Pengabdian Masyarakat – Kesiapan dalam Menyongsong Bandara Baru di Kulonorogo

Acara hari Kamis 8 Februari 2018 bertempat di gedung Balai Desa Tawangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo. Pukul 10.00 WIB, Balai Desa sudah ramai dengan warga masyarakat desa guna mengikuti penyuluhan tentang Peran “Hankamtibmas dalam Masyarakat Desa Tawangsari”.

AKBP Sinungwati, S.H. beserta rekan-rekan Polisi dan Polwan memberikan materi mengenai peran Hankamtibmas, bagaimana agar berperan aktif mengawal perangkat desa, dan lebih tanggap untuk melapor, mengadu permasalahan pada Bhabinkamtibmas Desa setempat. Lebih awas, hati-hati, dan peduli juga atas tindak-tanduk dari paham-paham radikal dan kekerasan. Juga berhati-hati terhadap berita-beritga Hoax pula.

Acara tersebut dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Tawangsari Kompol. Arif Wiyono, S.H. yang senantiasa mendampingi di berbagai kegiatan desa, serta turut hadir pula Kepala Desa Tawangsari, R. Sigit Susetyo, S.E. Pada kesempatan ini pula, terdapat diskusi dan penyuluhan tentang persiapan menyongsong kehadiran bandara baru di Kulon Progo oleh sejumlah Dosen Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta.

Ka. SPMI, Bapak Sugiri, A.Md., S.Pd., M.Eng. (atas), menyampaikan salam silaturahmi dari Kampus STTKD, dan Ka. Litbang, Bapak Agris Setiawan, S.Pd.T, M.Eng. (bawah), memaparkan materi persiapan dalam menghadapi bandara baru pada warga desa.

Pengabdian Masyarakat diwakili oleh para dosen STTKD yogyakarta sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi. Materi pengabdian masyarakat antara lain, mensikapi peluang usaha dalam menyongsong bandara baru di Kulonprogo agar masyarakat asli yang terkena dampak dari pembangunan bandara ini dapat ikut andil mendapat keuntungan yang terencana seperti, peluang bisnis transportasi, jasa, kuliner yang disampaikan oleh Bapak Sugiri, A.Md., S.Pd., M.Eng, KA. SPMI, Kampus STTKD. Terlebih wisata atau produk lokal khas Tawangsari untuk mengangkat nama desa menjadi populer dan menjadi tujuan wisata.

STTKD Yogyakarta menyampaikan pada pertemuan tersebut sebuah gagasan sebagai Pengabdian Masyarakat, membagi ilmu untuk mempersiapkan masyarakat desa Tawangsari, Kulon Progo bertajuk “Kesiapan Dalam Menyongsong Bandara Baru di Kulonorogo”. Hal ini membahas berbagai contoh atau kiat-kiat menjadikan Growol (makanan khas Tawangsari), juga batik yang disampaikan oleh Agris Setiawan, S.Pd.T, M.Eng., Ka.Litbang Kampus STTKD Yogyakarta, agar menjadi brand yang bisa dibeli di bandara untuk oleh-oleh.

Bagikan:

Leave a Reply