Kuliah Umum : Artificial Intelligence, Bahaya judi online dan pinjaman online. PDK hari Kedua
Apel Pagi dan Pengarahan
Hari kedua pelaksanaan Pekan Disiplin dan Kepemimpinan (PDK) STTKD dimulai dengan suasana pagi yang penuh energi. Taruna baru telah bersiap di lapangan untuk mengikuti apel pagi, sebuah kegiatan rutin yang melatih kedisiplinan dan tanggung jawab sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di kampus. Apel pagi menjadi simbol kebersamaan dan awal dari rangkaian kegiatan penting di hari kedua. Suasana lapangan dipenuhi derap langkah yang kompak, seolah menjadi cerminan bahwa kedisiplinan adalah nafas utama dalam kehidupan taruna di sekolah penerbangan. Kehadiran dicatat dengan teliti melalui absensi, membiasakan taruna untuk selalu tepat waktu dan bertanggung jawab terhadap setiap kegiatan akademik maupun non-akademik.
Pengarahan dari pembina menekankan arti penting disiplin dalam kehidupan sehari-hari, khususnya ketika mereka kelak berkarier di dunia aviasi. Pesan yang disampaikan begitu kuat, bahwa calon Staff maskapai dan Staff bandara harus terbiasa dengan ketepatan, ketelitian, dan ketaatan pada aturan. Semangat taruna terasa membara saat mereka menerima wejangan itu. Mereka menyadari bahwa menjadi bagian dari sekolah penerbangan terbaik bukan hanya tentang belajar teori, tetapi juga melatih karakter dan mentalitas yang akan menjadi bekal saat memasuki dunia kerja.
Apel pagi ini berlangsung khidmat, ditutup dengan doa bersama, kemudian taruna diarahkan untuk mengikuti kegiatan akademik yang telah dijadwalkan. Langkah serentak mereka menuju ruang-ruang kegiatan menjadi pemandangan yang penuh semangat, menandai dimulainya sesi inti pada hari kedua PDK.
Pengenalan KRS, SIAKAD, dan Kuliah Umum

Yasmudi, S.SiT., M.T. selaku kepala BAAK menyampaikan mata kuliah yang akan mereka tempuh, sekaligus memahami sistem akademik berbasis teknologi melalui SIAKAD
Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). Semua taruna baru dibimbing untuk mengenal mata kuliah yang akan mereka tempuh, sekaligus memahami sistem akademik berbasis teknologi melalui SIAKAD. Pengenalan ini menjadi pengalaman pertama bagi mereka dalam merencanakan perjalanan studi secara mandiri. Para staf akademik memberikan penjelasan detail tentang cara menggunakan SIAKAD, mulai dari login hingga pemilihan mata kuliah. Taruna tampak serius memperhatikan, karena hal ini akan menjadi rutinitas penting selama kuliah di STTKD. Sistem akademik yang modern ini memperkuat citra kampus sebagai sekolah penerbangan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Sesi pertama pengisian KRS berjalan lancar meski ada beberapa taruna yang masih bertanya. Pendampingan yang sabar dari dosen dan panitia membuat suasana belajar terasa nyaman. Usai pengisian KRS, mahasiswa diberi waktu istirahat untuk melepas penat, menikmati suasana kampus, dan menjalin interaksi dengan teman-teman baru. Setelah beristirahat sejenak, kegiatan berlanjut ke sesi lanjutan pengisian KRS. Paea taruna memastikan data akademik mereka benar-benar sudah sesuai. Ketelitian ini menjadi pelatihan tidak langsung bagi mereka, mengingat profesi di bidang aviasi menuntut presisi tinggi, baik sebagai Staff Airline, teknisi, maupun tenaga profesional lainnya.
Waktu istirahat berikutnya tiba saat jam makan siang dan ibadah. Taruna menikmati kebersamaan di ruang makan, sambil berbagi cerita dan pengalaman tentang hari pertama mereka di kampus yang juga dikenal sebagai sekolah pramugari. Suasana keakraban terasa hangat, menambah semangat untuk mengikuti kegiatan selanjutnya. Setelah makan siang, mahasiswa berkumpul kembali untuk mengikuti kuliah umum. Tema yang diangkat adalah Artificial Intelligence, judi online dan bahaya pinjaman online. Kuliah umum ini disampaikan langsung oleh Divisi Siber POLDA DIY melalui ANIS DWI HARYANTO, S.H., M.H. Inspektur Polisi Satu PANIT III SUBDIT V/SIBER DITRESKRIMSUS yang turun langsung memberikan wawasan baru yang relevan dengan tantangan zaman. Narasumber menjelaskan bagaimana teknologi AI membawa dampak besar pada berbagai bidang, termasuk industri penerbangan.

ANIS DWI HARYANTO, S.H., M.H. menerima cendera mata setelah menyampaikan kuliah umum kepada taruna baru
Para taruna dibuat terkesima dengan penjelasan mengenai peluang dan risiko yang muncul dari pemanfaatan AI. Diskusi berlangsung interaktif, banyak taruna yang berani bertanya dan memberikan pendapat. Mereka juga diberi pemahaman tentang bahaya pinjaman onol dan judi online, sebuah fenomena yang kerap menjebak generasi muda. Kuliah umum ini memberikan nilai tambah penting bagi taruna baru, membuka mata mereka bahwa perjalanan kuliah tidak hanya soal teori, tetapi juga kesiapan menghadapi dinamika kehidupan modern. Materi ini juga menjadi pengingat agar para taruna bijak dalam mengambil keputusan, baik secara akademik maupun dalam kehidupan pribadi.
Latihan Mars, Hymne, dan Apel Siang
Usai kuliah umum, taruna diarahkan untuk mengikuti latihan menyanyikan Mars dan Hymne STTKD. Suasana begitu meriah ketika suara mahasiswa bergema lantang, penuh semangat, dan kompak. Lagu Mars dan Hymne bukan sekadar nyanyian, tetapi juga simbol kebanggaan sebagai bagian dari civitas akademika sekolah penerbangan terbaik. Instruktur dengan penuh kesabaran membimbing taruna agar menyanyikan lagu dengan intonasi dan tempo yang benar. Latihan ini tidak hanya melatih vokal, melainkan juga memperkuat rasa kebersamaan, disiplin, dan cinta almamater. Setiap bait lagu yang dinyanyikan terasa menggetarkan hati, membangun kebanggaan tersendiri dalam diri tarunaa baru.

Dr. Sn. Drs. Cepi Irawan, M.Hum. menyampaikan materi tentang Hymne dan Mars STTKD kepada taruna baru
Semua taruna menyadari bahwa semangat dalam menyanyikan Mars dan Hymne STTKD adalah cerminan tekad mereka untuk berjuang meniti masa depan di dunia aviasi. Semangat yang ditunjukkan dalam latihan ini sejalan dengan karakter yang dibutuhkan ketika mereka nantinya bekerja sebagai Staff maskapai maupun Staff bandara. Setelah sesi latihan selesai semua taruna berkumpul kembali di lapangan untuk mengikuti apel siang. Apel ini menjadi momen evaluasi dan refleksi dari seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan sejak pagi. Para pembina memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang menunjukkan kedisiplinan tinggi, sekaligus memberikan motivasi bagi yang masih perlu berbenah.
Suasana apel siang terasa hangat meski singkat. Taruna mendengarkan arahan dengan penuh perhatian, menyerap setiap pesan yang disampaikan sebagai bekal berharga untuk perjalanan mereka ke depan. Apel ditutup dengan doa singkat dan salam kebersamaan. Hari kedua PDK STTKD pun resmi berakhir. Taruna kembali ke tempat masing-masing dengan wajah penuh senyum, membawa pengalaman berharga tentang kedisiplinan, pengenalan akademik, wawasan teknologi, hingga rasa cinta pada almamater. Semua itu menjadi bagian penting dari proses pembentukan diri mereka sebagai calon tenaga profesional dari sekolah penerbangan.


