STTKD Lakukan Pembekalan Kepada Alumni Untuk Menghadapi Rekrutmen GMF AeroAsia

Latar Belakang dan Tujuan

GMF AeroAsia, sebagai perusahaan perawatan pesawat (Maintenance, Repair, and Overhaul/MRO) terbesar di Asia Tenggara, kembali membuka peluang kerja bagi lulusan yang ingin berkarier sebagai Aircraft Maintenance Technician. Posisi ini sangat penting karena berhubungan langsung dengan keselamatan penerbangan.Melihat peluang tersebut, Unit Tracer Study dan Pusat Karir STTKD menginisiasi acara pembekalan khusus bagi alumni. Kegiatan ini digelar di Ruang YS 11 pada hari Jumat, 19 September 2025, dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten.

STTKD sebagai salah satu sekolah penerbangan terbaik yang berkomitmen melahirkan tenaga kerja profesional terus berupaya mendukung perjalanan karier para alumninya. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah melalui penyelenggaraan pembekalan kerja yang dirancang sesuai kebutuhan industri.Industri penerbangan menuntut kesiapan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga daya saing global. Perubahan teknologi dan tuntutan keselamatan penerbangan membuat perusahaan hanya menerima kandidat yang benar-benar siap.

Tujuan utama dari acara ini adalah memberikan pemahaman menyeluruh kepada alumni tentang tantangan yang akan mereka hadapi dalam rekrutmen GMF AeroAsia. Mulai dari penguasaan bahasa, pemahaman teknis, hingga strategi menghadapi seleksi kerja dibahas dalam kegiatan ini.Alumni yang hadir berasal dari berbagai program studi di STTKD, namun memiliki minat yang sama untuk berkarier di bidang perawatan pesawat. Melalui acara ini, mereka dibekali agar lebih siap menghadapi seleksi dan menjalankan profesi di GMF AeroAsia. Kegiatan ini juga memperkuat posisi STTKD sebagai sekolah penerbangan terbaik yang peduli pada kualitas lulusan. STTKD tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga mendampingi alumninya hingga masuk ke dunia kerja.

Materi Pembekalan dari Narasumber

Sesi pertama diisi oleh Ibu Yune Andriyani Pine dengan tema “English Proficiency Test”. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa kemampuan bahasa Inggris merupakan syarat mutlak di dunia penerbangan internasional. Sebagai Aircraft Maintenance Technician, seorang profesional akan berhadapan dengan manual, instruksi teknis, dan komunikasi kerja yang hampir semuanya menggunakan bahasa Inggris. Tanpa penguasaan bahasa, mustahil seorang teknisi dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Ibu Yune menjelaskan strategi menghadapi tes kemampuan bahasa Inggris seperti TOEIC dan TOEFL. Alumni didorong untuk melatih listening, menambah kosakata teknis penerbangan, serta berlatih komunikasi aktif.

Selain teori, peserta juga mendapat kesempatan mencoba soal simulasi sederhana. Hal ini membuat mereka semakin memahami pola soal yang mungkin muncul dalam seleksi. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Beliau juga mengingatkan bahwa penguasaan bahasa Inggris bukan hanya penting bagi teknisi, tetapi juga sangat dibutuhkan bagi Staff Airline, Staff maskapai, maupun Staff bandara yang terjun langsung di lapangan. Sesi kedua diisi oleh Octo Damorba Siagian, S.T dengan tema “Be a Part of GMF Aircraft Maintenance Technician”. Pada sesi ini, alumni diperkenalkan lebih dalam tentang dunia perawatan pesawat.

GMF AeroAsia

Octo Dambora Siagian, S.T. salah satu pemateri pembekalan .

Octo menjelaskan bahwa menjadi Aircraft Maintenance Technician adalah profesi yang menuntut disiplin tinggi, ketelitian, dan rasa tanggung jawab besar. Setiap pekerjaan teknisi berkaitan langsung dengan keselamatan penerbangan. Ia menekankan bahwa pekerjaan teknisi bukan sekadar pekerjaan manual, tetapi profesi yang berlandaskan standar internasional dan regulasi ketat. Setiap langkah harus terdokumentasi dengan baik agar tidak ada kesalahan sekecil apa pun. Dalam presentasinya, Octo berbagi pengalaman pribadi selama berkarier di GMF AeroAsia. Ia menggambarkan betapa menantang sekaligus membanggakan profesi tersebut, karena menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan penerbangan.

Peserta diajak memahami bahwa karier ini menawarkan peluang jangka panjang yang menjanjikan. Seiring meningkatnya kebutuhan transportasi udara, permintaan akan teknisi perawatan pesawat juga terus meningkat. Ia juga menekankan bahwa alumni STTKD sudah berada di jalur yang tepat karena kampus mereka dikenal sebagai salah satu sekolah penerbangan terbaik yang menghasilkan lulusan berkualitas. Sesi ketiga diisi oleh Walid Jumlad, S.Psi., M.Psi dengan tema “Persiapan Seleksi dan Wawancara Kerja”. Materi ini melengkapi pembekalan sebelumnya dengan fokus pada kesiapan mental dan strategi personal branding. Walid menjelaskan bahwa proses seleksi di GMF AeroAsia tidak hanya menguji kompetensi teknis, tetapi juga karakter dan ketahanan psikologis. Kandidat harus menunjukkan kesungguhan, integritas, dan komitmen tinggi.

Dalam sesi ini, peserta diajak untuk melakukan simulasi wawancara. Mereka berlatih menjawab pertanyaan tentang motivasi kerja, kelebihan, dan kelemahan diri secara jujur dan percaya diri. Walid menekankan pentingnya bahasa tubuh, sikap, dan intonasi saat berbicara di depan pewawancara. Semua detail kecil dapat menjadi penilaian tambahan bagi perusahaan. Beliau juga mengingatkan bahwa tes psikologi menjadi bagian penting dari seleksi. Tes ini membantu perusahaan menilai konsistensi dan kecocokan kandidat dengan budaya kerja GMF AeroAsia. Melalui pembekalan ini, alumni STTKD mendapatkan gambaran lengkap tentang apa yang harus mereka persiapkan untuk menghadapi seleksi. Mulai dari penguasaan bahasa Inggris, pemahaman teknis, hingga kepercayaan diri saat wawancara.

Dampak, Antusiasme, dan Penutup

Acara pembekalan kerja ini mendapat sambutan positif dari alumni STTKD. Mereka datang dengan semangat tinggi untuk belajar dari narasumber yang berpengalaman. Ruang YS 11 dipenuhi oleh antusiasme peserta yang aktif bertanya dan berdiskusi. Hal ini menunjukkan bahwa mereka benar-benar serius mempersiapkan diri untuk rekrutmen GMF AeroAsia. Banyak alumni yang merasa kegiatan ini membuka wawasan baru, terutama mengenai tantangan menjadi seorang Aircraft Maintenance Technician. Selain itu, mereka juga merasa lebih percaya diri karena mendapat panduan praktis menghadapi tes bahasa, wawancara, dan seleksi psikologi.

Unit Tracer Study dan Pusat Karir STTKD menilai acara ini sebagai langkah strategis dalam menjembatani dunia akademik dengan dunia industri penerbangan. Kegiatan ini menegaskan bahwa STTKD tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga memastikan mereka dapat menapaki karier dengan sukses. GMF AeroAsia juga mendapatkan manfaat karena calon kandidat yang melamar sudah memiliki persiapan yang lebih matang. Acara ini sekaligus memperkuat reputasi STTKD sebagai sekolah penerbangan terbaik yang konsisten mengantarkan alumninya menuju dunia kerja profesional. Para alumni kini memiliki gambaran lebih jelas tentang apa yang diharapkan perusahaan dan bagaimana cara mencapainya.

Dengan bekal yang diperoleh, mereka lebih siap bersaing dengan lulusan dari institusi lain, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa STTKD peduli pada alumninya, tidak hanya ketika masih menempuh pendidikan, tetapi juga setelah mereka lulus. Bagi mereka yang ingin berkarier di bidang lain, seperti Staff maskapai, Staff bandara, ataupun Staff Airline, pembekalan ini tetap relevan karena menekankan keterampilan umum yang sangat dibutuhkan. STTKD juga semakin dikenal sebagai sekolah pramugari yang menyiapkan tenaga kerja profesional di berbagai sektor penerbangan.

Dengan kegiatan ini, alumni tidak hanya lebih siap menghadapi seleksi GMF AeroAsia, tetapi juga memiliki mentalitas pemenang untuk menghadapi tantangan di dunia kerja. Acara berakhir dengan penuh optimisme dan semangat. Peserta pulang dengan pengetahuan baru, motivasi tinggi, serta keyakinan bahwa mereka mampu bersaing. Pembekalan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara STTKD dan dunia industri penerbangan. Pada akhirnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar persiapan rekrutmen, tetapi juga tonggak penting dalam perjalanan karier para alumni. STTKD membuktikan diri sebagai sekolah penerbangan yang benar-benar peduli terhadap kesuksesan lulusannya. Dengan dukungan seperti ini, alumni STTKD siap menembus dunia kerja dan membuktikan kapasitas mereka di perusahaan besar seperti GMF AeroAsia.