STTKD Lakukan Pengenalan dan Simulasi Pendaratan Darurat Wet Drill pada Siswa PKL
Pengalaman Langka bagi Siswa SMK Penerbangan Sriwijaya
Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) kembali menunjukkan perannya sebagai sekolah penerbangan terbaik dengan memberikan pengalaman nyata bagi para siswa yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di STTKD.Pada hari Selasa pukul 10.00 WIB hingga selesai, STTKD menyelenggarakan kegiatan pengenalan sekaligus simulasi pendaratan darurat atau wet drill di kolam renang STTKD. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa dari SMK Penerbangan Sriwijaya yang tengah melaksanakan PKL di STTKD.

Mereka mendapatkan kesempatan untuk merasakan langsung bagaimana prosedur keselamatan yang biasa dilakukan oleh staff maskapai dalam menghadapi kondisi darurat.Tidak semua siswa memiliki kesempatan untuk mencoba praktik ini secara langsung, sehingga kegiatan ini menjadi pengalaman yang berharga. Pengenalan dan simulasi ini membuktikan bahwa STTKD tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga memberikan pembelajaran kontekstual yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Simulasi wet drill diadakan dengan serius namun tetap menghadirkan suasana edukatif, sehingga siswa PKL mampu memahami dengan jelas setiap prosedur keselamatan.

Hal ini menjadi bekal yang sangat penting, khususnya bagi mereka yang bercita-cita bekerja sebagai staff airline maupun staff bandara. Sebab, pemahaman mengenai keselamatan merupakan fondasi utama yang wajib dimiliki oleh setiap insan penerbangan. Kegiatan ini juga memberi gambaran nyata bahwa sekolah pramugari dan sekolah yang fokus pada dunia penerbangan harus selalu mengedepankan aspek keselamatan.
Dibimbing Langsung oleh Tenaga Ahli
Kegiatan pengenalan dan simulasi ini dipandu langsung oleh Kepala Program Studi D1 Pramugari STTKD, Menik Andriyanti, S.M., M.M. Beliau memiliki pengalaman panjang dalam dunia penerbangan sehingga mampu menyampaikan materi dengan sangat jelas dan sistematis. Siswa SMK Penerbangan Sriwijaya mendapatkan penjelasan mendalam mengenai tata cara penyelamatan diri saat pesawat melakukan pendaratan darurat di air. Materi yang disampaikan tidak sebatas teori, melainkan langsung diaplikasikan melalui simulasi nyata di kolam renang STTKD. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh Menik Andriyanti. Hal ini menunjukkan bahwa mereka memahami pentingnya materi yang dipelajari.
Simulasi wet drill dimulai dari penjelasan posisi tubuh yang benar saat pesawat melakukan pendaratan darurat. Kemudian dilanjutkan dengan cara menggunakan pelampung keselamatan yang tersedia di pesawat. Tidak berhenti di situ, para siswa juga diajarkan bagaimana berkoordinasi dengan penumpang lain agar evakuasi berjalan tertib. Menik Andriyanti menekankan bahwa keterampilan ini akan sangat berguna bagi mereka yang kelak berkarier di dunia penerbangan, baik sebagai staff maskapai, staff bandara, maupun pramugari.
Bimbingan langsung dari praktisi berpengalaman menjadi nilai tambah yang sulit didapatkan di tempat lain. Karena itu, kegiatan ini semakin mengukuhkan posisi STTKD sebagai sekolah penerbangan terbaik yang selalu mengutamakan kualitas pembelajaran. Para siswa tidak hanya diajarkan cara bekerja, tetapi juga cara menjaga keselamatan diri dan orang lain dalam situasi genting. Dengan demikian, mereka semakin siap menghadapi dunia kerja yang penuh tantangan dan dinamis.
Inilah bentuk nyata bahwa sekolah penerbangan bukan hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga membentuk mental tangguh dan disiplin.Melalui pengalaman ini, siswa mendapatkan gambaran nyata mengenai tanggung jawab besar seorang tenaga profesional di dunia penerbangan. Kegiatan ini sejalan dengan visi STTKD dalam mencetak generasi muda yang siap bersaing secara global. Karena itu, simulasi wet drill menjadi bagian penting dalam membangun kompetensi calon tenaga kerja di bidang aviasi. Siswa PKL tidak lagi hanya menjadi penonton, melainkan pelaku langsung dalam proses pembelajaran. Hal ini tentunya akan memberikan kesan mendalam yang sulit dilupakan sepanjang perjalanan pendidikan mereka.
Baca juga : Dosen STTKD Kembali Berprestasi, Lolos Pendanaan PKM
Bekal Masa Depan di Dunia Penerbangan
Dunia penerbangan adalah dunia yang penuh disiplin, tanggung jawab, dan kesiapan menghadapi segala situasi darurat. Oleh karena itu, simulasi wet drill yang diadakan STTKD sangat relevan untuk membekali siswa SMK Penerbangan Sriwijaya dalam menapaki kariernya di masa depan. Para siswa belajar bahwa keselamatan adalah prioritas utama, baik bagi staff airline, staff bandara, maupun pramugari. Dengan pengalaman ini, mereka semakin yakin bahwa menjadi bagian dari dunia penerbangan membutuhkan komitmen yang tinggi. Kegiatan ini juga memperlihatkan bagaimana sekolah pramugari dan sekolah penerbangan terbaik menekankan aspek keselamatan sejak dini.
STTKD membuktikan bahwa pendidikan di bidang penerbangan bukan hanya tentang bekerja di pesawat atau bandara, tetapi juga bagaimana melindungi nyawa manusia. Simulasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk melakukan hal serupa. Sebab, semakin dini siswa dikenalkan dengan prosedur keselamatan, semakin besar pula kesadaran mereka akan pentingnya hal tersebut. Pada akhirnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar simulasi, melainkan investasi pengetahuan dan pengalaman bagi masa depan para siswa. Dengan adanya kegiatan ini, STTKD sekali lagi membuktikan komitmennya sebagai sekolah penerbangan terbaik yang terus melahirkan generasi muda profesional, siap bersaing, dan tangguh menghadapi tantangan dunia penerbangan global.


