Pengantar dan Raker IAEC 2017

Senin 30/1/2017, Perwakilan Dosen STTKD Yogyakarta menghadiri undangan pemaparan Materi Pengantar Rapat Kerja yang mengangkat tema “PERAN PEREKAYASA KEDIRGANTARAAN INDONESIA DALAM MENGHADAPI TANTANGAN DAN PELUANG BIDANG  RISET, PENGEMBANGAN TEKNOLOGI DAN INDUSTRI KEDIRGANTARAAN”, yang diselenggarakan oleh Pusat Teknologi Penerbangan Pustekbang LAPAN bersama Indonesia Aeronautical Engineering Center IAEC, Pukul 09.00 – 16.00 WIB, bertempat di LAPAN Bandung, Jln Dr. Djundjunan No 133, Bandung.
2cf518f2-d82b-4a99-a97a-8f6864351ea0
Acara dibuka oleh Kepala Deputi Teknologi Penerbangan dan Antariksa LAPAN Ibu Dr. Rika Andiarti dan Ketua IAEC Bapak Ir. Hari Tjahjono. Pemaparkan Materi I disampaikan oleh Bapak Agung Nugroho (Presiden Direktur PT. RAI) mengenai “Peran yang Bisa Diambil oleh Para Perekayasa Kedirgantaraan dan IAEC dalam Pengembangan Pesawat Paska N219”.
ef8f5dcf-7169-43c4-80e0-f4bd2165fb67
Materi ke II mengenai “Trend Pengembangan Pesawat Terbang Tanpa Awak dan Peluang Usaha yang Dapat Dimanfaatkan oleh Para Start Up Industri Rekayasa Penerbangan dan IAEC” dibawakan oleh Bapak Dr. Ir. Djoko Sardjadi (Dosen ITB, Kepala Pusat Pengembangan Teknologi Pertahanan ITB, Direktur UAVINDO).
3a510d2e-c8fa-4e2a-aa79-09a5ff9716b7
Dilanjutkan Materi III mengenai “Pentingnya Membangun Kesadaran tentang Standarisasi dan Sertifikasi bagi Para Perekayasa Kedirgantaraan dan IAEC agar Dapat Berperan Lebih Besar pada Industri Perawatan Pesawat Terbang Nasional” disampaikan oleh Bapak Diding Sunardi (Mantan Direktur DKUPPU 2013)
9e7c7d01-4502-4997-bb5b-c72760e8509c
Materi IV yang disampaikan oleh Bapak FX Sudharmono mengenai “Peran yang Bisa Diambil Para Perekayasa Kedirgantaraan dan IAEC didalam Merealisasikan Program Offset, TOT, Local Content dan Pengembangan Teknologi Industri Pertahanan” dan Materi V oleh Bapak Teguh Rahardjo mengenai “Peluang Bagi Para Perekayasa Kedirgantaraan dan IAEC dalam Menunjang Program Riset Kedirgantaraan Nasional”, pelaksanaannya pada selasa 31/1/2017 disela-sela raker selama dua hari. (HA)

Bagikan: