Perkuat Seleksi SDM Aviasi, STTKD dan GMF Gelar Psikotes Hari Kedua

Bantul, Yogyakarta — Memasuki hari kedua pelaksanaan rekrutmen Senior Aircraft Technician, Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta kembali melanjutkan rangkaian seleksi bersama GMF AeroAsia. Setelah pada hari pertama peserta menjalani tahapan wawancara dan tes kemampuan bahasa Inggris, proses seleksi pada hari kedua difokuskan pada pelaksanaan psikotes sebagai bagian dari penilaian lanjutan.

Kegiatan dilaksanakan di ruang B6 kampus STTKD Yogyakarta dengan diikuti oleh 20 peserta yang sebelumnya telah dinyatakan lolos tahap awal. Berbeda dengan pelaksanaan hari pertama yang dibagi ke dalam dua sesi, pada hari kedua ini seluruh peserta mengikuti psikotes dalam satu sesi penuh. Sejak pagi hari, peserta telah hadir dan mempersiapkan diri untuk mengikuti rangkaian tes dengan serius dan penuh konsentrasi. Pelaksanaan psikotes berlangsung secara tertib dan kondusif. Peserta tampak fokus mengerjakan setiap bagian tes yang diberikan, mulai dari aspek kemampuan logika, ketelitian, hingga pengukuran karakter dan kepribadian. Suasana ruang ujian yang tenang turut mendukung peserta dalam menyelesaikan setiap tahapan dengan optimal.

Psikotes merupakan salah satu tahapan krusial dalam proses rekrutmen di industri penerbangan. Melalui tes ini, pihak rekruter dari GMF AeroAsia dapat mengevaluasi berbagai aspek non-teknis yang tidak kalah penting, seperti stabilitas emosi, kemampuan berpikir analitis, daya tahan terhadap tekanan, serta kecocokan karakter dengan budaya kerja industri maintenance, repair, and overhaul (MRO).

Hal ini menjadi penting mengingat posisi Senior Aircraft Technician menuntut tingkat ketelitian dan tanggung jawab yang tinggi dalam memastikan keselamatan operasional penerbangan. Selama kegiatan berlangsung, panitia dari STTKD Yogyakarta turut berperan aktif dalam memastikan kelancaran jalannya seleksi. Berbagai aspek teknis, mulai dari kesiapan ruangan, fasilitas pendukung, hingga koordinasi dengan pihak rekruter, telah dipersiapkan dengan baik. Dengan dukungan tersebut, seluruh rangkaian psikotes dapat berjalan sesuai dengan rencana tanpa kendala yang berarti.

Pelaksanaan hari kedua ini semakin memperkuat peran Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif menjembatani lulusannya dengan kebutuhan industri. Kolaborasi berkelanjutan dengan GMF AeroAsia menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Melalui rangkaian seleksi yang komprehensif ini, diharapkan dapat terjaring kandidat-kandidat terbaik yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan karakter yang sesuai dengan tuntutan industri penerbangan. Ke depan, kerja sama ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan kontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.