Kerjasama Internasional STTKD dengan HANSEO UNIVERSITY

STTKD Yogyakarta menjalin kerjasama dengan Universitas Hanseo, Korea Selatan yang memiliki program studi penerbangan terlengkap dan terbesar di dunia. Sejak peristiwa gempa di Yogyakarta 2006 lalu, Hanseo University berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan para mahasiseanya, berkolaborasi dengan salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta.

Januari 2018, Hanseo University kembali berkunjung ke Dusun Puton, Bantul Yogyakarta untuk melaksanakan lagi pengabdian masyarakat. Berbagai hal telah dikerjasamakan antara lain meliputi bidang pemberdayaan masyarakat, wisata, hingga sosial budaya. Pada kesempatan itulah STTKD mengundang Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Hanseo University untuk menyempatkan diri mengunjungi Kampus STTKD Yogyakarta.

Prof., Jang Won Kweon, Direktur Student Affairs ditemani Prof., Kwon Oh Hyeong dari Bidang Aeronautic Computer Engineering mewakili untuk berkunjung ke STTKD. Undangan STTKD terhadap Kampus Hanseo bertujuan untuk memperkenalkan diri dan menjajaki apakah dari kedua belah pihak dapat berencana bersama guna sama-sama meningkatkan proses menelurkan sumber daya di bidang kedirgantaraan.

Belum lama ini, kunjungan Hanseo University yang kedua kalinya diwakili oleh Prof., Jang Won Kweon ke STTKD pada tanggal 20 Juni 2018 lalu telah membahas ketertarikan satu sama lain dan sepakat akan menjalin kerjasama. Nota kesepahaman sebagai pengikat dan resminya sebuah kerjasama pada pertemuan kedua kali itu juga telah mendapat balasan dari Hanseo University yang menyatakan siap berkolaborasi dengan STTKD.

Kedua universitas sepakat untuk mengembangkan kegiatan kolaboratif, atas dasar kesetaraan dan keuntungan bersama, dalam bidang akademik. Kegiatan tersebut meliputi:

  1. Pertukaran dosen, peneliti dan staf/karyawan
  2. Pertukaran mahasiswa
  3. Mengadakan Penelitian bersama (kolaboratif)
  4. Mengadakan seminar atau perkuliahan
  5. Mengadakan konferensi dan simposium
  6. Pertukaran informasi akademik dan materi
  7. Mendorong kerjasama akademik dalam bentuk lain yang disepakati bersama.

Kegiatan tersebut diatas akan dibicarakan lebih lanjut oleh dosen, fakultas atau institusi, atau pihak yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan tentunya dengan mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku di kedua negara dan didasarkan pada ketersediaan sumber daya dan kemampuan finansial tiap pihak. Kemudian apabila penelitian bersama menghasilkan produk yang memiliki hak cipta, dan atau laba, masing-masing pihak harus mencari jalan yang adil dalam membagi kepemilikan hak cipta dan laba.

Kontrak nota kesepahaman yang dijalani ini akan berlaku sampai 5 tahun kedepan, kedua pihak berharap dalam setiap kegiatan mendapat kelancaran serta kemudahan. STTKD selalu ingin memberikan yang terbaik agar kelak manfaatnya dapat dirasakan oleh kedua pihak, dan dapat membantu pengembangan dan kemajuan bidang kedirgantaraan di Indonesia.

Bagikan:

Leave a Reply