Semangat Kartini di Kampus Penerbangan: Dosen dan Karyawan STTKD Tampil Anggun dengan Busana Adat Nusantara

Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari Selasa, 21 April 2026, seluruh dosen dan karyawan STTKD turut memeriahkan momen bersejarah ini dengan mengenakan berbagai macam pakaian adat dari seluruh penjuru Nusantara. Suasana kampus penerbangan ini tampak berbeda dari biasanya, penuh warna, budaya, dan semangat kebangsaan yang kental. Sejak pagi hari, lingkungan kampus sudah dipenuhi dengan nuansa tradisional. Para dosen dan karyawan hadir dengan busana adat seperti kebaya, beskap, ulos, hingga pakaian khas daerah lainnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini, tetapi juga sebagai upaya melestarikan budaya bangsa di lingkungan sekolah penerbangan yang modern.

Semangat Kartini di Kampus Penerbangan-Dosen dan Karyawan STTKD Tampil Anggun dengan Busana Adat Nusantara 3

Sebagai salah satu kampus penerbangan jogja yang terus berkembang. STTKD menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya tetap dapat berjalan beriringan dengan kemajuan teknologi dan pendidikan. Momen Hari Kartini ini menjadi refleksi penting bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam dunia pendidikan, termasuk di sektor penerbangan. Kegiatan ini juga menjadi ajang kebersamaan antar civitas akademika. Tidak hanya sekadar mengenakan pakaian adat, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia. Hal ini menjadi nilai tambah bagi sekolah pramugari maupun program studi lainnya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkarakter.

Semangat Kartini di Kampus Penerbangan-Dosen dan Karyawan STTKD Tampil Anggun dengan Busana Adat Nusantara 3

Sebagai sekolah penerbangan terbaik, STTKD tidak hanya berfokus pada kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan budaya kepada seluruh elemen kampus. Peringatan Hari Kartini ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi nilai tersebut. Melalui kegiatan ini, STTKD kembali menegaskan posisinya sebagai sekolah penerbangan terbaik jogja yang tidak hanya unggul dalam bidang pendidikan penerbangan, tetapi juga dalam membangun karakter dan identitas bangsa.

Semangat Kartini di Kampus Penerbangan-Dosen dan Karyawan STTKD Tampil Anggun dengan Busana Adat Nusantara 3

Semangat Kartini yang menginspirasi diharapkan dapat terus hidup dalam setiap langkah civitas akademika STTKD, khususnya dalam mencetak generasi unggul di dunia kampus penerbangan yang berdaya saing global namun tetap berakar pada budaya Indonesia. Manfaat dari kegiatan ini sangat terasa, terutama dalam menumbuhkan rasa nasionalisme dan kebanggaan terhadap keberagaman budaya Indonesia. Dengan mengenakan pakaian adat, seluruh dosen dan karyawan secara tidak langsung belajar mengenal serta menghargai kekayaan budaya Nusantara. Hal ini menjadi penting dalam membangun karakter civitas akademika di sekolah penerbangan yang tidak hanya profesional, tetapi juga berwawasan kebangsaan.

Semangat Kartini di Kampus Penerbangan-Dosen dan Karyawan STTKD Tampil Anggun dengan Busana Adat Nusantara 3

Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif dalam meningkatkan kebersamaan dan kekompakan antar pegawai. Suasana kerja yang lebih hangat dan penuh keakraban mampu meningkatkan semangat kerja serta produktivitas. Bagi kampus penerbangan jogja seperti STTKD, kegiatan sederhana namun bermakna seperti ini menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, inspiratif, dan berbudaya.

Seleksi Hari Ketiga, GMF AeroAsia Laksanakan Wawancara Daring Calon Senior Aircraft Technician

Bantul, Yogyakarta — Memasuki hari ketiga pelaksanaan rekrutmen Senior Aircraft Technician, Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta kembali melanjutkan rangkaian seleksi bersama GMF AeroAsia. Setelah pada hari sebelumnya peserta menjalani tahapan psikotes, proses seleksi pada hari ketiga difokuskan pada sesi wawancara lanjutan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom. Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh 20 peserta yang telah berhasil melewati tahapan sebelumnya. Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan, peserta dibagi ke dalam empat sesi, dengan masing-masing sesi terdiri dari lima peserta. Setiap sesi berlangsung selama 45 menit, sehingga seluruh rangkaian wawancara dapat berjalan secara terstruktur dan optimal.

Dalam sesi wawancara ini, pihak rekruter dari GMF AeroAsia menggali lebih dalam terkait kompetensi teknis, pengalaman, serta kesiapan peserta dalam menghadapi tantangan di industri maintenance, repair, and overhaul (MRO). Selain itu, aspek komunikasi, pemecahan masalah, serta kesesuaian sikap dan profesionalisme juga menjadi perhatian utama dalam proses penilaian. Meskipun dilaksanakan secara daring, kegiatan wawancara berlangsung dengan lancar dan kondusif. Para peserta terlihat antusias dan mampu mengikuti setiap sesi dengan baik, didukung oleh kesiapan teknis serta koordinasi yang matang dari panitia. Pembagian sesi yang terjadwal rapi turut membantu menjaga ketertiban serta memberikan kesempatan yang adil bagi setiap peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Panitia dari STTKD Yogyakarta kembali berperan aktif dalam memastikan kelancaran kegiatan, mulai dari pengaturan jadwal, pendampingan teknis selama sesi Zoom, hingga koordinasi intensif dengan pihak rekruter. Dukungan ini menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan seleksi, meskipun dilakukan secara virtual. Dengan berakhirnya tahapan wawancara pada hari ketiga ini, rangkaian proses rekrutmen Senior Aircraft Technician bersama GMF AeroAsia secara keseluruhan telah memasuki tahap akhir. Seleksi yang berlangsung selama tiga hari ini menunjukkan komitmen kedua pihak dalam menjaring kandidat terbaik yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan karakter yang sesuai dengan kebutuhan industri penerbangan.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara STTKD Yogyakarta dan GMF AeroAsia, diharapkan akan terus tercipta peluang bagi lulusan untuk dapat berkarier di industri aviasi. Sinergi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Perkuat Seleksi SDM Aviasi, STTKD dan GMF Gelar Psikotes Hari Kedua

Bantul, Yogyakarta — Memasuki hari kedua pelaksanaan rekrutmen Senior Aircraft Technician, Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta kembali melanjutkan rangkaian seleksi bersama GMF AeroAsia. Setelah pada hari pertama peserta menjalani tahapan wawancara dan tes kemampuan bahasa Inggris, proses seleksi pada hari kedua difokuskan pada pelaksanaan psikotes sebagai bagian dari penilaian lanjutan.

Kegiatan dilaksanakan di ruang B6 kampus STTKD Yogyakarta dengan diikuti oleh 20 peserta yang sebelumnya telah dinyatakan lolos tahap awal. Berbeda dengan pelaksanaan hari pertama yang dibagi ke dalam dua sesi, pada hari kedua ini seluruh peserta mengikuti psikotes dalam satu sesi penuh. Sejak pagi hari, peserta telah hadir dan mempersiapkan diri untuk mengikuti rangkaian tes dengan serius dan penuh konsentrasi. Pelaksanaan psikotes berlangsung secara tertib dan kondusif. Peserta tampak fokus mengerjakan setiap bagian tes yang diberikan, mulai dari aspek kemampuan logika, ketelitian, hingga pengukuran karakter dan kepribadian. Suasana ruang ujian yang tenang turut mendukung peserta dalam menyelesaikan setiap tahapan dengan optimal.

Psikotes merupakan salah satu tahapan krusial dalam proses rekrutmen di industri penerbangan. Melalui tes ini, pihak rekruter dari GMF AeroAsia dapat mengevaluasi berbagai aspek non-teknis yang tidak kalah penting, seperti stabilitas emosi, kemampuan berpikir analitis, daya tahan terhadap tekanan, serta kecocokan karakter dengan budaya kerja industri maintenance, repair, and overhaul (MRO).

Hal ini menjadi penting mengingat posisi Senior Aircraft Technician menuntut tingkat ketelitian dan tanggung jawab yang tinggi dalam memastikan keselamatan operasional penerbangan. Selama kegiatan berlangsung, panitia dari STTKD Yogyakarta turut berperan aktif dalam memastikan kelancaran jalannya seleksi. Berbagai aspek teknis, mulai dari kesiapan ruangan, fasilitas pendukung, hingga koordinasi dengan pihak rekruter, telah dipersiapkan dengan baik. Dengan dukungan tersebut, seluruh rangkaian psikotes dapat berjalan sesuai dengan rencana tanpa kendala yang berarti.

Pelaksanaan hari kedua ini semakin memperkuat peran Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif menjembatani lulusannya dengan kebutuhan industri. Kolaborasi berkelanjutan dengan GMF AeroAsia menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Melalui rangkaian seleksi yang komprehensif ini, diharapkan dapat terjaring kandidat-kandidat terbaik yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan karakter yang sesuai dengan tuntutan industri penerbangan. Ke depan, kerja sama ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan kontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Rekrutmen Senior Aircraft Technician, Sinergi STTKD dan GMF AeroAsia

Bantul, Yogyakarta — Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Selain itu, STTKD juga aktif menyalurkan lulusan terbaik ke industri penerbangan global. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan rekrutmen Senior Aircraft Technician bersama GMF AeroAsia. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan industri.

Pada hari pertama, kegiatan diisi dengan rangkaian seleksi untuk posisi Senior Aircraft Technician. Peserta terdiri dari taruna dan lulusan STTKD yang telah lolos tahap administrasi. Selain itu, seluruh peserta hadir sejak pagi di Laboratorium Bahasa SLC. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Sejak awal, peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka siap mengikuti proses seleksi secara profesional. Untuk menjaga kelancaran kegiatan, proses seleksi dibagi menjadi dua sesi. Pertama, sesi awal diikuti oleh 22 peserta. Kemudian, sesi kedua diikuti oleh 15 peserta. Pembagian ini dilakukan agar proses seleksi lebih efektif. Selain itu, pihak rekruter GMF AeroAsia dapat melakukan penilaian dengan lebih fokus pada setiap peserta.

Sinergi STTKD dan GMF AeroAsia, Rekrutmen Teknisi Pesawat Tahap 1 Resmi Dimulai

Selanjutnya, peserta mengikuti tahapan  interview yang dilakukan langsung oleh pihak GMF AeroAsia. Selain wawancara, peserta juga menjalani English Test. Tes bahasa Inggris ini menjadi bagian penting dalam seleksi. Hal ini karena industri penerbangan membutuhkan kemampuan komunikasi internasional yang baik. Oleh karena itu, aspek ini menjadi salah satu penilaian utama. Selama kegiatan berlangsung, seluruh proses berjalan tertib dan lancar. Meskipun demikian, terdapat penggunaan fasilitas kampus yang perlu penyesuaian. Namun demikian, hal tersebut dapat diantisipasi dengan baik. Sebelumnya, pihak kampus melalui Humas dan Kerjasama telah menyampaikan pemberitahuan kepada civitas akademika. Dengan demikian, kegiatan dapat berjalan tanpa hambatan berarti.

Melalui rekrutmen ini, STTKD Yogyakarta memperkuat perannya sebagai jembatan antara pendidikan dan industri. Selain itu, kegiatan ini membuka peluang lebih luas bagi lulusan untuk berkarier di dunia kerja. Ke depan, diharapkan kolaborasi antara STTKD dan GMF AeroAsia dapat terus berlanjut. Dengan begitu, semakin banyak lulusan yang dapat bergabung di industri maintenance, repair, and overhaul (MRO). Pada akhirnya, hal ini juga memperkuat daya saing sumber daya manusia Indonesia di tingkat global.

Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan: Halalbihalal Keluarga Besar STTKD Yogyakarta

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa kental dalam kegiatan Halalbihalal Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta yang diikuti oleh seluruh pegawai dan perwakilan beberapa Taruna. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar STTKD, mulai dari pegawai Yayasan Citra Dirgantara, pegawai STTKD, pegawai Training Center (TC), hingga para dosen. Acara yang berlangsung dengan penuh khidmat ini diawali dengan pembukaan oleh MC, Sdr. Fahmi Rozaki, STr.,Tra, yang memandu jalannya kegiatan dengan tertib dan penuh semangat. Suasana religius semakin terasa saat pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Sdr. Ismail Rafi Sidiq, yang memberikan ketenangan dan keberkahan bagi seluruh peserta yang hadir.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua STTKD, Bapak Dr. Erwhin Irmawan, S.Si., M.Cs. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan sinergi antar seluruh elemen kampus demi kemajuan institusi. Hal ini sejalan dengan visi STTKD sebagai sekolah penerbangan terbaik yang terus berkomitmen mencetak lulusan unggul di bidang dirgantara. Kegiatan ini juga mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat, yang ditandai dengan sambutan dari Lurah Bangunharjo, Bapak Nur Hidayat, S.Ag., M.Si. Beliau mengapresiasi peran STTKD sebagai sekolah penerbangan yang turut berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya dalam mencetak tenaga profesional seperti Staff maskapai dan Staff bandara.

Memasuki inti acara, pembacaan ikrar Halalbihalal oleh Bapak Solekhan, S.Pd.I., M.Pd. menjadi momen refleksi bersama. Ikrar tersebut mengajak seluruh peserta untuk saling memaafkan, mempererat ukhuwah, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan kerja. Acara dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Bapak Eki Firdaus, S.Farm., M.Sc., Apt. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh keluarga besar STTKD untuk senantiasa menjaga keikhlasan dalam bekerja dan menjadikan setiap aktivitas sebagai bentuk ibadah. Doa bersama pun dipanjatkan untuk kemajuan STTKD agar terus berkembang sebagai institusi pendidikan unggulan, termasuk dalam mencetak lulusan dari sekolah pramugari dan tenaga profesional di bidang Staff Airline.

Kehadiran sejumlah tamu undangan turut menambah kehormatan dalam kegiatan ini, di antaranya Kapolsek Sewon, Danramil Sewon, Pembina Yayasan Citra Dirgantara, serta Direktur TC. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap eksistensi dan perkembangan STTKD sebagai institusi pendidikan yang berperan strategis dalam dunia penerbangan. Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah berupa saling bersalaman dan makan bersama. Momen ini menjadi simbol kebersamaan yang hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus memperkuat hubungan antar seluruh elemen. Halalbihalal ini diharapkan mampu menjadi energi positif bagi seluruh civitas akademika untuk terus berkarya dan membawa STTKD menuju masa depan yang lebih gemilang.

STTKD Yogyakarta Pererat Kebersamaan Lewat Buka Puasa Bersama Anak Panti YAKETUNIS

YOGYAKARTA – Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta menggelar kegiatan buka puasa bersama pada Kamis, 5 Maret 2026. Kegiatan ini melibatkan keluarga besar kampus dan anak-anak dari Panti Asuhan YAKETUNIS. Acara tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan. Kegiatan mengusung tema “Indahnya Kebersamaan di Bulan Ramadhan Meraih Takwa.” Acara berlangsung di Ruang Kuliah Umum (RKU) STTKD Yogyakarta. Sekitar 30 anak dari Panti Asuhan YAKETUNIS hadir dalam kegiatan tersebut. Civitas akademika STTKD juga turut berpartisipasi dalam acara ini.

STTKD Yogyakarta Pererat Kebersamaan Lewat Buka Puasa Bersama Anak Panti YAKETUNIS

Ketua STTKD Yogyakarta, Dr. Erwin Irmawan, S.Si., M.Cs., menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna penting. Menurutnya, buka puasa bersama bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat. Ia menambahkan bahwa kehadiran anak-anak panti memberikan suasana yang berbeda. Momen Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk menumbuhkan kepedulian sosial. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh peserta. “Kegiatan ini bukan hanya tentang berbuka puasa bersama. Ini adalah bentuk kepedulian sosial STTKD kepada masyarakat. Kami berharap kebersamaan ini membawa manfaat bagi semua,” ujar Dr. Erwin Irmawan.

STTKD Yogyakarta Pererat Kebersamaan Lewat Buka Puasa Bersama Anak Panti YAKETUNIS

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Para peserta kemudian mengikuti tausiyah menjelang waktu berbuka puasa. Tausiyah disampaikan oleh Talkis Nurdianto, Lc., MA., Ph.D. Dalam ceramahnya, ia mengajak peserta memaknai Ramadhan dengan lebih mendalam. Ramadhan adalah momentum untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia juga mengingatkan pentingnya memperkuat solidaritas sosial. Menurutnya, kepedulian terhadap sesama harus terus ditanamkan. Nilai tersebut penting dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, lingkungan pendidikan memiliki peran besar dalam menanamkan nilai kepedulian. Kampus tidak hanya menjadi tempat belajar akademik. Kampus juga menjadi ruang untuk membangun karakter dan empati sosial.

STTKD Yogyakarta Pererat Kebersamaan Lewat Buka Puasa Bersama Anak Panti YAKETUNIS

Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta mengikuti doa bersama. Suasana kebersamaan semakin terasa saat waktu berbuka tiba. Para peserta menikmati hidangan berbuka dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kebersamaan antara civitas akademika STTKD dan anak-anak YAKETUNIS mencerminkan semangat Ramadhan. Nilai kebersamaan dan kepedulian terlihat jelas dalam kegiatan tersebut. Melalui kegiatan ini, STTKD berharap dapat terus membangun lingkungan kampus yang peduli terhadap masyarakat. Kampus juga ingin menciptakan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik. Kepedulian sosial juga menjadi nilai penting yang terus dikembangkan. Kegiatan buka puasa bersama ini menjadi pengingat tentang makna Ramadhan. Ramadhan bukan hanya tentang ibadah pribadi. Bulan ini juga menjadi kesempatan untuk berbagi dan mempererat persaudaraan.

Baca juga : Taruna STTKD Kembali Raih Medali Emas Olimpiade Sains Tingkat Nasional

STTKD Yogyakarta Terima Kunjungan Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago Tinjau Fasilitas Kedirgantaraan

Kampus Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta kembali mencatatkan momentum bersejarah dengan menerima kunjungan kehormatan dari Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago. Kunjungan yang berlangsung pada Rabu, 4 Maret 2026 pukul 12.00 hingga 14.00 WIB tersebut menjadi momen penting yang memperlihatkan sinergi antara dunia pendidikan dirgantara dengan pemangku kebijakan strategis nasional. Kehadiran tokoh nasional ini sekaligus menegaskan posisi STTKD sebagai salah satu sekolah penerbangan yang terus berkembang dan berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia unggul di sektor aviasi.

Kunjungan Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Jamari Chaniago ke STTKD Yogyakarta

Rombongan Menko Polkam tiba di kampus STTKD dengan penyambutan yang penuh khidmat dan semangat kebanggaan dari para taruna. Barisan jajar kehormatan serta penampilan drumcorp taruna STTKD mengiringi kedatangan rombongan, menciptakan suasana yang megah sekaligus menggambarkan disiplin dan karakter kepemimpinan yang ditanamkan di lingkungan kampus. Penyambutan ini menjadi simbol penghormatan sekaligus kebanggaan bagi institusi pendidikan yang dikenal sebagai salah satu sekolah penerbangan terbaik di Indonesia.

Setelah prosesi penyambutan, rombongan Menko Polkam bersama jajaran pimpinan STTKD melaksanakan Sholat Dhuhur berjamaah di Masjid AT Tien Kurniadi STTKD. Momen spiritual ini menjadi refleksi bahwa nilai-nilai religiusitas dan integritas tetap menjadi fondasi dalam membangun generasi profesional di dunia penerbangan, baik sebagai calon Staff maskapai, Staff bandara, maupun profesi strategis lainnya dalam industri aviasi.

Usai melaksanakan ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan campus tour untuk memperkenalkan berbagai fasilitas pendidikan dan praktik yang dimiliki STTKD. Perjalanan dimulai dari Hanggar 2, di mana rombongan diperkenalkan dengan fasilitas helikopter BO 105 dan pesawat Cessna 402 yang digunakan sebagai sarana pembelajaran praktikum bagi para taruna. Fasilitas tersebut menjadi bukti keseriusan STTKD dalam menghadirkan pendidikan berbasis praktik yang relevan dengan kebutuhan industri penerbangan.

Kunjungan kemudian berlanjut ke area pembelajaran teknik di mana rombongan melihat secara langsung mesin legendaris Boeing  yang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran teknologi dirgantara. Rombongan juga diajak melihat ruang tools yang berisi berbagai peralatan teknis yang digunakan dalam praktik perawatan pesawat. Lingkungan pembelajaran ini menjadi laboratorium nyata bagi Taruna untuk mempersiapkan diri menjadi tenaga profesional di bidang Staff Airline maupun teknisi penerbangan yang kompeten.

Perjalanan campus tour kemudian ditutup dengan kunjungan ke pesawat Boeing 737-200 yang menjadi salah satu ikon fasilitas pembelajaran STTKD. Di lokasi ini, rombongan mendapatkan penjelasan mengenai fungsi pesawat sebagai media pembelajaran sistem pesawat secara komprehensif. Fasilitas tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh taruna teknik penerbangan, tetapi juga menjadi sumber pembelajaran bagi taruna dari program lain termasuk yang menempuh pendidikan di sekolah pramugari dalam memahami operasional pesawat secara langsung.

Kegiatan kunjungan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan STTKD, di antaranya Pembina Yayasan Citra Dirgantara beserta jajaran, Ketua Senat STTKD, serta Ketua STTKD Dr Erwhin Irmawan, S.Si., M.Cs., bersama para wakil ketua dan pejabat struktural lainnya. Sementara dari pihak Kemenko Polhukam turut hadir sejumlah pejabat penting, di antaranya Letjen TNI Moch Hasan selaku Sesmenko Polkam, Mayjen TNI (Purn) Heri Wiranto sebagai Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri, Irjen Pol Desman Tarigan sebagai Plt Deputi IV Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Marsda TNI Eko Doni sebagai Deputi V Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi, serta Mayjen TNI (Purn) Syafnil Armen sebagai Staf Khusus Menko Polhukam Bidang Intelijen.

Kunjungan Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Jamari Chaniago ke STTKD Yogyakarta

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh rombongan melaksanakan sesi foto bersama di area pesawat Boeing 737-200 sebagai simbol kebersamaan dan dukungan terhadap kemajuan pendidikan dirgantara nasional. Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat peran STTKD sebagai institusi pendidikan penerbangan yang tidak hanya mencetak lulusan profesional, tetapi juga berkontribusi dalam membangun masa depan industri aviasi Indonesia melalui pendidikan berkualitas, inovasi teknologi, dan pembentukan karakter generasi penerbang bangsa.

Baca Juga : Taruna STTKD Kembali Raih Prestasi Nasional

Cahaya Silaturahmi dalam Harmoni Iman: Kisah Hangat Buka Puasa Alumni STTKD bertajuk MELODI 2026

Kegiatan Buka Puasa Alumni yang diselenggarakan oleh keluarga besar STTKD Yogyakarta berlangsung penuh kehangatan dan makna spiritual. Mengusung tema MELODI 2026 “Merajut Erat Tali Silaturahmi Dengan Iman”, acara ini menjadi momentum yang tidak hanya mempertemukan kembali para alumni lintas angkatan, tetapi juga memperkuat ukhuwah dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah. Nuansa kebersamaan terasa sejak awal kegiatan, ketika para alumni saling menyapa dan mengenang perjalanan mereka saat menempuh pendidikan di dunia sekolah penerbangan.

Acara yang dilaksanakan pada Sabtu, 28 Februari 2026 ini bertempat di Pakons Prime Hotel Tangerang, dimulai pukul 16.30 hingga 22.00 WIB. Sebanyak 79 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari berbagai angkatan yang menunjukkan bahwa hubungan kekeluargaan di antara alumni tetap terjaga dengan baik. Pertemuan ini menjadi bukti bahwa semangat yang dibangun sejak masa pendidikan di salah satu sekolah penerbangan terbaik terus hidup hingga kini.

Kisah Hangat Buka Puasa Alumni STTKD bertajuk MELODI 2026

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Panitia, Muhamad Erich Nor Fauzi, alumni Program Studi D4 MTU Kelas Charlie angkatan 2020. Dengan penuh dedikasi, ia bersama tim panitia berhasil menghadirkan acara yang hangat, tertata, dan penuh makna. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar buka puasa bersama, tetapi juga sarana mempererat hubungan profesional di antara alumni yang kini telah berkarier sebagai Staff maskapai, Staff bandara, maupun berbagai sektor industri penerbangan lainnya.

Kehadiran alumni dari angkatan 1999 hingga 2001 turut memberikan warna tersendiri dalam acara ini. Para senior menjadi sumber inspirasi bagi generasi yang lebih muda, karena pengalaman dan perjalanan karier mereka di industri aviasi sangat berharga untuk dibagikan. Banyak di antara mereka yang telah berkiprah dalam dunia penerbangan nasional maupun internasional sebagai Staff Airline dan profesional di bidang operasional penerbangan.

Suasana semakin khidmat ketika menjelang waktu berbuka puasa. Para alumni bersama-sama berdoa, memohon keberkahan dan keselamatan dalam perjalanan hidup serta karier masing-masing. Nilai-nilai kebersamaan yang dulu tumbuh di lingkungan pendidikan, termasuk semangat disiplin dari dunia sekolah pramugari dan bidang aviasi lainnya, kembali terasa dalam momen penuh makna tersebut.

Selain berbuka puasa bersama, acara ini juga diisi dengan sesi penghargaan berupa pemberian cinderamata kepada para senior alumni yang telah memberikan kontribusi dan inspirasi bagi keluarga besar alumni. Penerima cinderamata pada kesempatan ini adalah Abdul Mandola (2001), Syamsul Junaedi (2008), Ismoro (1999), dan Hanif Mustafa (2010). Pemberian penghargaan ini menjadi simbol penghormatan kepada para alumni yang telah lebih dahulu berkiprah dan membawa nama baik almamater.

Kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi cerita perjalanan karier, pengalaman di industri penerbangan, hingga peluang kolaborasi di masa depan. Banyak alumni yang kini berperan penting dalam operasional bandara, maskapai, maupun sektor pendidikan aviasi yang terus berkembang. Hal ini menunjukkan bahwa jaringan alumni dari dunia sekolah penerbangan memiliki potensi besar dalam membangun sinergi profesional sekaligus memperkuat hubungan persaudaraan.

Akhirnya, MELODI 2026 bukan sekadar acara buka puasa bersama, tetapi menjadi simbol persatuan hati dalam bingkai iman dan silaturahmi. Dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah, para alumni kembali diingatkan bahwa perjalanan hidup dan karier yang mereka jalani tidak terlepas dari nilai-nilai kebersamaan yang telah dibangun sejak masa pendidikan. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung di masa mendatang, menjadi jembatan yang menguatkan ukhuwah serta menginspirasi generasi baru di dunia penerbangan.

 

Baca juga : STTKD Kuatkan Ukhuwah Ramadhan: Buka Bersama Taruna di Masjid At-Tien Kurniadi

STTKD Kuatkan Ukhuwah Ramadhan: Buka Bersama Taruna di Masjid At-Tien Kurniadi

egiatan buka bersama yang dilaksanakan oleh para taruna dari Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) menjadi salah satu momen penuh makna selama bulan suci Ramadhan. Acara ini diselenggarakan di Masjid At-Tien Kurniadi sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di antara para taruna, dosen, dan civitas akademika. Dalam suasana yang khidmat, kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda kebersamaan. Agenda rutin ini dilaksanakan sebagai wadah pembinaan karakter dan spiritualitas bagi generasi muda yang menempuh pendidikan di bidang kedirgantaraan.

Sebagai bagian dari lingkungan sekolah penerbangan, kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada keilmuan teknis dan profesional. Dalam dunia pendidikan juga harus menekankan pembentukan akhlak dan nilai-nilai keislaman. Ramadhan menjadi momentum tepat untuk menumbuhkan rasa syukur, kebersamaan, serta kepedulian terhadap sesama di antara para taruna yang kelak akan berkontribusi dalam dunia penerbangan nasional.

Dalam sambutan yang disampaikan pada kegiatan tersebut, ditekankan bahwa lembaga pendidikan kedirgantaraan tidak hanya menyiapkan lulusan yang kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan moral yang kuat. Hal ini sejalan dengan visi kampus sebagai sekolah penerbangan terbaik yang mampu mencetak sumber daya manusia unggul dan berakhlak mulia. Acara buka bersama diawali dengan kajian singkat yang mengangkat tema tentang pentingnya disiplin, amanah, dan kerja sama dalam kehidupan, baik dalam ibadah maupun dalam profesi di masa depan. Nilai-nilai ini sangat relevan bagi para taruna yang nantinya akan berperan sebagai Staff maskapai yang profesional dan bertanggung jawab dalam industri penerbangan.

Buka Bersama Taruna di Masjid At-Tien Kurniadi STTKD

Setelah kajian, para peserta melaksanakan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa. Suasana kebersamaan begitu terasa ketika seluruh peserta duduk bersama menikmati hidangan sederhana yang telah disiapkan. Momen ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan rasa syukur merupakan bagian penting dari perjalanan hidup, termasuk bagi mereka yang kelak akan berkarier sebagai Staff bandara yang melayani masyarakat luas. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antartaruna dari berbagai program studi di bidang kedirgantaraan. Baik yang menempuh pendidikan di bidang teknik maupun pelayanan penerbangan, seperti program yang dikenal luas sebagai sekolah pramugari, semuanya berkumpul dalam satu tujuan yaitu memperkuat nilai kebersamaan dan spiritualitas di bulan Ramadhan.

Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa profesi di dunia penerbangan membutuhkan karakter yang kuat, disiplin tinggi, dan sikap melayani dengan hati. Hal tersebut sangat penting bagi para calon Staff Airline yang nantinya akan menjadi garda depan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang. Melalui kegiatan buka bersama di Masjid At-Tien Kurniadi ini, para taruna tidak hanya mendapatkan pengalaman spiritual yang mendalam. Kegiatan ini diharapan  juga memperkuat identitas mereka sebagai generasi penerus di dunia penerbangan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Semangat kebersamaan yang terbangun di bulan Ramadhan diharapkan terus menjadi inspirasi dalam perjalanan akademik maupun profesional mereka di masa depan.

 

Baca juga : Taruna STTKD Kembali Raih Medali Emas Olimpiade Sains Tingkat Nasional

STTKD Mencetak Lulusan Profesional Melalui Sarana Pembelajaran Pesawat Nyata

STTKD terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik melalui fasilitas belajar yang lengkap dan representatif. Sebagai sekolah penerbangan yang fokus pada kesiapan lulusan menghadapi dunia industri. STTKD menyediakan sarana nyata agar taruna memahami sistem penerbangan secara langsung, bukan hanya dari ruang kelas. Pesawat Cessna 150 menjadi fasilitas pembelajaran dasar yang penting untuk mengenal struktur dan sistem pesawat ringan. Melalui pesawat ini, para taruna dibekali pemahaman awal tentang prinsip penerbangan, keselamatan, serta pengenalan komponen pesawat yang menjadi fondasi utama dunia aviasi.

Di bidang teknik pesawat udara, tersedia Engine JT8D Cut Way yang memungkinkan para taruna melihat langsung susunan dan alur kerja mesin jet. Fasilitas ini memudahkan pemahaman sistem mesin pesawat secara detail dan aplikatif, sesuai standar industri penerbangan. Selain itu, Engine Mic 15 dan Auxiliary Power Unit (APU) Unit menjadi sarana penting dalam pembelajaran sistem pendukung pesawat. Para taruna dapat memahami fungsi mesin bantu, sistem kelistrikan, serta peran vital APU dalam operasional pesawat, baik di darat maupun saat persiapan terbang.

Untuk pembelajaran yang lebih lanjut, STTKD memiliki Pesawat Cessna 402 B bermesin ganda. Fasilitas ini memberikan pengalaman mempelajari sistem pesawat yang lebih kompleks dan menyeluruh. Taruna  diharapkan mampu memahami karakteristik pesawat komersial yang banyak digunakan oleh Staff maskapai.  STTKD juga dilengkapi dengan Pesawat Helikopter BO.105 yang memperkaya wawasan pembelajaran penerbangan sayap putar. Melalui helikopter ini, para taruna mempelajari sistem rotor, transmisi, dan karakteristik operasional helikopter yang banyak beroperasi di lingkungan Staff bandara modern.

STTKD Mencetak Lulusan Profesional Melalui Sarana Pembelajaran Pesawat Nyata 1

STTKD juga memiliki Engine Boeing JT8D-17 dan Propeller sebagai media praktik lanjutan. Fasilitas ini mendukung penguasaan kompetensi teknis mesin pesawat dan sistem baling-baling, sehingga taruna memiliki kesiapan kerja yang kuat di berbagai bidang aviasi, termasuk sekolah pramugari dan teknisi pendukung penerbangan. Keunggulan fasilitas belajar STTKD semakin lengkap dengan hadirnya Pesawat Boeing 737-200 sebagai media pembelajaran pesawat komersial. Dengan dukungan seluruh sarana tersebut, STTKD menegaskan diri sebagai sekolah penerbangan terbaik yang serius menyiapkan lulusan profesional dan berdaya saing global, siap berkarier sebagai Staff Airline di industri penerbangan.