Taruna STTKD Raih Bronze Medal Nasional, Bukti Kampus Penerbangan Jogja Mencetak Generasi Berprestasi

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh taruna Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta di tingkat nasional. Dua taruna terbaik STTKD berhasil meraih Bronze Medal dalam ajang Essay Competition (NESCO) 2 Gelombang 1 yang diselenggarakan oleh Fakultas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Widya Gama Malang serta Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa STTKD sebagai kampus penerbangan terbaik terus melahirkan mahasiswa yang unggul tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam kompetisi ilmiah tingkat nasional.

Adapun taruna yang berhasil mengharumkan nama STTKD adalah Daffa Naufal Azmi Harahap dari Program Studi S1 Teknik Dirgantara dan Reyhan Juansyah Tanjung dari Program Studi DIV Manajemen Transportasi Udara. Keduanya menunjukkan kemampuan berpikir kritis, analitis, serta inovatif dalam menyusun karya tulis ilmiah yang mampu bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Ajang National Essay Competition (NESCO) merupakan kompetisi yang dirancang untuk mendorong mahasiswa mengembangkan gagasan kreatif dan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan di era modern. Melalui kompetisi ini, peserta dituntut untuk menyampaikan ide yang relevan, berbasis penelitian, dan memiliki dampak positif bagi masyarakat. Raihan medali perunggu oleh taruna STTKD menjadi bukti bahwa mahasiswa dari sekolah penerbangan juga mampu menunjukkan kompetensi akademik yang kuat di luar bidang teknis penerbangan.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan institusi yang senantiasa memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri. STTKD secara konsisten mendorong taruna dan taruninya untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi nasional maupun internasional sebagai bagian dari pembentukan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan berdaya saing global.

Sebagai salah satu sekolah penerbangan terbaik, STTKD tidak hanya berfokus pada pembelajaran di ruang kelas dan laboratorium, tetapi juga menanamkan budaya prestasi kepada seluruh civitas akademika. Melalui berbagai program pembinaan, pendampingan dosen, serta penguatan kemampuan riset mahasiswa, STTKD terus berupaya menciptakan lingkungan akademik yang produktif dan inovatif.

Prestasi yang diraih Daffa dan Reyhan menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan intelektual, kreativitas, dan keberanian dalam berkompetisi. Capaian ini juga menunjukkan bahwa mahasiswa dari bidang kedirgantaraan dan transportasi udara memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi melalui karya-karya ilmiah yang berkualitas.

Bagi masyarakat yang sedang mencari kampus penerbangan jogja dengan reputasi akademik yang baik dan prestasi mahasiswa yang membanggakan, STTKD hadir sebagai pilihan yang tepat. Selain memiliki program studi yang berorientasi pada kebutuhan industri penerbangan, STTKD juga aktif mendorong mahasiswa untuk berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik. Tidak heran apabila STTKD dikenal sebagai salah satu sekolah penerbangan terbaik jogja yang terus berkembang dan menghasilkan lulusan berkualitas.

Prestasi Bronze Medal pada NESCO 2 ini semakin memperkuat posisi STTKD sebagai institusi pendidikan kedirgantaraan yang unggul dan terpercaya. Melalui semangat “Terbang Meraih Sukses Bersama STTKD”, kampus ini terus berkomitmen mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan industri penerbangan. Selain dikenal sebagai kampus penerbangan dan sekolah penerbangan yang berprestasi, STTKD juga menjadi pilihan tepat bagi calon mahasiswa yang ingin berkarier di dunia aviasi, termasuk melalui program yang dikenal luas sebagai sekolah pramugari dan berbagai program studi unggulan lainnya di bidang kedirgantaraan.