FL Technics Indonesia Gelar Walk-In Interview di STTKD Yogyakarta, Perkuat Peluang Karier Lulusan di Industri MRO Penerbangan

YOGYAKARTA – Komitmen Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta dalam menghadirkan peluang kerja bagi mahasiswa dan alumni kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Walk-In Interview FL Technics Indonesia yang dilaksanakan pada Senin, 13 Juli 2026 di Kampus STTKD Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara dunia pendidikan tinggi dengan industri penerbangan dalam menciptakan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. Sebagai kampus penerbangan yang terus memperluas jejaring industri. Sebagai kampus penerbangan terbaik, STTKD menghadirkan kesempatan emas bagi para calon tenaga profesional untuk langsung mengikuti proses rekrutmen dari perusahaan Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) bertaraf internasional.

Pada kesempatan tersebut, FL Technics Indonesia membuka kesempatan karier untuk beberapa posisi strategis, yaitu Mechanic B1, Mechanic B2, dan Mechanic Helper. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, di mana mahasiswa tingkat akhir maupun alumni STTKD hadir dengan persiapan terbaik untuk mengikuti tahapan seleksi. Walk-in interview ini memberikan pengalaman nyata kepada peserta mengenai proses rekrutmen profesional sekaligus menjadi jembatan menuju karier di industri aviasi yang terus berkembang.

Kegiatan diawali dengan sesi pengarahan dari perwakilan FL Technics Indonesia yang menjelaskan profil perusahaan, budaya kerja, jenjang karier, serta kompetensi yang dibutuhkan di dunia perawatan pesawat udara. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdialog langsung dengan tim rekrutmen sehingga memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai peluang bekerja di perusahaan MRO internasional. Hal ini menjadi nilai tambah bagi mahasiswa STTKD yang selama ini dibekali kompetensi akademik dan praktik sesuai kebutuhan industri.

Sebagai sekolah penerbangan yang mengedepankan konsep link and match antara pendidikan dan dunia industri, STTKD Yogyakarta secara konsisten menghadirkan berbagai program rekrutmen langsung di lingkungan kampus. Melalui kerja sama dengan berbagai maskapai, perusahaan MRO, operator bandara, hingga perusahaan jasa penerbangan lainnya, mahasiswa memiliki akses yang lebih luas terhadap peluang kerja bahkan sebelum mereka menyelesaikan masa studi. Strategi ini menjadi salah satu keunggulan STTKD dalam mencetak lulusan yang adaptif, profesional, dan siap kerja.

Kepercayaan perusahaan-perusahaan nasional maupun internasional kepada STTKD menjadi bukti kualitas lulusan yang dihasilkan. Tidak hanya dikenal sebagai institusi yang unggul di bidang teknik dan manajemen penerbangan, STTKD juga terus mengembangkan kompetensi mahasiswa melalui sertifikasi, praktik laboratorium, magang industri, serta berbagai pelatihan yang relevan dengan perkembangan teknologi aviasi. Berbagai upaya tersebut semakin mengukuhkan STTKD sebagai salah satu sekolah penerbangan terbaik di Indonesia yang mampu menjawab kebutuhan sumber daya manusia di sektor transportasi udara.

Selain program teknik penerbangan, STTKD juga memiliki berbagai program studi unggulan yang mendukung kebutuhan industri penerbangan secara menyeluruh. Bagi masyarakat yang bercita-cita berkarier sebagai awak kabin, STTKD juga dikenal sebagai salah satu pilihan sekolah pramugari yang memberikan pembelajaran berbasis kompetensi, pelayanan prima, komunikasi, keselamatan penerbangan, serta pembentukan karakter profesional sehingga lulusannya siap bersaing di dunia kerja.

Berbagai kegiatan rekrutmen yang rutin diselenggarakan di lingkungan kampus menjadi bukti nyata bahwa STTKD tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran di kelas, tetapi juga memastikan lulusannya memiliki akses langsung menuju dunia kerja. Tidak mengherankan apabila STTKD semakin dikenal sebagai kampus penerbangan Jogja yang memiliki jejaring industri luas, fasilitas praktik yang lengkap, serta dosen yang berasal dari kalangan akademisi maupun praktisi penerbangan. Reputasi tersebut turut memperkuat posisi STTKD sebagai salah satu sekolah penerbangan terbaik Jogja yang dipercaya oleh berbagai mitra industri dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja profesional.

Melalui penyelenggaraan Walk-In Interview bersama FL Technics Indonesia ini, STTKD Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang unggul, kompeten, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Diharapkan kolaborasi strategis antara STTKD dan FL Technics Indonesia dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak mahasiswa dan alumni memperoleh kesempatan berkarier di industri penerbangan. Langkah ini sekaligus mempertegas peran STTKD sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan profesional di dunia aviasi.

Baca Juga : Rekrutmen Senior Aircraft Technician, Sinergi STTKD dan GMF AeroAsia

STTKD Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta, Jajaki Kerjasama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta

Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta melaksanakan audiensi sekaligus silaturahmi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta sebagai upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen STTKD untuk terus memperluas jejaring kerja sama, meningkatkan kontribusi kepada masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah melalui Program Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta, STTKD Bangun Kolaborasi Strategis untuk Pengembangan Pendidikan dan SDM Kedirgantaraan

Rombongan STTKD dipimpin langsung oleh Ketua STTKD, Dr. Erwhin Irmawan, S.Si., M.Cs., didampingi Ketua Senat Sugiri, A.Md., S.Pd., M.Eng., Wakil Ketua I Erwan Eko Prasetiyo, S.Pd., M.Eng., Wakil Ketua II Nur Makkie Perdana Kusuma, S.Kom., M.Kom., Wakil Ketua III Heru Susanto, S.Pd.T., M.Eng., Kepala Pusat Tracer dan Bursa Kerja (PTB) Yunus Purnama, S.Pd., M.M., Kepala Humas dan Kerjasama Dr. R. Fatchul Hilal, S.E., M.M., beserta jajaran staf. Kehadiran pimpinan STTKD menunjukkan keseriusan institusi dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan dengan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Kunjungan tersebut diterima secara langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), bersama jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta, yaitu Heny Dian Anitasari, S.H., M.Hum., selaku Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Wahyu Hendratmoko, S.E., M.M., selaku Staf Ahli Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah, serta Wirawan Hario Yudo, S.H., M.M., selaku Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi.

Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta, STTKD Bangun Kolaborasi Strategis untuk Pengembangan Pendidikan dan SDM Kedirgantaraan

Dalam audiensi tersebut dibahas berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan antara STTKD dan Pemerintah Kota Yogyakarta, melalui pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. STTKD juga menyampaikan komitmennya untuk terus menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya di bidang transportasi dan kedirgantaraan. Sebagai salah satu kampus penerbangan yang terus berkembang di Indonesia, STTKD Yogyakarta senantiasa berupaya menghadirkan pendidikan berkualitas melalui kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri. Berbagai program studi didukung oleh fasilitas pembelajaran modern serta kerja sama dengan instansi pemerintah maupun dunia industri, sehingga mampu mencetak lulusan yang memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Tidak mengherankan apabila STTKD semakin dikenal sebagai salah satu sekolah penerbangan terbaik yang menjadi pilihan masyarakat.

Selain dikenal sebagai kampus penerbangan Jogja, STTKD juga memiliki berbagai program unggulan yang diminati calon mahasiswa dari seluruh Indonesia. Program pendidikan di bidang kedirgantaraan, transportasi udara, hingga sekolah pramugari dirancang untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter, etika profesi, serta keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri penerbangan yang terus berkembang.

Melalui audiensi ini, kedua belah pihak berharap dapat mewujudkan berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Yogyakarta maupun dunia pendidikan. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah diharapkan mampu menciptakan inovasi, memperkuat pembangunan daerah, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik.

STTKD Yogyakarta berkomitmen untuk terus memperluas kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari visi menjadi sekolah penerbangan terbaik Jogja yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Dengan dukungan seluruh sivitas akademika serta sinergi bersama pemerintah dan mitra industri, STTKD optimistis akan terus menjadi sekolah penerbangan yang mampu melahirkan generasi profesional, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam kemajuan dunia kedirgantaraan Indonesia.

Baca Juga : STTKD dan Pemkab Sleman Bersinergi Wujudkan Beasiswa “Sleman Pintar”, Membuka Jalan Generasi Muda Menuju Dunia Penerbangan

STTKD Perkuat Tata Kelola dan Internasionalisasi melalui Studi Banding ke UNIKOM Bandung, Wujudkan Kampus Penerbangan Berdaya Saing Global

BANDUNG, 21 Mei 2026 – Dalam upaya memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, serta mempercepat langkah menuju kampus berstandar internasional, Senat Akademik Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta melaksanakan studi banding ke Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen STTKD sebagai sekolah penerbangan terbaik yang terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Delegasi STTKD dipimpin langsung oleh Ketua STTKD, Dr. Erwhin Irmawan, S.Si., M.Cs., dan disambut hangat oleh jajaran pimpinan UNIKOM. Kegiatan diawali dengan penayangan video profil kedua institusi sebagai sarana memperkenalkan keunggulan masing-masing kampus. Dalam sambutannya, Dr. Erwhin menjelaskan bahwa STTKD saat ini mengelola delapan program studi jenjang sarjana dan diploma serta satu program studi magister (S2) yang berfokus pada bidang aviasi. Sebagai salah satu kampus penerbangan Jogja, STTKD terus berupaya mengembangkan kualitas akademik agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

STTKD Perkuat Tata Kelola dan Internasionalisasi melalui Studi Banding ke UNIKOM Bandung, Wujudkan Kampus Penerbangan Berdaya Saing Global

Mewakili UNIKOM, Wakil Rektor II, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia memaparkan perjalanan UNIKOM yang berdiri sejak 8 Agustus 2000 dan kini memiliki tujuh fakultas dengan sekitar 7.000 mahasiswa aktif. Selain berbagi pengalaman dalam pengelolaan perguruan tinggi, UNIKOM juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas, khususnya pada bidang teknik yang memiliki kesamaan karakteristik dengan program studi yang dimiliki STTKD sebagai sekolah penerbangan yang berorientasi pada kebutuhan industri.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas tata kelola Senat Akademik, mulai dari struktur organisasi hingga mekanisme pengambilan kebijakan di lingkungan universitas. Pihak UNIKOM menjelaskan bahwa Senat memiliki peran strategis dalam memberikan rekomendasi kenaikan jabatan fungsional dosen melalui proses presentasi dan penilaian akademik yang terstruktur. Informasi ini menjadi referensi penting bagi STTKD dalam memperkuat sistem tata kelola akademik yang profesional dan akuntabel.

Pada bidang penelitian dan publikasi ilmiah, UNIKOM memaparkan berbagai strategi untuk meningkatkan produktivitas dosen melalui dukungan pendanaan publikasi pada jurnal bereputasi seperti Scopus maupun SINTA. Selain itu, universitas juga aktif mengelola jurnal ilmiah terakreditasi serta menyelenggarakan seminar internasional sebagai wadah hilirisasi hasil penelitian. Pengalaman tersebut memberikan inspirasi bagi STTKD dalam memperkuat budaya riset di lingkungan sekolah penerbangan terbaik yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan.

STTKD Perkuat Tata Kelola dan Internasionalisasi melalui Studi Banding ke UNIKOM Bandung, Wujudkan Kampus Penerbangan Berdaya Saing Global 1

Pembahasan juga mencakup strategi pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kerja sama, serta penjaminan mutu menuju akreditasi internasional. UNIKOM menjelaskan pentingnya pengelolaan SDM yang terintegrasi, optimalisasi tracer study alumni, penguatan jejaring internasional, serta fokus pada pemeringkatan dunia seperti QS World University Rankings dengan dukungan riset yang berkontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs). Berbagai pengalaman tersebut menjadi masukan berharga bagi STTKD dalam mempercepat transformasi institusi menuju perguruan tinggi berkelas dunia.

Selain aspek akademik, kedua institusi turut berdiskusi mengenai strategi branding dan penerimaan mahasiswa baru. UNIKOM menilai media sosial, khususnya Instagram, masih menjadi kanal promosi yang paling efektif untuk menjangkau calon mahasiswa. Di samping itu, sistem biaya kuliah yang dikemas dalam bentuk paket per semester serta penyediaan berbagai jalur beasiswa dinilai mampu meningkatkan daya tarik perguruan tinggi. Strategi ini juga relevan bagi STTKD yang dikenal sebagai sekolah pramugari dan institusi pendidikan aviasi yang terus memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia.

Melalui studi banding ini, STTKD berharap dapat mengadopsi berbagai praktik terbaik dalam tata kelola perguruan tinggi, peningkatan kualitas Tridharma, penguatan kerja sama internasional, hingga strategi pencapaian akreditasi global. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen STTKD untuk terus berkembang sebagai sekolah penerbangan terbaik Jogja yang mampu mencetak sumber daya manusia unggul, profesional, dan siap bersaing di industri penerbangan nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan aviasi terbaik di Indonesia.

Dari STTKD Menuju Pucuk Kepemimpinan Lion Group: Kisah Inspiratif Putra Ketapang Memimpin 2.000 Karyawan Industri Penerbangan

Dunia penerbangan Indonesia kembali menghadirkan kisah inspiratif dari seorang alumni yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dan internasional. Adalah Ir. Uti Roysen, M.T., C.SCM., alumni Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta, yang saat ini dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Line of Maintenance Lion Group. Jabatan strategis tersebut menempatkannya sebagai salah satu tokoh penting dalam menjaga keandalan operasional armada penerbangan yang melayani berbagai rute di kawasan Asia Tenggara. Keberhasilan ini semakin mengukuhkan peran STTKD sebagai kampus penerbangan yang mampu melahirkan sumber daya manusia unggul dan kompetitif.

Dari STTKD Menuju Pucuk Kepemimpinan Lion Group: Kisah Inspiratif Putra Ketapang Memimpin 2.000 Karyawan Industri Penerbangan

Pria yang akrab disapa Aceh ini memimpin sekitar 2.000 karyawan yang tersebar di Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Tanggung jawab yang diembannya tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis perawatan pesawat udara, tetapi juga mencakup pengelolaan sumber daya manusia, pengembangan sistem operasional, serta peningkatan standar keselamatan dan keandalan penerbangan. Di tengah dinamika industri yang terus berkembang, kepemimpinannya menjadi faktor penting dalam mendukung keberlangsungan operasional salah satu grup maskapai terbesar di Indonesia.

Perjalanan karier Uti Roysen tidak diraih secara instan. Sebagai putra asli Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, ia tumbuh dengan semangat belajar dan tekad kuat untuk mengembangkan diri. Pendidikan dasar hingga menengah ditempuh di tanah kelahirannya, termasuk sebagai alumni SMAN 2 Ketapang. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke STTKD Yogyakarta pada angkatan 1999. Pilihan menempuh pendidikan di kampus penerbangan jogja tersebut menjadi langkah awal yang membuka jalan menuju karier profesional di industri aviasi.

Sebagai salah satu institusi yang dikenal sebagai sekolah penerbangan terbaik jogja, STTKD memberikan fondasi akademik dan keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja. Lingkungan pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan industri menjadikan para taruna dan mahasiswa memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perkembangan teknologi penerbangan. Bekal tersebut terbukti menjadi modal penting bagi Uti Roysen dalam membangun karier hingga mencapai posisi puncak di lingkungan Lion Group.

Tidak berhenti pada pendidikan diploma dan pengalaman kerja, Uti Roysen terus meningkatkan kompetensinya melalui pendidikan lanjutan. Ia berhasil meraih gelar Magister Teknik Industri dan menyelesaikan Program Profesi Insinyur di Universitas Mercu Buana. Dengan latar belakang akademik yang kuat, ia dikenal memiliki keahlian dalam bidang maintenance management, supply chain management, peningkatan produktivitas industri, serta pengembangan kualitas operasional yang berorientasi pada efisiensi dan keselamatan penerbangan.

Selain aktif di dunia industri, Uti Roysen juga menunjukkan dedikasi tinggi dalam bidang penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Berbagai karya ilmiahnya telah dipublikasikan dalam jurnal maupun forum akademik nasional dan internasional. Fokus penelitiannya mencakup efektivitas perawatan pesawat udara, Reliability Centered Maintenance (RCM), metode Six Sigma, Overall Equipment Effectiveness (OEE), hingga optimalisasi rantai pasok dan kapasitas produksi. Kontribusi akademik tersebut menunjukkan bahwa profesional penerbangan juga memiliki peran penting dalam menghasilkan inovasi yang dapat meningkatkan kualitas industri.

Salah satu penelitian yang mendapat perhatian adalah penerapan Reliability Centered Maintenance berbasis logika fuzzy untuk meningkatkan efektivitas perawatan pesawat berbadan sempit. Selain itu, ia juga melakukan riset mengenai pengurangan tingkat cacat dalam proses inspeksi line maintenance menggunakan metode Six Sigma. Berbagai penelitian tersebut menjadi bukti nyata bahwa lulusan sekolah penerbangan tidak hanya mampu bekerja secara profesional, tetapi juga mampu menghadirkan solusi ilmiah bagi tantangan yang dihadapi industri penerbangan modern.

Kisah sukses Uti Roysen menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia, khususnya mereka yang bercita-cita berkarier di dunia aviasi. Keberhasilannya membuktikan bahwa pendidikan yang berkualitas, kerja keras, integritas, dan kemauan untuk terus belajar dapat mengantarkan seseorang mencapai posisi strategis di industri global. Bagi calon taruna yang ingin meniti karier di bidang penerbangan, STTKD hadir sebagai sekolah penerbangan terbaik yang menyediakan berbagai program pendidikan unggulan, termasuk bidang teknik penerbangan, manajemen transportasi udara, hingga program sekolah pramugari. Dari kampus inilah lahir banyak profesional yang turut berkontribusi dalam memajukan industri penerbangan Indonesia di tingkat dunia.

STTKD Library & SMAN 1 Sewon Collaboration

The College of Aerospace Technology (STTKD) signed a cooperation agreement with SMAN 1 Sewon regarding the use of library facilities. This activity was held on Monday 12/12/2002 although the signing was carried out Desk to Desk. On Monday the representative from the Development Department Fahmi Rozaki met with Dra. Yati utami Purwaningsih, M.Pd as Principal of SMAN 1 Sewon.

Kerjasama STTKD SMAN 1 Sewon

Kerjasama STTKD SMAN 1 Sewon

Literacy greeting is a typical greeting from library practitioners.

An important point in this Cooperation Agreement is the use of library facilities at each institution. Students of SMAN 1 Sewon can visit the STTKD library location and read the reference books in it. Conversely, STTKD can also provide reading materials and aerospace references to the SMAN 1 Sewon Library.

This collaboration is very beneficial for each institution considering the importance of reading for the younger generation. With this collaboration, both STTKD and SMAN 1 Sewon can expand access for students to get quality references. This is also in line with the independent campus learning program, where universities must become learning partners for the community. (ys & hp)