Rekrutmen Senior Aircraft Technician, Sinergi STTKD dan GMF AeroAsia
Bantul, Yogyakarta — Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Selain itu, STTKD juga aktif menyalurkan lulusan terbaik ke industri penerbangan global. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan rekrutmen Senior Aircraft Technician bersama GMF AeroAsia. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan industri.
Pada hari pertama, kegiatan diisi dengan rangkaian seleksi untuk posisi Senior Aircraft Technician. Peserta terdiri dari taruna dan lulusan STTKD yang telah lolos tahap administrasi. Selain itu, seluruh peserta hadir sejak pagi di Laboratorium Bahasa SLC. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Sejak awal, peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka siap mengikuti proses seleksi secara profesional. Untuk menjaga kelancaran kegiatan, proses seleksi dibagi menjadi dua sesi. Pertama, sesi awal diikuti oleh 22 peserta. Kemudian, sesi kedua diikuti oleh 15 peserta. Pembagian ini dilakukan agar proses seleksi lebih efektif. Selain itu, pihak rekruter GMF AeroAsia dapat melakukan penilaian dengan lebih fokus pada setiap peserta.

Selanjutnya, peserta mengikuti tahapan interview yang dilakukan langsung oleh pihak GMF AeroAsia. Selain wawancara, peserta juga menjalani English Test. Tes bahasa Inggris ini menjadi bagian penting dalam seleksi. Hal ini karena industri penerbangan membutuhkan kemampuan komunikasi internasional yang baik. Oleh karena itu, aspek ini menjadi salah satu penilaian utama. Selama kegiatan berlangsung, seluruh proses berjalan tertib dan lancar. Meskipun demikian, terdapat penggunaan fasilitas kampus yang perlu penyesuaian. Namun demikian, hal tersebut dapat diantisipasi dengan baik. Sebelumnya, pihak kampus melalui Humas dan Kerjasama telah menyampaikan pemberitahuan kepada civitas akademika. Dengan demikian, kegiatan dapat berjalan tanpa hambatan berarti.

Melalui rekrutmen ini, STTKD Yogyakarta memperkuat perannya sebagai jembatan antara pendidikan dan industri. Selain itu, kegiatan ini membuka peluang lebih luas bagi lulusan untuk berkarier di dunia kerja. Ke depan, diharapkan kolaborasi antara STTKD dan GMF AeroAsia dapat terus berlanjut. Dengan begitu, semakin banyak lulusan yang dapat bergabung di industri maintenance, repair, and overhaul (MRO). Pada akhirnya, hal ini juga memperkuat daya saing sumber daya manusia Indonesia di tingkat global.


