup ;

  1. Pengamanan Bandara & Penerbangan
  2. Pemeriksaan Penumpang & Barang
  3. Deteksi & Penanganan Ancaman Keamanan
  4. Patroli & Pengawasan Area Terbatas Bandara
  5. Mengikuti Standar Internasional ICAO (International Civil Aviation Organization) dan peraturan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub RI.

Satpam/Security (Keamanan Umum)

Definisi Satpam/Security

Security atau petugas keamanan umum adalah individu yang bertugas menjaga keamanan di berbagai lokasi seperti gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, kawasan industri, dan fasilitas umum lainnya. Mereka biasanya bekerja di bawah pengelolaan perusahaan keamanan swasta dan memiliki pelatihan dasar dalam pengamanan.

Ruang Lingkup Satpam/Security

Security memiliki ruang lingkup kerja yang lebih luas, tergantung pada tempat kerja mereka. Beberapa ruang lingkup utama Security meliputi:

  1. Pengamanan Properti & Aset
  2. Patroli & Penjagaan Area
  3. Pengendalian Akses & Keamanan Tamu
  4. Penanganan Kejadian Darurat
  5. Mengikuti Standar Perusahaan & Kepolisian

Proses pelatihan Avsec di Kampus STTKD Yogyakarta

Perbedaan AVSEC (Aviation Security) dan Satpam/Security (Keamanan Umum)

Dalam dunia keamanan, terdapat berbagai profesi dengan tanggung jawab spesifik, terutama dalam bidang penerbangan. Keamanan penerbangan menjadi aspek yang sangat krusial mengingat tingginya mobilitas dan kompleksitas operasional di bandara serta pesawat udara. Dua profesi yang sering kali dianggap serupa tetapi sebenarnya memiliki perbedaan yang  signifikan. AVSEC (Aviation Security) memiliki tugas khusus dalam menjaga keselamatan penerbangan sesuai dengan regulasi penerbangan internasional. Security (Keamanan Umum) Security atau petugas keamanan umum adalah individu yang bertugas menjaga keamanan di berbagai lokasi seperti gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, kawasan industri, dan fasilitas umum lainnya.

Perbedaan antara AVSEC dan Satpam/Security, tanggung jawab masing-masing profesi, serta peran institusi pendidikan dalam membentuk tenaga profesional di bidang keamanan penerbangan. Salah satu institusi pendidikan yang berperan besar dalam mencetak tenaga ahli di bidang ini adalah Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan, yang dikenal sebagai kampus penerbangan terbaik di Bantul. Dengan pendekatan berbasis praktik dan teori, kampus ini berkontribusi dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan di dunia penerbangan, khususnya dalam aspek keamanan.

Perbedaan Pelatihan AVSEC dan Security

Proses pelatihan Avsec di Kampus STTKD Yogyakarta

Pelatihan AVSEC (Aviation Security)

Pelatihan yang ditempuh lebih spesifik dan berstandar internasional karena berhubungan langsung dengan keselamatan penerbangan. Beberapa hal yang membedakan pelatihan AVSEC adalah:

Mengikuti Regulasi ICAO & Kemenhub

Pelatihan ini mengacu pada standar International Civil Aviation Organization (ICAO) dan diatur oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Kemenhub RI).

Jenjang Sertifikasi Berjenjang

Pelatihan AVSEC memiliki beberapa jenjang sertifikasi, seperti:

  • Basic (Dasar): Materi dasar keamanan penerbangan, prosedur pemeriksaan penumpang, barang, dan bagasi.
  • Junior: Keamanan bandara tingkat menengah.
  • Senior: Tingkat lanjutan dengan tanggung jawab lebih besar dalam pengawasan dan investigasi keamanan penerbangan.
Materi Pelatihan
  • Pengenalan Regulasi Keamanan Penerbangan
  • Teknik Pemeriksaan Penumpang, Bagasi, dan Kargo
  • Deteksi Bahan Peledak & Barang Berbahaya
  • Penanganan Ancaman Keamanan & Terorisme
  • Penggunaan Peralatan Keamanan (X-ray, Detektor Logam, dll.)

Pelatihan Security (Keamanan Umum)

Pelatihan security lebih umum dan berfokus pada keamanan di berbagai tempat, seperti gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, dan kawasan industri.

Mengikuti Standar Kepolisian & Perusahaan

Security mendapatkan pelatihan berdasarkan standar yang ditetapkan oleh Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) dan perusahaan tempat mereka bekerja.

Jenjang Pelatihan Security

Security biasanya hanya menjalani pelatihan dasar tanpa jenjang khusus, namun bisa mendapatkan sertifikasi tambahan sesuai kebutuhan perusahaan.

Materi Pelatihan
  • Dasar-Dasar Keamanan & Pengamanan Aset
  • Teknik Patroli & Penjagaan Area
  • Penanganan Kejadian Darurat (Kebakaran, Pencurian, dll.)
  • Komunikasi & Penggunaan Peralatan Keamanan (HT, CCTV, dll.)
  • Pengendalian Massa & Teknik Bela Diri Dasar

Peran Institusi Pendidikan dalam Mempersiapkan Tenaga AVSEC Profesional

Karena kompleksitas tugas AVSEC, institusi pendidikan berperan besar dalam mencetak tenaga profesional yang siap bekerja di industri penerbangan. STTKD sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta yang menyediakan program pendidikan keamanan penerbangan. STTKD menyediakan pendidikan yang fokus pada manajemen penerbangan dan keamanan penerbangan: ;

  1. Jurusan Manajemen Penerbangan
    Jurusan ini membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam tentang regulasi keamanan penerbangan, manajemen risiko, dan prosedur keselamatan di bandara.
  2. Pelatihan AVSEC di Kampus
    Mahasiswa mendapatkan pelatihan dasar hingga lanjutan dalam bidang keamanan penerbangan yang sesuai dengan standar internasional.
  3. Simulasi dan Praktik Lapangan
    Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan menyediakan simulasi bandara yang memungkinkan mahasiswa mempraktikkan keterampilan pemeriksaan keamanan secara langsung.
  4. Kerja Sama dengan Industri Penerbangan
    Kampus ini menjalin kerja sama dengan maskapai dan otoritas bandara untuk memastikan lulusan memiliki peluang kerja yang luas di bidang keamanan penerbangan.
  5. Prospek Karier AVSEC
    Lulusan yang telah memperoleh sertifikasi AVSEC dapat bekerja di bandara domestik maupun internasional dengan jenjang karier yang menjanjikan.
  6. Kontribusi untuk Industri Penerbangan
    Dengan adanya tenaga AVSEC yang terlatih dengan baik, industri penerbangan dapat memastikan keselamatan penumpang dan operasional penerbangan yang lebih optimal.

STTKD yogyakarta sebagai penyelenggara Recurrent Basic Avsec PT. Angkasa Pura I -YIA

Meskipun kedua profesi ini memiliki kesamaan dalam menjaga keamanan, AVSEC memiliki peran lebih spesifik dalam bidang penerbangan dengan regulasi yang ketat dan pelatihan yang lebih mendalam. Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan sebagai kampus penerbangan terbaik di Bantul, berperan penting dalam mencetak tenaga profesional yang siap bekerja di industri penerbangan. Dengan pendidikan dan pelatihan yang tepat, sektor keamanan penerbangan dapat terus berkembang demi keselamatan dan kenyamanan penerbangan di seluruh dunia.

Baca juga : Ini Sekolah Keamanan Penerbangan yang Tersertifikasi DJPU

Pelantikan Wakil Ketua 2 dan Wakil Ketua 3 STTKD Yogyakarta Periode 2025-2029

Prosesi Pelantikan dan Makna Kepemimpinan Baru

Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan atau STTKD Yogyakarta menggelar acara pelantikan bagi pejabat struktural di lingkungan kampus. Pada hari Kamis, 6 Februari 2025, pukul 08.00 WIB, bertempat di halaman depan STTKD. Sertijab Wakil Ketua 2 dan Wakil Ketua 3 berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Jabatan Wakil Ketua 2 kini resmi diemban oleh Bapak Nur Makkie Perdana Kusuma, S.Kom., M.Kom., CHFI. Wakil Ketua 2 membidangi Administrasi Umum dan Personalia. Sementara itu, jabatan Wakil Ketua 3 yang menangani bidang Ketarunaan diserahkan kepada Bapak Heru Susanto, S.Pd.T., M.Eng.

Keduanya akan menjabat selama empat tahun ke depan, membawa visi baru bagi perkembangan kampus yang berada di Bantul, Yogyakarta ini. Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Citra Dirgantara yang di wakili oleh Sekretaris Yayasan yaitu Bapak M.R.Bramandhika, S.T. . Dalam pidatonya beliau menyampaikan harapannya agar pejabat baru dapat membawa inovasi serta meningkatkan kualitas layanan administrasi dan ketarunaan. Acara ini dihadiri oleh Ketua STTKD, Seluruh pejabat Struktural dan seluruh civitas akademika, termasuk dosen, staf, yang turut menyaksikan momen penting dalam perjalanan institusi ini.

STTKD Yogyakarta

Prosesi Sertijab dan Makna Kepemimpinan Baru – Bapak M.R.Bramandhika, S.T. menyematkan tanda jabatan kepada Bapak Nur Makkie Perdana Kusuma, S.Kom., M.Kom., CHFI. selaku Wakil Ketua 2 dan Bapak Heru Susanto, S.Pd.T., M.Eng. selaku Wakil Ketua 3.

STTKD Yogyakarta Menuju Masa Depan Gemilang

Sebagai perguruan tinggi yang mempunyai predikat akreditasi UNGGUL di program studi S1 Teknik Dirgantara. STTKD Yogyakarta terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan layanan akademik. Dengan dilantiknya pejabat baru, diharapkan kampus ini semakin berkembang dan mampu mencetak lulusan yang siap bersaing di industri kedirgantaraan nasional maupun internasional. Dalam empat tahun ke depan, berbagai program pengembangan akan menjadi fokus utama. Digitalisasi administrasi, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta penguatan program ketarunaan menjadi prioritas utama dalam kebijakan kepemimpinan baru. Selain itu, kolaborasi dengan industri penerbangan dan mitra global. Dengan kolaborasi ini diharapkan memberikan kesempatan terbaik bagi para taruna dalam mengembangkan karier mereka.

Dukungan dari seluruh elemen kampus menjadi kunci utama dalam mencapai visi ini. Dengan kerjasama dan komitmen bersama, STTKD Yogyakarta siap menghadapi tantangan masa depan dan terus menjadi institusi pendidikan unggulan di bidang teknologi kedirgantaraan. Momentum Sertijab ini menjadi awal bagi era kepemimpinan baru yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi kampus.

 

Baca Juga : Tingkatkan Mutu Pendidikan: 11 Dosen STTKD Tempuh Studi S3

Pentingnya PKL dan Magang – Persiapan Memasuki Dunia Kerja

Pentingnya PKL dan Magang, 155 Taruna-Taruni STTKD dikirim ke berbagai Instansi/Perusahaan Penerbangan

Pentingnya PKL dan Magang untuk persiapan para taruni/i memasuki dunia kerja. Di awal tahun 2025 ini Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) mengirim sebanyak 155 taruna dan taruni dari beberapa program studi untuk melaksanakan PKL dan Magang MSIB di sejumlah instansi/perusahaan penerbangan ternama di Indonesia. Program ini terbagi menjadi dua, yakni program PKL pada Prodi D3 Manajemen Transportasi (97 Taruna/i), D3 Aeronautika (16 Taruna/i),  D4 Manajemen Transportasi Udara (18 Taruna/i) dan program Magang  pada Prodi S1 Teknik Dirgantara (24 Taruna/i). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung di industri penerbangan serta membekali taruna dan taruni dengan keterampilan praktis yang relevan dengan dunia kerja.

 

Magang dan PKL

Tujuan atau Pentingnya PKL dan Magang bagi Taruna Taruni STTKD

PKL dan Magang tidak hanya menjadi bagian dari kurikulum akademik, tetapi juga menjadi langkah strategis bagi taruna dan taruni STTKD untuk mengenal lebih dalam dunia kerja di industri penerbangan.

  1. Meningkatkan Pemahaman Praktis
    Melalui magang, mahasiswa mendapatkan pemahaman praktis yang tidak bisa diperoleh hanya melalui teori di kelas.
  2. Mengenal Lingkungan Kerja
    Dengan terjun langsung ke industri penerbangan, mahasiswa dapat memahami dinamika dan tuntutan kerja di sektor ini.
  3. Membangun Jaringan Profesional
    Magang memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk menjalin relasi dengan para profesional di industri penerbangan.
  4. Meningkatkan Keterampilan Teknis
    Mahasiswa dapat mengasah keterampilan teknis sesuai dengan bidang studinya, seperti manajemen transportasi, teknik dirgantara, atau aeronautika.
  5. Persiapan Karier
    Dengan pengalaman yang diperoleh selama magang, mahasiswa lebih siap dalam menghadapi tantangan dunia kerja setelah lulus.

 Rincian Pelaksanaan PKL dan Magang

Program Magang dan PKL ini dirancang secara sistematis untuk memberikan pengalaman yang optimal bagi taruna taruni STTKD.

Periode Pelaksanaan

    1. Program PKL (Februari – Maret 2025) Prodi D3 Aeronautika, D3 Manajemen Transportasi dan D4 Manajemen Transportasi Udara.
    2. Program Magang MSIB (Februari – Agustus 2025) dengan minimal pelaksanaan 4 bulan dan maksimal 6 bulan
      Prodi S1 Teknik Dirgantara

Lokasi PKL dan Magang

Pelaksanaan program PKL Berlangsung pada bulan Februari – Maret 2025 dan program Magang MSIB berlangsung pada rentan antara bulan Februari – Agustus 2025 dengan minimal pelaksanaan 4 bulan dan maksimal 6 bulan. Beberapa perusahaan/Instansi penerbangan yang menjadi tempat Magang dan PKL antara lain sebagai berikut ;

  1. PT Angkasa Pura Indonesia
  2. PT Gapura Angkasa
  3. Unit Penyelenggara Bandar Udara
  4. PT Bandara Internasional Batam
  5. KSO HLP Pengelola Bandara Halim Perdanakusuma
  6. UPT PJK Bandara Abdulrachman Saleh
  7. PT Integrasi Aviasi Solusi – Kargo
  8. PT Dian Mega Kurnia Kargo
  9. PT Monang Sianipar Abadi (MSA) Kargo
  10. PT Citilink Indonesia
  11. PT Avia Citra Dirgantara
  12. Perum LPPNPI (Airnav Indonesia)
  13. Kantor Imigrasi
  14. Kantor Dinas Perhubungan
  15. Kokapura
  16. PT Batam Aero Technic
  17. PT Pelita Air Services
  18. PT Dirgantara Indonesia
  19. Fly Bali Indoaviasi
  20. FL Technics
  21. NAM Engineering

Magang dan PKL

Kegiatan Selama PKL dan Magang

Taruna Taruni akan terlibat dalam berbagai aktivitas sesuai dengan bidang keahlian mereka, seperti:

    • Pengelolaan operasional bandara
    • Manajemen lalu lintas udara
    • Teknik perawatan pesawat
    • Manajemen transportasi udara
    • Pelayanan penumpang dan kargo
    • Navigasi penerbangan
    • Keamanan penerbangan

Peran Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan dalam Suksesnya Program PKL dan Magang

Sebagai kampus penerbangan terbaik di Bantul, Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan menanamkan pentingnya Magang dan PKL  untuk mempersiapkan taruna taruni nya agar siap bersaing di dunia industri penerbangan .

Kurikulum Berbasis Praktik

Kurikulum di STTKD dirancang untuk memberikan keseimbangan antara teori dan praktik sehingga mahasiswa dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang dipelajari selama perkuliahan.

Dukungan dan Bimbingan Dosen

Selama magang, mahasiswa mendapatkan bimbingan dari dosen dan pembimbing industri yang memastikan mereka mendapatkan pengalaman terbaik.

Kerja Sama dengan Industri Penerbangan

STTKD menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan penerbangan untuk memastikan mahasiswa mendapatkan tempat magang yang sesuai dengan bidang studinya.

Persiapan Sebelum PKL dan Magang

Sebelum magang, mahasiswa dibekali dengan pelatihan dan pembekalan agar dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja yang sesungguhnya.

Evaluasi dan Sertifikasi

Setelah magang selesai, mahasiswa akan mendapatkan evaluasi kinerja dari perusahaan tempat magang serta sertifikat yang berguna untuk karier mereka di masa depan.

Peluang Karier Lebih Besar

Dengan pengalaman magang, mahasiswa STTKD memiliki peluang lebih besar untuk direkrut oleh perusahaan tempat mereka magang atau perusahaan penerbangan lainnya.

Dengan adanya program magang ini, STTKD semakin membuktikan diri sebagai kampus penerbangan terbaik di Bantul yang berkomitmen untuk mencetak lulusan yang siap terjun ke industri penerbangan. Keikutsertaan 155 taruna dan taruni dalam program ini merupakan langkah nyata dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional di bidang transportasi udara, aeronautika, dan teknik dirgantara. Diharapkan, melalui pengalaman ini, mereka dapat lebih siap menghadapi dunia kerja serta berkontribusi dalam kemajuan industri penerbangan di Indonesia dan dunia.

 

Baca Juga : Alumni Sukses di Dunia Profesional – Dari Kelas ke Karie