Kunjungan STTKD ke Hanggar Lion Air Group di Surabaya

Senin, 15 April 2019 Ketua Program Studi D3 Aeronautika Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta, Bapak Heru Susanto, S.Pd.T., M.Eng. telah melakukan kunjungan industri ke Hanggar Batam Aero Teknik (BAT) milik PT. Lion Air Grup yang berlokasi di Surabaya. Kunjungan ini bertujuan untuk memperbaiki hubungan kerjasama bagi taruna/i yang akan melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL).

Program Studi D3 Aeronautika merupakan program studi yang pertama dibentuk di STTKD Yogyakarta. Prodi ini sudah mencetak banyak sekali teknisi-teknisi handal di bidang kedirgantaraan, bahkan tidak sedikit alumni dari Program Studi D3 Aeronautika yang diterima bekerja di perusahaan penerbangan bergengsi di Indonesia.

Lion Air Grup merupakan salah satu perusahaan penerbangan yang terkenal di Indonesia. Mereka tidak hanya bergerak di bidang jasa pelayanan angkutan udara, tetapi juga maintenance pesawat terbang yang bernama Batam Aero Teknik (BAT) yang berpusat di kota Batam. Selain Batam, BAT juga memiliki hanggar di kota lain, salah satunya Surabaya. Memiliki hanggar yang cukup banyak membuat BAT membutuhkan banyak teknisi yang berkompeten di dunia penerbangan. Melihat peluang ini, STTKD Yogyakarta diwakili oleh Prodi D3 Aeronautika mengusulkan kerjasama agar dapat mengirimkan taruna/i dalam program PKL ke BAT.

Pada pertemuan yang berlokasi di Hanggar Remote Base Maintenance kemarin, Bapak Heru Susanto selaku Ketua Prodi D3 Aeronautika STTKD Yogyakarta ditemui langsung oleh Manager Hanggar, Bapak Iswahyudi. Pertemuan tersebut membahas perihal perbaikan kerjasama yang pernah terjalin antara BAT dengan STTKD Yogyakarta. Bapak Iswahyudi menegaskan bahwa BAT bersedia menerima taruna/I PKL dari STTKD Yogyakarta lagi dengan harapan dapat menjaga sikap dan kedisiplinan. Kunjungan yang berlangsung singkat tersebut pun memberikan hasil yang sesuai dengan harapan dan tujuan kampus STTKD Yogyakarta.

Pelayanan Penumpang Oleh Awak Cabin di Dalam Pesawat

Indonesia merupakan negara kepulauan sehingga memerlukan alat transportasi yang cepat dan efisien. Pesawat udara dipilih oleh masyarakat Indonesia karena dinilai aman, nyaman, dan memiliki waktutempuh yang efisien. Meskipun banyak diminati oleh masyarakat, pelayanan yang lengkap dan berkualitas kepada penumpang tetap menjadi prioritas utama bagi awak kabin/pramugari.Pelayanan di dalam kabin diberikan secara menyeluruh,seperti penyajian makanan dan minuman, serta tempat duduk yang nyaman. Selain itu, pelayanan di dalam kabin juga harus disertai dengan pemahaman etika yang baik, memahami sikap ramah, memahami sikap sopan santun, awak kabin melayani dengan tidak bersikap diskriminatif (membeda-bedakan), serta greeting yang menarik.

Awak kabin berusaha untuk memenuhi keinginan penumpang yang berbeda-beda. Untuk dapatmemberikanpelayanan yang prima terhadap penumpang, makaseluruh awak kabin harus mendapatkan materi dan pelatihan. Calon awak kabin akan mendapatkan beberapa materi, diantarany aadalah bagaimana cara bertahan hidup di laut dan di hutan (jungle and sea survival), dimana materi tersebut adalah sebagai pelatihan apabila suatu insiden terjadi, semisal pesawat harus mendarat darurat baik di darat ataupun di air, maka awak kabin mampu bertahan hidup dan secara bersamaan mampu memberikan pertolongan kepada penumpang. Berikutnya terdapat juga materi poice and grace yang mengajarkan mengenai bagaimana cara berpenampilan yang baik, termasuk bagaimana cara bersikap dan berprilaku sebagai seorang kabin kru.

Materi lain yang tentunya sangat penting adalah berupa cabin practice.  Materi cabin practice merupakan salah satu materi utama dibidang kepramugarian. Calon awak kabin diajarkan bagaimana melayani penumpang, baik dari segi senyum, keramahan, cara menyajikan makanan dan minuman. Selain itu, awak kabin juga diajarkan bagaimana menangani komplain dari penumpang. Selain pelayanan, calon awak kabin juga diajarkan bagaimana cara membuka dan menutup pintu pesawat, mengoprasikan pintu darurat serta keselamatan penumpang.

Lowongan Dosen STTKD Yogyakarta Juli 2019

Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta membuka kesempatan bagi lulusan S2 Teknik Elektro, S2 Teknik Transportasi, S2 Teknik Mesin untuk bergabung besama kami menjadi Dosen periode Juli 2019. Berikut informasi selengkapnya :

1.DOSEN TEKNIK ELEKTRO

2.DOSEN TEKNIK TRANSPORTASI

3.DOSEN TEKNIK MESIN

Terbang Meraih Sukses Bersama STTKD

D4 MTU

Pengukuran Seragam Gelombang I 2019/2020

Diberitahukan kepada seluruh Taruna-Taruni Baru STTKD Yogyakarta Tahun Akademik 2019/2020, bahwa pengukuran seragam gelombang pertama akan dilaksanakan pada :

Khusus Taruna,

Hari   : Jumat s/d Sabtu

Tanggal   : 28 -29Juni 2019

Pukul   : 08.00 s.d 15.00 WIB

Tempat   : STTKD, Jl Parangtritis KM 4,5 Sewon Bantul DIY.

Khusus Taruni,

Hari   : Jumat s/d Minggu

Tanggal   : 28 – 30 Juni 2019

Pukul   : 08.00 s.d 15.00 WIB

Tempat   : STTKD, Jl Parangtritis KM 4,5 Sewon Bantul DIY.

Sehubungan dengan hal tersebut, kepada seluruh Taruna / Taruni diwajibkan untuk mengenakan seragam dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Kemeja putih lengan panjang
  2. Celana panjang kain warna hitam (bukan jeans)
  3. Sepatu olahraga dominan warna hitam

Selain itu dimohon untuk mempersiapkanperlengkapan pribadi, adapun ketentuannya sebagai berikut :

A. Taruna Baru:

  1. Taruna baru sudah mencukur rambut dengan ukuran 0-1-0
  2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) (1 lembar)
  3. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) (1 lembar)
  4. Materai 6000 (1 lembar)
  5. Barang-barang pribadi sesuai kebutuhan.

B. Taruni Baru:

  1. Apabila berhijab, hijab berwarna hitam.
  2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) (1 lembar)
  3. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) (1 lembar)
  4. Materai 6000 (1 lembar)
  5. Barang-barang pribadi sesuai kebutuhan.
  6. Dilarang menggunakan perhiasan.

Demikian surat pemberitahuan ini kami sampaikanatas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Untuk informasi lebih lanjut apabila terdapat perubahan mohon untuk selalu buka website resmi kami di www.sttkd.ac.id. Demikian surat pemberitahuan ini kami sampaikanatas perhatiannya diucapkan terima kasih.

 

UNDUH PENGUMUMAN SELENGKAPNYA >>

STTKD Menembus Pasar Kerja Sebelum Lulus

Nabila Priandewi Taruni D3 Manajemen Transportasi STTKD Yogyakarta

D3 Manajemen Transportasi merupakan salah satu Program Studi yang ada di Sekolah Tinggi Kedirgantaraan Yogyakarta. Terdapat dua konsentrasi yang ditawarkan oleh Program Studi D3 Manajemen Transportasi Udara antara lain Manajemen Perusahaan Penerbangan, dan Pramugari Pramugara. Dalam Program Studi ini taruna/i disiapkan untuk menjadi Ahli Madya Manajemen Transportasi yang yang profesional, dengan dibekali berbagai kompetensi-kompetensi yang mendukung taruna/i untuk bersaing di dunia kerja.

Nabila Priandewi adalah salah satu dari beberapa contoh taruna/i Program Studi D3 Manajemen Transportasi di STTKD Yogyakarta yang telah berhasil menembus pasar kerja sebelum lulus studi. Nabila Priandewi telah bergabung di Divisi Airport Operation Landside di PT Angkasa Pura Support Bandar Udara Yogyakarta International Airport sejak bulan April 2019. Taruni angkatan 2016 ini, saat ini sedang menyelesaikan Tugas Akhirnya untuk mendapatkan gelar Ahli Madya Manajemen Transportasi. Ilmu yang telah diterima selama berada di bangku kuliah diakui oleh Nabila menjadi penunjang utama yang mempermudah langkahnya untuk bersaing dan dengan mudah menembus pasar kerja. Selain itu pengalaman Praktek Kerja Lapangan yang pernah dijalaninya di Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang juga memberikan pengalaman real dalam pengaplikasian materi yang telah diterima di STTKD. Selain Nabila masih banyak lagi Taruna/i Program Studi D3 Manajemen Transportasi yang telah diterima kerja sebelum lulus dari STTKD.

Indreswari Suroso

STTKD Yogyakarta terima hibah pesawat Cessna 402

Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta menerima hibah pesawat Cessna 402 dari perusahaan maskapai tidak berjadwal (charter) PT Whitesky Aviation untuk mendukung kegiatan praktek dan pembelajaran penerbangan mahasiswa kampus tersebut.

“Pesawat Cessna 402 ini akan sangat berguna untuk praktek terutama (bidang) Aeronautika dan Teknik Dirgantara karena mereka bisa belajar berbagai macam pesawat,” kata Ketua STTKD Yogyakarta Marsda TNI (Purn) Udin Kurniadi usai serah terima hibah pesawat Cessna 402 di STTKD Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, mahasiswa STTKD akan bisa belajar berbagai macam pesawat, sehingga bisa membandingkan bagaimana macam-macam pesawat dan cara merawat maupun cara pemeliharaan serta menambah pengetahuan tentang kedirgantaraan. Dia mengatakan, pesawat Cessna 402 itu teknologi masih sistem engine dan bukan turbo, sehingga nanti STTKD akan mengadakan pembelajaran yang khusus untuk sistem engine guna memperdalam pengetahuan tentang jenis pesawat itu. “Mereka bisa ambil ujian ‘lesson’ di perhubungan, karena sudah langka yang punya lesson sistem engine ini. Jadi ini (Cessna) menambah fasilitas praktek dengan ‘double engine’ sistem. Saya kira sudah mumpuni untuk belajar,” katanya.

Marsda TNI (Purn) Udin Kurniadi juga mengatakan, dengan hibah pesawat Cessna 402 itu tentu ada kerja sama yang positif dari STTKD Yogyakarta dengan PT Whitesky Aviation, diantaranya lulusan sekolah ini bisa bekerja di perusahaan maskapai penerbangan itu. “Banyak yang bekerja di sana, mereka juga hampir manajer levelnya, jadi hampir semua perusahaan penerbangan itu ada alumni STTKD baik di dalam maupun luar negeri. Dan memang cita-cita kita 10 sampai 20 tahun ke depan bisa kuasai seluruh penerbangan,” katanya.

Sementara itu, CEO PT Whitesky Aviation, Denon Berriklinsky Prawiraatmadja mengatakan, pesawat Cessna 402 dihibahkan ke STTKD Yogyakarta tujuannya supaya perusahaan bisa memberikan kontribusi terhadap pendidikan aviasi yang pasti.”Sehingga melalui generasi-generasi muda ini kita ikut berpartisipasi bukan hanya sebagai maskapai, tapi juga sebagai manufaktur, itu harapan saya secara khusus. Marena melalui hibah pesawat Cessna ini ada banyak teknologi yang bisa dipelajari adik-adik,” katanya.

Dia menjelaskan, saat ini kebanyakan teknologi daripada pesawat itu sudah banyak migrasi ke digital, sehingga disamping secara mekanik juga STTKD perlu memberikan SKS (satuan kredit semester) dalam pengetahuan tentang mekanik, baik dasar maupun advance.”Melalui pesawat yang baru ini diharapkan juga bisa memberikan satu mata pelajaran tentang avionic, karena kalau kita lihat sekarang ini bukan hanya pesawat, mobil juga banyak yang menggunakan teknologi digital,” katanya. “Dan saya sampaikan kepada pimpinan STTKD supaya adik-adik (mahasiswa) ini juga diperkenalkan terhadap bagaimana caranya mempelajari teknik pesawat melalui digital,” katanya.

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Source : Link

Banjir Hadiah di Jalan Sehat Dies Natalis XXIV STTKD Yogyakarta

Minggu, 28 April 2019 halaman Kampus Disiplin dipenuhi oleh peserta kegiatan Jalan Sehat sekaligus Color Run untuk menyemarakkan Dies Natalis XXIV STTKD Yogyakarta. Sekitar Pukul 06.00 WIB rombongan diberangkatkan langsung oleh Pendiri sekaligus Ketua STTKD, Marsda TNI (Purn) H. Udin Kurniadi, S.E.,M.M.

Kegiatan ini melibatkan seluruh Civitas Akademika STTKD serta warga sekitar kampus yang selama ini telah banyak mendukung berjalannya kegiatan kampus dengan baik. Diharapkan kegiatan yang melewati rute lebih dari 5 kilometer ini dapat menjadi ajang silaturahmi dan juga berbagi keceriaan melalui susunan acara yang menarik serta door prize. Hadiah undian terdiri dari hadiah hiburan, peralatan elektronik sampai dengan hadiah utama sepeda gunung. Sejumlah 2.000 kupon undian dibagikan, Civitas Akademika dan Warga Sekitar memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh hadiah.

Kegiatan jalan sehat dilanjutkan dengan panggung hiburan yang menampilkan kreativitas Taruna Taruni STTKD serta pengundian door prize yang dilakukan di atas panggung hiburan. Kegiatan ditutup dengan penyerahan hadiah oleh Para Pimpinan STTKD kepada para pemenang. (bm67)

Seminar – Dies Natalis XXIV STTKD

Seminar dalam rangkaian acara Dies Natalis XXIV dengan tema ” Pemberdayaan Perempuan Milenial Dalam Pembangunan Bangsa”. dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2019 di STTKD Yogyakarta. Dalam seminar ini, Gusti Kanjeng Ratu Hemas akan memberikan materi perihal kesiapan para perempuan alumni STTKD, untuk turut berperan dalam dunia kedirgantaraan, khususnya menyambut New Yogyakarta International Airport (NYIA).