Kiprah Gemilang Atlet STTKD: Borong Juara 3 di Kejuaraan Pencak Silat Sangiran Championship 3 2026

Prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta di kancah nasional melalui cabang olahraga bela diri. Kali ini, delegasi atlet pencak silat kampus berhasil membawa pulang tiga medali perunggu dalam ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Sangiran Championship 3 2026 yang diselenggarakan di Sragen pada tanggal 13 hingga 15 Mei 2026 lalu. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa taruna-taruni dari kampus penerbangan terkemuka ini tidak hanya unggul dalam bidang akademis kedirgantaraan, melainkan juga memiliki ketangguhan fisik dan mental yang luar biasa di arena pertandingan olahraga formal.

Pencapaian luar biasa ini diraih oleh tiga ksatria STTKD yang bertanding dengan penuh sportivitas dan semangat pantang menyerah di kategori dewasa atau mahasiswa. Mereka adalah M. Doni Iskandar dari program studi DIII-Manajemen Transportasi yang sukses menyabet Juara 3 Kelas Men-A, Miftahul Janna dari program studi DIV-Manajemen Transportasi Udara yang meraih Juara 3 Kelas Women-E, serta Hafidzhuddin Gondur dari program studi S1-Rekayasa Mesin yang mengamankan Juara 3 Kelas Men-E. Keberagaman program studi dari para pemenang ini mencerminkan bahwa ekosistem pendidikan di sekolah penerbangan ini mampu memfasilitasi bakat-bakat non-akademik taruna secara merata di berbagai lini jurusan.

Sebagai kampus penerbangan jogja yang terus berkomitmen mencetak generasi unggul, STTKD selalu memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan minat dan bakat para tarunanya melalui berbagai unit kegiatan mahasiswa. Selain fokus utama pada pendidikan vokasional pertarungan udara dan darat, manajemen bandara, serta keahlian pramugari, pembinaan karakter disiplin dan tangguh melalui olahraga bela diri tradisional seperti pencak silat juga mendapatkan porsi perhatian yang sangat serius. Keberhasilan di Sragen ini menjadi parameter bahwa program latihan terstruktur yang dijalankan oleh para taruna di sela-sela kesibukan perkuliahan yang padat mampu membuahkan hasil yang sangat optimal dan mengharumkan nama institusi.

Kemenangan di Sangiran Championship 3 2026 ini sekaligus mengukuhkan posisi STTKD sebagai salah satu sekolah penerbangan terbaik jogja yang tidak pernah berhenti mencetak prestasi dari tahun ke tahun. Atmosfer kompetisi yang sehat dan budaya disiplin militeristik yang diterapkan secara humanis di lingkungan kampus terbukti efektif dalam membentuk mentalitas juara bagi setiap taruna. Tidak heran jika dalam berbagai kejuaraan daerah maupun nasional, perwakilan dari kampus ini selalu diperhitungkan oleh akademi dan universitas pesaing lainnya karena kesiapan fisik serta strategi bertanding mereka yang sangat matang.

Selain dikenal luas masyarakat sebagai sekolah pramugari dan staf maskapai penerbangan yang profesional, STTKD juga menanamkan nilai-nilai luhur kebudayaan bangsa melalui pelestarian seni bela diri pencak silat bagi generasi mudanya. Pencak silat di lingkungan kampus dipandang bukan hanya sekadar olahraga ketahanan fisik, melainkan juga sebagai sarana pembentukan moral, etika, rasa percaya diri, dan penajaman fokus yang sangat dibutuhkan ketika mereka kelak bekerja di industri kedirgantaraan global yang dinamis. Melalui raihan medali perunggu ini, para taruna membuktikan bahwa nilai kesatriaan dan sportivitas silat telah menyatu erat di dalam jiwa mereka.

Pihak manajemen dan seluruh civitas akademika STTKD menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada M. Doni Iskandar, Miftahul Janna, dan Hafidzhuddin Gondur atas dedikasi dan kerja keras yang telah mereka tunjukkan selama masa persiapan hingga pelaksanaan kompetisi. Manajemen kampus menegaskan komitmennya untuk terus memberikan apresiasi dan insentif bagi setiap taruna yang berhasil mengukir prestasi demi menjaga motivasi belajar dan berkompetisi secara sehat. Dukungan moral maupun finansial akan terus ditingkatkan guna memastikan fasilitas latihan serta akomodasi atlet dalam menyongsong kejuaraan-kejuaraan berikutnya dapat terpenuhi dengan sangat baik.

Dampak positif dari kemenangan ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dan stimulus motivasi bagi taruna-taruni lainnya, baik yang sedang menempuh pendidikan di bidang teknisi pesawat, manajemen, maupun bagi mereka yang berada di sekolah penerbangan terbaik ini untuk terus mengeksplorasi potensi diri secara maksimal. Keberhasilan rekan-rekan mereka di arena pencak silat nasional menjadi bukti konkret bahwa batasan profesi di dunia dirgantara tidak membatasi seseorang untuk menjadi juara di bidang lain. Semangat juang inilah yang menjadi core value utama yang selalu ditekankan oleh lembaga kepada seluruh anak didiknya.

Dengan adanya torehan prestasi internasional dan domestik yang terus mengalir, STTKD semakin mantap melangkah dalam mewujudkan visinya sebagai pusat keunggulan pendidikan kedirgantaraan yang holistik di Indonesia. Kejuaraan Pencak Silat Sangiran Championship 3 2026 telah menjadi saksi bisu bagaimana ketangguhan mental taruna Yogyakarta mampu berbicara banyak di gelanggang kompetisi resmi. Melalui prestasi teranyar ini, STTKD kembali menegaskan slogan utamanya untuk terus terbang meraih sukses bersama seluruh taruna dan alumni di mana pun mereka mengabdi bagi

Baca Juga : Taruna STTKD Borong Juara di Sunan Kalijaga Cup XIII 2026, Bukti Nyata Prestasi Kampus Penerbangan Berkelas Nasional