PDK Hari Ketiga

Hari Kamis (7/09/17), para Calon Taruna-taruni STTKD berkumpul di Ruang Kuliah Umum STTKD untuk memulai rangkaian kegiatan PDK di hari ketiga ini. Para catar akan mendapatkan materi dari tamu-tamu pembicara dalam kuliah umum. Materi kuliah umum mulai dari ‘Kepemimpinan’ oleh Gubernur AAU, ‘Narkoba’ oleh P3M BNN DIY, ‘Pancasila dan Radikalisme’ oleh Dir Binmas Polda DIY, ‘Wawasan Akademik’ oleh Koordinator Kopertis V DIY, hingga ‘Bela Negara’ oleh Danhanud Adisucipto.

Gubernur Akademi Angkatan Udara, Bapak Marsekal Muda TNI Sri Mulyo Handoko, S.Ip., M.AP. yang menyampaikan kuliah umum tentang ‘Kepemimpinan’ tadi pagi hadir untuk membagi ilmu dan pengalaman seputar bab kepemimpinan. Beliau berkata “Kepemimpinan adalah sebuah seni yang memang memerlukan bakat memimpin dan ditambah pengalaman yang cukup agar semakin tangguh dalam memimpin suatu kelompok atau organisasi”. Kemudian ditambahkan juga bahwa pemimpin yang tangguh adalah pemimpin yang berintegritas, memiliki sifat optimis, suka terhadap suatu perubahan, kemudian berani ambil keputusan, dan berani mengambil resiko untuk pengaruh yang lebih baik.

Gubernur AAU, Bapak Marsekal Muda TNI Sri Mulyo Handoko, S.Ip., M.AP. menyampaikan kuliah umum tentang ‘Kepemimpinan’.

Selanjutnya disambung dengan kuliah umum tentang ‘Narkoba’ oleh jajaran dari Pencegahan BNNP DIY, Bambang Wiryanto, S.Si menyampaikan tentang tingkat bahaya Narkoba di Yogyakarta yang menjadi peringkat pertama di Indonesia dalam penyebarannya. Karena di Yogya universitas-universitas banyak yang peserta didiknya adalah perantau dari seluruh Indonesia, persebaran dan penyalahgunaan Narkoba tiap tahun kian meningkat disini. BNN juga menjelaskan bagaimana cara menghindari dan pencegahan Narkoba dengan bergialog secara interaktif pada para Calon Taruna-taruni STTKD.

Jajaran dari Pencegahan BNNP DIY saat memberikan Kuliah Umum tentang ‘Narkoba’ di Kampus STTKD Yogyakarta.

Kemudian setelah jeda istirahat, sholat, dan makan siang. Langsung dimulai lagi kegiatan kuliah umum dengan materi ‘Pancasila dan Radikalisme’ oleh perwakilan dari Kapolda DIY, Dir Binmas Polda DIY, Bapak Kombes Pol. Rudi Heru Susanto, S.H., M.H. memaparkan tentang bahaya radikalisme yang sekarang ini banyak tersebar di internet dan media sosial. Beliau menghumbau agar para Taruna-taruni STTKD berhati-hati dan menjauhi konten-konten tersebut di dunia maya. Ditambahkan juga agar berhati-hati dengan persebaran berita hoax yang memprofokator ke arah yang tidak baik.

Bapak Kombes Pol. Rudi Heru Susanto, S.H., M.H. dari Dir Binmas Polda DIY sedang menyampaikan kuliah umum tentang ‘Pancasila dan Radikalisme’.

Sebelum jeda ISHOMA yang kedua, berlangsung kuliah umum yang dipaparkan oleh Koordinator Kopertis Wilayah V DIY, Dr. Ir. Bambang Supriyadi, C.E.S., D.E.A. tentang ‘Wawasan Akademik – Pembelajaran Sukses’. Pada materinya disampaikan mengenai jenjang perkuliahan dengan berbagai jalur yang dapat dipilih setelah lulus jenjang SMA dan perguruan tinggi, juga soal akreditasi serta persebaran kampus di Yogyakarta.

Dokumentasi kegiatan kuliah umum tentang ‘Wawasan Akademik – Pembelajaran Sukses’ oleh Bapak Dr. Ir. Bambang Supriyadi, C.E.S., D.E.A., Koordinator Kopertis Wilayah V DIY.

Setalah itu, Kampus STTKD turut pula mengundang Bapak Marsekal Pertama TNI Ir., Novyan Samyoga, M.M. dari Danlanud Adisutjipto untuk menyampaikan kuliah umum tentang ‘Bela Negara’. “Bela negara bukan berarti wajib militer, kalau kami yang menjadi anggota (TNI) memang melaksanakan jalan kemiliteran untuk membela negara. Namun, kita bisa membela negara dengan memberikan prestasi kita untuk mengharumkan nama baik bangsa” ujar beliau saat memaparkan kuliah umum pada rangkaian kegiatan PDK sore tadi. Beliau juga menginformasikan bahwa kekuatan TNI Angkatan Udara akan semakin diperkuat di tahun-tahun yang akan datang, karena 1/3 negara kita adalah darat, dan 2/3 nya adalah laut, tapi 3/3 dari negara kita adalah udara.

Bapak Marsekal Pertama TNI Ir., Novyan Samyoga, M.M. dari Danhanud Adisucipto menyampaikan materi kuliah umum tentang ‘Bela Negara’.

Terakhir sebelum PDK hari ketiga ini ditutup dengan Apel Sore, materi dari Bapak Letkol Sus. Makhin Cahyo yang juga sebagai dosen pengajar di Kampus STTKD melengkapi kuliah umum hari ini dengan materi ‘Mental Kejuangan’. Memotivasi para Calon Taruna-taruni STTKD agar selalu berjuang menuntut ilmu dan membaggakan orangtua, agama, serta negara Indonesia.

Bagikan:

Leave a Reply