STTKD Melakukan Perawatan Berkala Fasilitas Pembelajaran – Pesawat Boeing 737-200

Kegiatan kerja bakti pencucian pesawat Boeing 737-200 yang melibatkan Civitas Akademika STTKD, TC, dan YCD. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kebersamaan dan kepedulian terhadap sarana pembelajaran di STTKD. Tidak hanya bernilai kebersihan fisik, tetapi juga memperkuat rasa memiliki terhadap aset institusi. Aset inimenjadi bagian penting dalam proses pendidikan di lingkungan sekolah penerbangan. Kerja bakti tersebut dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari 2026, bertempat di Hanggar Boeing 737-200 STTKD. Sejak pagi hari, peserta mulai berkumpul dengan mengenakan pakaian olahraga. Suasana hanggar tampak hidup dengan semangat gotong royong yang tercipta dari kolaborasi dosen, tenaga kependidikan, serta unsur TC dan YCD.
Pesawat Boeing 737-200 yang menjadi objek kerja bakti merupakan sarana praktik yang sangat vital bagi taruna . Melalui kegiatan ini, Civitas Akademika diajak untuk memahami pentingnya perawatan dan kebersihan pesawat sebagai bagian dari budaya keselamatan dan profesionalisme, nilai yang juga dijunjung tinggi di sekolah penerbangan terbaik. Selain aspek teknis, kerja bakti ini memiliki makna edukatif dan karakter. Kebersamaan dalam membersihkan pesawat menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kerja tim, yang merupakan kompetensi utama di dunia penerbangan. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan dunia kerja profesional seperti Staff maskapai dan Staff bandara yang menuntut ketelitian serta kolaborasi.
Kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antarelemen di lingkungan STTKD, TC, dan YCD. Interaksi yang terjalin secara informal di luar ruang kelas dan kantor memperkuat sinergi kelembagaan, sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis dan produktif, sejalan dengan semangat pendidikan vokasi dan sekolah pramugari. Peran SDM STTKD sebagai penggagas kegiatan ini patut diapresiasi. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna, SDM STTKD berhasil menghidupkan budaya gotong royong serta kepedulian terhadap fasilitas kampus. Inisiatif ini menjadi contoh bahwa penguatan karakter dapat dilakukan melalui aktivitas nyata yang melibatkan seluruh unsur civitas.
Bagi taruna dan tenaga pendidik, kerja bakti pencucian pesawat ini juga menjadi pengingat bahwa dunia penerbangan menuntut standar kebersihan dan keselamatan yang tinggi. Pembiasaan sejak di lingkungan kampus akan membentuk sikap profesional yang kelak sangat dibutuhkan saat terjun sebagai Staff Airline maupun profesi penerbangan lainnya. Melalui kegiatan kerja bakti ini, STTKD kembali menegaskan jati dirinya sebagai sekolah penerbangan yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan budaya kerja. Diharapkan semangat kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi fondasi kuat dalam mencetak insan penerbangan yang unggul, beretika, dan berdaya saing.


