Partisipasi Taruni STTKD dalam ASEAN International Summit 2017

Ahir bulan lalu, tepatnya pada 28 September 2017, taruni STTKD bernama Inkayand Yandri Putri atau biasa di panggil Inka ini mewujudkan salah satu mimpinya untuk pergi ke luar negeri. Inka yang kala itu berkunjung ke ‘Negri Jiran’ Malaysia bukan untuk berlibur, jalan-jalan, atau shopping. Taruni D4 Manajemen Transportasi Udara-Foxtrot ini berkunjung ke Malaysia untuk berpartisipasi dalam ASEAN International Summit 2017.

ASEAN International Summit 2017 merupakan ajang yang diadakan oleh IYOIN (International Youth Opportunities in International Networking) untuk mempersiapkan pemuda-pemudi Indonesia unggulan dalam rangka menghadapi era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) dalam bentuk Training, visit company, serta volunteering di Malaysia. Mengangkat tema “Preparing the Future Leaders to Face ASEAN Economic Community Era”, para pendaftar yang memilih jalur Scholarship regist termasuk Inka ini, diminta untuk mengirimkan beberapa persyaratan dan juga essay tentang MEA dan kontribusi peserta kepada negara Indonesia. Setelah itu, di tahun 2017 ini Scholarship regist menyeleksi 25 essay terbaik dari 400 orang pendaftar melalui online. Beruntung Inka terpilih menjadi salah satu wakil dari 25 pemuda Indonesia di ASEAN International Summit ini, dan mewakili juga Kampus STTKD Yogyakarta di kancah internasional.

ASEAN International Summit 2017, di Malaysia.

Serangkaian aktivitas di ASEAN International Summit ini dikemas dalam 3 hari, mulai dari tanggal 29 September sampai 1 Oktober 2017. Pada hari pertama, peserta diajak berkunjung ke beberapa perusahaan dalam agenda visit company, seperti MaGIC, MaTiC, dan Chocolate Factory di Malaysia. Selanjutnya dihari kedua, peserta mengikuti enterpreaneer workshop bersama pembicara-pembicara yang menginspirasi di Asia Pacific University, dilanjut dengan FGD (Focus Group Discussion) dengan mengundi tema untuk didiskusikan berkelompok dengan peserta negara ASEAN lainnya. Pada hari terakhir kegiatan ini, peserta diajak mengunjungi beberapa tempat wisata dan menjadi volunteer untuk bermain bersama adik-adik di Sekolah Klang Malaysia.

Beberapa dokumentasi kegiatan Inkayand Yandri Putri di ASEAN International Summit 2017, 29 September sampai 1 Oktober 2017.

Berbagai pengalaman ia dapatkan, bertemu dengan orang-orang hebat membuat Inka menjadi termotivasi dan bersemangat untuk menjadi seorang yang lebih baik lagi, berjuang lebih gigih lagi mengasah skill yang kita miliki untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita yang lain, jelasnya dengan antusias. “Saya seperti mendapat power yang begitu besar sehingga mensugesti saya untuk menjadi lebih baik lagi dari semua kegiatan ini.” Tambah Taruni asal Makassar, Sulawesi selatan ini saat mengobrol di Kantin STTKD siang tadi (11/10/2017).

Satu hal yang sangat berkesan untuk Inka adalah, menjadi volunteer mengunjungi adik-adik di Sekolah Klang di Malaysia. Sekolah ini merupakan sekolah untuk anak-anak korban imigrasi, sehingga mereka tidak memiliki identitas yang jelas dan kesulitan untuk mendapatkan kewarganegaraan.

Pengalaman Inkayand Yandri Putri ini memberikan semangat tersendiri bagi adik-adik tingkat di Kampus STTKD yang harapannya akan memacu semangat pemuda-pemudi, khususnya taruna-taruni STTKD untuk berperan aktif mengikuti kegiatan-kegiatan yang positif seperti Inka.

Bagikan:

Leave a Reply